Wa'alaikum salam ww,

Nan terhormat urang tuo kami pak Muchlis, sairiang jo curaian nan alah
apak bari io io rasonyo pambari nan mungkin di pintak dek mak Dt Marah
Bangso. Mudah-mudahan pambari apak iko bisa manjadi modal baru sarato
sumangaik baru bagi kito basamo untuak basamo-samo manaruihan niaik elok
dari pandaulunyo.

Kini kok lai pulo buliak pintak ka dibari kandak ka balaku baa nyo ko
dicuraian pulo saketek tantang pajalan DAMI iko supayo mak batambah pulo
kaba nan didapek urang banyak, sudah tu kan buliah pulo di diansua
ciek-ciek mancari urang surang jo baduo untuak sato bakirin ka rekening
DAMI iko.

Sakitu dari awak nan juo urang rantau pak.

 

Wassalamu'alaikum ww

Buyuang Batuduang Ameh (43) Nan Ba Bandera Sirah

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf
Of Muchlis Hamid
Sent: Tuesday, January 26, 2010 11:49 AM
To: [email protected]; [email protected]
Cc: [email protected]
Subject: [RGM_GM] Re: [Fwd: Re: [...@ntau-net] koordanisakan dengan DAMI]

 

  

Assalamu alaikum wr. wb.:
 
Sanak drg Abraham Ilyas, Eri Baheram (Swedia), Ajo Duta, M. Dt MB dan
sanak lainnya yang telah mengangkat Dami dalam perjalanan menuju YRN.
 
Ambo ucapkan selamat atas gagasan pendirian YRN dan memang perlu
perbandingan dengan Dami dan kritik atas perjalanan Dami selama ini.
 
Pendirian Dami digagas oleh orang tuo kito Chaidir Nin Latif dan Prof Dr
Buchari Alam (Guru Besar UPI Bandung). Menurut Pak Chaidir (alm)
Minangkabau perlu membentuk ranah ulayat baru di samping tanah ulayat
untuk memajukan anak-kemenakan. Dengan asumsi 4juta orang Minang yang
akan berpartisipasi @ Rp 25.000 per orang, maka potensi ulayat baru
benilai Rp 100 milyar.
 
Dami kemudian dijadikan bagian dari Gebu Minang dan  pada malam perdana
Bapak Fauzi Bowo yang waktu itu menjabat Wagub DKI menyumbang Rp 100
juta, diikuti oleh Pak Fahmi Idris Rp 50 juta, Pak Gamawan Fauzi Rp 10
juta, selanjutnya beriringan orang banyak. Malam itu yang terkumpul
banyak yang berupa komitmen. Proses mengumpul dan menagih ada yang
lancar dan apa pula kurang lancar dan ada pula yang macet. Makanya
kelihatan perbedaan angka antara komitmen dengan realisasi.
 
Tim Dami bergembira dengan munculnya saran dan dukungan (Eri Baheram).
Prof Buchari yang saya hubungi pagi tadi di Bandung (beliau punya email
address tetapi jarang dibuka) merasa surprise dan kirim salam buat sanak
Eri dan sanak-sanak lain serta Ajo Duta yang sekarang mungkin dalam
perjalanan menuju tanah air.
 
Tentang kehalalannya kita tunggu pula pendapat yang lain seperti Buya
Mas'oed Abidin. Tentang hal ini Tim Dami tidak akan ngotot, kalau perlu
kita bekerjasama denga bank syariah. Apalagi bila Bank Nagari sudah
memiliki unit syariah itu akan lebih mudah karena selama ini dana Dami
memang dititipkan di sana.
 
Tentang peranan Bapak Gamawan Fauzi dalam Dami adalah sebagai Mamak
Kapalo Warih dari DAMI bersama dengan Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung.
Keduanya ex officio sebagai Gubernur Sumbar dan Ketua Umum Gebu Minang.
Deposito atas nama Pak Gamawan Fauzi sesuai dengan SOP, untuk menjamin
keamanan dan tak mudah diambil-ambil. 
 
Sebagai informasi Tim Dami sejak awal sbb:
 
1. Ketua   Prof Dr Buchari Alma.
2. Wakil Ketua   Syahrial Hamid, SH (mantan pejabat Bank Indonesia).
3. Sekretaris   Muchlis Hamid, SE., MBA (nama ayah sama dengan nomor 2
tetapi lain Apak)).
Anggota:
4. Ir Atosh Yun Indra, MM
5. Hasnil, SE, Akt
6. Jurisman
7. H. Sidi Dahlan
8. Capt Darul Makmur 
9. Prof Dr Erman Mawardi
10. Ir Jack Febrian
11. Arsyad
12. Drs Erwin Rahman
13. Dra Rostina
14. Ronal Chandra
15. Zul Afrinal Zen, SH., SpN
 
Road show yang dilakukan ke daerah seperti Padang, Padang Panjang, Jambi
dan Palembang sepenuhnya menggunakan dana pribadi Tim Dami.
 
Seperti yang pernah ambo postingkan kelemahan organisasi kita  adalah
follow up. Apa yang diputuskan dalam ruang rapat, dalam hari-hari
berikutnya akan seperti ikua mancik. Kita punya penyakit lupa yang agak
parah.
 
Pengumpulan dana yang masih jalan sekarang ini melalui kotak-kotak amal
yang dititipkan di rumah-rumah makan urang awak.
 
Terima kasih atas perhatian dan dukungannya.
 
Wassalam,
 
MUchlis Hamid
 
 ............................

,_._,___

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke