Bila tikus dan kucing bersahabat

. Kita  tertipu, uang kita dicuri, bank kita di rampok.  Uang  yang selama  ini 
 bersusah payah dan bersulit-sulit di kumpul  dan  di tabungkan,  lalu  hanya 
dengan kertas kecil saja  di  bobol  oleh orang-orang yang tak bertanggung 
jawab dengan tindakkan yang  tak terpuji.  Mereka adalah tikus-tikus yang masuk 
ke  lumbung  padi. Padi  kita telah di makannya, bukan hanya padi yang mengisi  
lumbung,  tapi  berikut dengan lumbung-lumbungnya  di  makan  tikus. Tikus 
busuk yang rakus ini, makin serakah, bukan janya padi  yang disikatnya,  
berikut lumbungnyapun diludeskannya. Kita  kehabisan lumbung,  kita kehabisan 
padi. Padi yang seharusnya  bisa  memakmurkan  dan melenyapkan orang miskin di 
seluruh Indonesia,  telah di makan oleh tikus-tikus. 
Dulu  orang  tua kita memelihara kucing  untuk  memburu  dan memusnahkan  
tikus. Tapi kini kita tak tahu lagi,  apakah  kucing sekarang  masih  sama 
sifatnya dengan kucing yang  dulu,  ataukah kucing  sekarang sudah terlalu 
kenyang karena  banyak  makan  sehingga  tidak  bernafsu memburu tikus, atau  
karena  teralalu  kenyang,  kerjanya hanya tidur melulu, walaupun telah  
melintas  di depan  hidungnya tikus, tidak tergerak hatinya  untuk  menangkap, 
atau  beberapa kemungkinan lain yang kita takutkan telah  terjadi didiri kucing 
sekarang.  
Kita takut kalau kucing sudah bersahabat dengan  tikus atau kucing menjadi 
satpam tikus, disuruhnya  tikus me lobangi lumbung padi dan kucing melingungi 
dan menjaga keselamatan  tikus  dari luar. Kalau ada orang yang ingin  mencari  
dan memburu  tikus, maka kucing akan segera melindungi  dan  menolong nya.  
Atau antara kucing dan tikus telah terjadi  percintaan  dan mereka berkasih 
sayang. Kita takut kalau semua ini terjadi,  kita tak  tahu semua tak tahu, 
agaknya jawabnya dapat kita simak  dari sebyah lagu yang berjudul "Mana 
kutahu"Kalau  kucing  dan  tikus sudah berkasih  sayang  maka  akan hilanglah  
kepercayaan pada  kucing, seperti sekarang  yang  kita alami  adalah adanya 
krisis kepercayaan, baik orang  luar  negeri maupun  dari  rakyat  sendiri, 
kalau  krisis  kepercayannya  yang terjadi, kita ngak tahu mau kemana dan akan 
bagaimana negara kita ini. Sebagaimana tergambar dalam sebuah pantun; Anak 
urang solok salayo pulang baralek nan dari Padang
 Dimalah urang nan kapicayo Tikus dan kucing berkasih sayang Bukan seribu dua 
ribu, tapi ber triliyun-triliyun uang  kita di  rampok  .  Di  kalengkong 
pengkongkan, kita tertipu. Betapa pedih tertipu, itu baru  diatas dunia,  
apalagi kalau kita baru tahu bahwa kita telah tertipu  di akhirat kelak. Disana 
baru di beri tahu dan di bukakan bahwa kita telah  tertipu dan terpedaya oleh 
kehidupan didunia, disana  baru penyesalan  terbit. Tapi memang penyesalan 
selalu datangnya  terlambat disaat segalanya sudah tak berguna lagi, terlambat  
sudah, pingin  minta pada Tuhan agar di kembalikan lagi ke  dunia  untuk 
memperbaiki kesalahan, pintu sudah tertutup, untuk bertobat tidak mungkin lagi. 
Resiko harus di tanggung. Tanggunglah betapa  panasnya  api neraka yang akan 
membakar untuk selama-lamanya.  Meraka jahannam  Khalidina  fiha abda, kekal  
untuk  selalam-lamanya  di panggang dalam api dan cairan logam yang mendidih. 
Nau  zubillahi min zalik.
salam teriring do"a
K Suheimi



      Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka 
browser. Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke