Pak Abraham Ilyas nan ambo hormati Sarupo nan lah ambo ka tangahkan. Awak indak buliah malulua abih nan diagiah guru. Nalar harus jalan juo. Makonyo awak manjauahkan diri dari nan namonyo taqlid
Dilain pihak menjadikan nalar sebagai panglima pun dibatasi juo. Karano alun kasadonyo lai nan bisa melalui olah utak kito Walau bagaimanapun Sifat dan masih ada hal lain yang hanya ada pada Nya Awak pun masih memerlukan bantuan guru/ustad dalam menjalani hidup beragama tsb Cuma itu.....sangat dituntut ketelitian dalam menentukan guru nan akan kito imami itu..... Sakali kito salah menentukan pilihan. Pola iduik awak akan semakin jauh dari bagaimana kehidupan beragama dizaman nabi dan para khalifah nan ampek dulu Selain adanya pendangkalan pemahaman beragama melalui pluralisme. Yang menganggap indahnya keberagaman menuju kepada yang Satu Cukup banyak syirik maupun perilaku yang diadakan sebagai Bunga-bunga dalam menghambakan diri kepada Allah Sementara hal yang mendasar dalam ajaran Islam itu sering kita lupakan Wass TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
