Buat IFAH Dia muncul bak bintang kejora Terang bercahaya lembut bertenaga Pintar berani namun slalu lembut sesuai kodratnya yang wanita Saya kenal ia hanya lewat dunia maya Belum pernah ketemu namun sudah terasa Bahwa ia memang ada Diantara wanita Minang yang biasanya hanya di balik jendela Ia keluar turun ke halaman membahana Menyuarakan hatinya lewat untaian kata Ia wanita yang ibunda Ia isteri yang setia Ia guru yang membina Ia yang muda yang bersuara
Wahai kawan hamba Ifah sudara hamba Tetaplah engkau disana Engkau dimana hendak kemana? Jangan pergi wahai adinda Aku butuh kawan tuk bercanda Untaian puisimu nan menggoda Berisi penuh makna Sederhana namun berat isi dan makna Kalau boleh aku berkata Tuk adinda nun disana Tetaplah menulis sambil ketawa Biar mukamu jernih hatimu bercahaya Buat menerangi rang palanta (Buat Ifah di Bengkulen, mari kita tetap berpuisi, karena itu bagian kita) Dari kakakmu di dunia maya Dasriel Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
