Fotografer Rudi Gusteno Meninggal Dunia

*PadangKini.com* | Sabtu, 23/01/2010, 11:41 WIB

*PADANG--*Fotografer muda Sumatera Barat, Rudi Gusteno, 32 tahun, meninggal dunia di Rumah Sakit Siti Rahmah, Jumat malam (22/1/2010) pukul 21.05 WIB.

Ketua Minangkabau Photographers kelahiran 1 Juli 1978 itu meninggal setelah hampir seminggu dirawat akibat menderita hepatitis B.

Rudi merupakan fotografer muda yang bisa menampilkan pemandangan alam dan atraksi budaya, khususnya alam dan budaya Sumatera Barat, dengan indah dan memikat. Kepiawaiannya mengantarkan salah satu fotonya berjudul "Pacu Itik" berlokasi di Luhak 50, Limapuluh Kota, menjadi pemenang foto bulan ini edisi Juli 2009 dan dimuat di majalah National Geographic Indonesia edisi Agustus 2009.

"Rudi merupakan salah satu fotografer landskap terbaik Sumbar saat ini, lebih 200 karya-karya fotonya telah ikut membantu mendorong pariwisata Sumatera Barat," kata Nofrins Napilus, pengelola situs foto Ranah Minang, www.west-sumatra.com melalui pesan singkat kepada PadangKini.com, Sabtu (23/1/2010).

Rudi anak pertama dari 6 bersaudara. Ayahnya telah tiada. Ketika sakit ia kesulitan biaya berobat. Seorang sahabatnya, Tundra Laksamana, menulis surat dengan judul posting "Mohon Dukungan dan Doa untuk Rudi Gusteno (Sakit Parah)" di milis www.fotografer.net.

Tadi malam, tulis Tundra, saya mendapat kabar melalui teman di faceebook yang mengabarkan sahabat saya dari SD hingga SMP yaitu Rudi Gusteno dalam keadaan sakit parah.

"Mohon maaf, jika boleh saya ingin mengabarkan keadaan terakhir beliau, saat ini sudah tidak bisa berjalan dan bicaranya sudah tidak jelas, kami sebagai salah satu teman dan sahabatnya tergerak meminta dukungan dari teman-teman di sini untuk mendoakan beliau cepat sembuh, dan jika berkemungkinan bisa sedikit menyisihkan dana untuk membeli gear-nya untuk disumbangkan kepada Rudi Gusteno berobat di rumah sakit. Karena kabarnya semalam, Ibunda Rudi Gusteno tidak sanggup membawa Rudi ke rumah sakit karena tidak ada biaya."


Lebih 200 foto Rudi menghiasi halaman situs www.rudiegusteno.west-sumatra.com. Foto-foto dan tulisannya juga bisa dilihat di http://fotokita.net/browse/member/rudiegusteno dan di blog-nya http://rudiegusteno.multiply.com/journal.

Di blognya itu juga ada tulisan berjudul "Kisah Memotret Pacu Itik", sebuah tips bagaimana Rudi menghasilkan foto yang bagus itu dengan kamera Nikon.

Rudi Gusteno akan dimakamkan di TPU Tunggul Hitam, Padang, Sabtu (23/1/2010) pukul 13.00 WIB. Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Bupati Tanahdatar Shadiq Pasadigue dan Wakil Bupati Aulizul Syuib melalui Nofrins Napilus.

Selamat jalan kawan. (ynt/s)

--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama ===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke