Dunsanak Palanta Nan Ambo Hormati,
Mudah-mudahan Pak Badrul basobok jo McCloskey ko di Padang bulan muko. Bia bisa 
berdiskusi lebih intens. Selain itu nan paliang penting adolah, peringatan 
McCloskey ditandatangani sejumlah ahli, tamasuak Pak Dr Danny Hilman 
Natawidjaya (LIPI) nan meneliti basamo Kerry Sieh di pantai barat Sumatra 
(terutama Mentawai) sejak 2002.
Iko ado infonyo di PadangKini.(Ado foto urangnyo, tapi supayo indak barek 
silakan liek langsuang ka http:www.padangkini.com).
Soal Pak Badrul awak alah samo mandanga pandampeknyo sajak beberapa tahun lalu, 
nan sibuk mambantah ancaman gampo jo tsunami di Padang. Setelah beberapa kali 
gampo gadang inyo tadiam, lalu muncul baliak.
Satu hal nan ambo tangkok dari semangat positif Pak Badrul adolah beliau 
berusaha mengeluarkan informasi agar Kota Padang tidak kacau jo mati karano 
ditinggakan warganyo karano cameh jo prediksi ancaman gampo jo tsunami. 
Penilaian samo juo pernah disampaikan kenalan ambo wartawan majalah Time, Ibu 
Tatap, katiko mewawancarai inyo sekitar 2006.
Kito berharap tantu kalau iyo gampo atau tsunami, indak marusak dan menimbulkan 
korban. Kalau gampo indak usahlah tsunami gadang.

Syofiardi (39+/Padang)

http://www.padangkini.com/berita/single.php?id=5983


Profesor John
McCloskey Akan ke Padang Lanjutkan Penelitian

PadangKini.com | Kamis, 28/01/2010, 19:17 WIB 

PADANG--Profesor John McCloskey,
ahli yang akhir-akhir ini banyak disebut publik karena pernyataannya tentang
peringatan potensi gempa besar dan tsunami di Sumatera Barat, berencana akan 
berkunjung ke
Kota Padang dalam waktu dekat.



"Rencananya Profesor John McCloskey akan ke Padang Februari atau Maret
depan," kata Patra Rina Dewi, Direktur Kogami (Komunitas Siaga Tsunami)
kepada PadangKini.com.



Kemungkinan agenda McCloskey ke Padang, kata Patra, untuk menindaklanjuti
(follow up) kajiannya tentang ancaman bahaya gempa dan tsunami di Kota Padang. 
Ia kemungkinan akan melihat kondisi di
Sumatera Barat untuk menentukan subjek penelitian berikutnya.



"Di Padang nanti rencananya Profesor John McCloskey juga akan menolong
Kogami membuat animasi terjadinya gempa, tsunami, dan bagaimana memberikan
pemahaman kepada masyarakat," ujarnya.



Sebelumnya Profesor dari University of Ulster, Irlandia itu, pernah ke Padang
melakukan penelitian tentang kajian tata bahaya gempa dan tsunami. Selain
bercermaah di DPRD Sumatera Barat, McCloskey juga 'didaulat' Kogami sebagai
narasumber dalam training dan kegiatan sosial menghadapi bahaya gempa da
tsunami.



Profesor John McCloskey merupakan ahli geofisika. Berbeda dengan ahli geologi
yang memiliki keahlian tentang komposisi, struktur, dan sejarah bumi, ahli
geofisika adalah ahli tentang sifat-sifat alami bumi dan gejala-gejalanya,
termasuk bidang seismologi (kegempaan).



"Ahli geofisika itu sama dengan dokter umum di kedokteran, sedangkan ahli
geologi sama dengan dokter spesialis, ahli geofisika itu penelitiannya lebih
kepada peramalan keadaan dan sumber ancaman, kalau di Padang yang juga di
bidang geofisika adalah Pak Badrul Mustafa di Universitas Andalas," kata
Patra.



John McCloskey

John McCloskey memperoleh BSc dalam bidang Geologi Fisika dari Queen's
University Belfast pada 1980 dan  PGCE Physics (Chemistry) pada 1980. Ia
kemudian mengabdikan diri sebagai pengajar di Queen's University lebih 10
tahun.



Meraih D. Phil bidang Geofisika dari University
of Ulster
pada 1993. Tahun yang sama ia dianugerahi Geofisika Eropa Publikasi Society
Award untuk makalah tentang fisika dan gempa bumi.



"Selama itu (belajar hingga meraih gelar D. Phil pada 1993-red ) saya
menjadi tertarik mendalami proses gempa bumi dan menerapkan ide-ide serta 
teori-teori
fisika untuk memahaminya," katanya seperti dikutip situs resmi University of 
Ulster, http://news.ulster.ac.uk . 

Situs ini menyebutkan, keahlian John McCloskey telah didemonstrasikan secara
grafis Maret 2005 bersama timnya melalui prediksi gempa besar di wilayah
Sumatera, Samudera Hindia 10 hari sebelum gempa menghantam Nias. 



"Peringatan yang disampaikan
pasca Tsunami 2004 (Aceh-red), menerima liputan media global," tulis situs
itu. 



Sementara, Patra Rina Dewi mengatakan, ramalan tentang ancaman gempa bumi dan
tsunami yang disampaikan sejumlah ahli gempa dunia, termasuk John McCloskey dan
Danny Hilman Natawidjaya (LIPI) melalui Jurnal "Nature Geoscience"
yang dimuat 17 Januari 2010 bukan peringatan baru.



"Kerry Sieh dan Danny Hilman sudah jauh hari memberikan peringatan, LIPI
juga menyampaikan peringatan beberapa waktu setelah gempa 30 September 2009,
cuma waktu itu banyak penolakan dengan informasi itu, mungkin karena waktunya
kurang tepat," kata Patra.



Patra berharap hasil penelitian para ahli yang berkompeten di bidangnya
disikapi dengan tindakan nyata. (syof)



--- On Sat, 30/1/10, iqbal rahman <[email protected]> wrote:

From: iqbal rahman <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] ISI GEMPA BESAR : PAKAR ASING TAK LAKUKAN PENELITIAN
To: [email protected]
Date: Saturday, 30 January, 2010, 1:05 PM

Assalammualaikum  Wr  Wb 

Kiro-kiro 2 minggu nan lalu publikasi  manganai gampo seru kami diskusikan di  
lapau ko antaro lain ambo manyampaikan  ( kalau ado alamat dan namo  sangajo 
diapuih )  dan sabalunnyo ambo juo manalepon pak Badrul  :





Untuak dunsanak.
dan urang lapau .

Kebetulan sajo pak ambo maaja mato kuliah Emergency Respond and
preparedness jadi itulah yang ambo ketahui tantang  Professor John
McCloskey ( kalaupun ado , inyo ahli lingkungan )dalam pubilkasinyo pernah nyo
sampaikan  bahwa prediksi gampo bisa dengan mamakai GPS ( Global Position
System - nan alun teruji keakuratannyo ) alamatnyo selalu batuka-tuka dan ambo
alah pernah maliek daftar hadir pertemuan ahli gampo  sa dunia yang
diadokan di hotel bumi Minang Padang  tahun 2005 lalu indak ado namonyo do


Manganai isu-isu akan datang gampo gadang di kota Padang  bukan datang
dari inyo sajo do , ado yang dari pakar Brazil ( 23 Desember 2007 - Padang
sabana diala Garudo - ibo kito pak  )  kalau LIPI  mangatokan 
dipantai Barat Sumatera sampi ka lawik selatan Jawa , perancis sampai ka Mama
loren ( manganai mama loren ado caritonyo tahun 2007 , katiko walikota
interaktif jo masyarakat  di TV  ada yang mausulkan agar mama
loren  di undang ka Padang untukl manjalehkan  ramalannyo (
Prediction ) , tapi ado anak SMP padusi  yang  nan masuak
interaktif  apo katonyo " Pak Wali ambo indak satuju mama loren
manyampaikan ramalannyo do di TV sumbar ko do -jikalau kito picayo jo inyo dima
IMAN kito Pak  " - kato urang pak wali manangi  mandanga tu Pak
).

Pak Badrul Mustafa  Geologist Unand dalam wawancaranyo jo RRI Padang 
18 Januari 2010  " Kalau Pak Professor John McCloskey  kito
iyokan pandapeknyo kito batanyo kainyo bilo  akan dilakukan evakuasi dan
kama sia nan batangguang jawab dst...dst 

Bana pak gampo indak bisa di Forecast  nan  berdasarkan data yang
disepakati karano alun ado data yang bisa jadi pegangan ahli geologist yang ado
hanyo prediksi ( tanpa data / ramalan ) nan setiap urang bisa
mempublikasikannyo..

Sakali lai Pak nang penting bagi masyarakat yang hidup di Pantai Sumatera -
pantai selatan Jawa dan seterusnya adalah kesiapan mental dan dukungan
pemerintah dalam hidup aman , tentram pada lokasi rawan gempa dan selalu
tawakal kepada Allah SWT .

Tarimo kasih salamdari Iqbal Rahman 
L 57 th




--- On Sat, 30/1/10, Muzirman -- <[email protected]> wrote:

From: Muzirman -- <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] ISI GEMPA BESAR : PAKAR ASING TAK LAKUKAN PENELITIAN
To: [email protected], "rantaunet" <[email protected]>
Date: Saturday, 30 January, 2010, 12:42 PM





Sabtu, 30 January 2010
Pakar Asing tak Lakukan Penelitian

ISU GEMPA BESAR  
Padang, Singgalang
Masyarakat tidak perlu resah dengan isu gempa hebat yang diprediksi akan 
melanda Sumatra Barat dan sekitarnya. Para ahli asing yang berkomentar tentang 
hal itu tidak meneliti langsung ke daerah rawan gempa, hanya mengutip dari 
penelitian tim sebelumnya. 

Peneliti yang disebut pakar gempa yang berasal dari Irlandia dan Jepang itu pun 
tidak belatar belakang ilmu mitigasi dan geofisika tentang gempa, melainkan 
pakar teknik sipil dan lingkungan.
Hal tersebut ditegaskan pakar gempa Dr Badrul Mustafa Kemal dalam seminar 
bertajuk “Disaster Risk Reduction” tentang tanggap darurat pascagempa, Jumat 
(29/1) di Unand, Padang. 


Komentar peneliti asing yang dimuat di media lokal maupun nasional membuat 
masyarakat Sumbar resah, karena menurut mereka gempa besar yang diiringi 
tsunami akan terjadi di Sumbar dalam waktu dekat. Padahal, ditegaskan Badrul, 
gempa tidak bisa diprediksi kapan terjadinya baik dalam skala jam, hari, bahkan 
tahun. Hanya siklusnya saja yang bisa diperhitungkan yakni berkisar 100-200 
tahun.

“Para pakar dari luar negeri tersebut tidak berlatar ilmu mitigasi dan 
geofisika. Mereka pun hanya mengutip penelitian tim sebelumnya, LIPI lah yang 
intensif melakukan penelitian tentang gempa. Prediksi gempa hanyalah sebatas 
perdebatan di kalangan pakar namun. Amat disayangkan kemudian tersiar di ranah 
publik yang berdampak kecemasan yang luar biasa bagi masyarakat,” terang Badrul.


Dikatakan Badrul, Sumatra Barat merupakan wilayah yang paling tinggi 
tektoniknya sehingga bahaya gempa bisa terjadi di daratan maupun di lautan. 
Sumbar juga dijuluki supermarket bencana karena juga rawan abrasi, banjir, dan 
longsor akibat curah hujan yang tinggi. Namun ditegaskan, masyarakat tidak 
perlu khawatir, terutama terhadap ancaman tsunami karena tanda-tanda akan 
terjadinya bisa diamati langsung.

Ada empat syarat terjadinya tsunami, yang pertama episenter gempa di dasar laut 
bukan di bawah pulau, kekuatan gempanya besar dari 6,5 Skala Richter, kedalaman 
sangat dangkal berkisar 0-60 km, dan terjadi pergerakan batuan secara vertikal. 
Jika salah satu dari 4 syarat tersebut tidak terpenuhi maka tsunami tidak akan 
terjadi. Namun secara langsung dapat dilihat pertanda tsunami yakni air laut 
yang surut setelah gempa besar terjadi.

Jika terjadi gempa dan air laut surut, masyarakat bisa mengamankan diri ke zona 
aman, yakni daerah yang terletak 5 meter di atas permukaan laut. Untuk Kota 
Padang zona kuning aman mulai dari daerah Jati dan zona hijau di daerah Simpang 
Haru.

Seminar penanganan pasa gempa tersebut merupakan kerjasama Himpunan Mahasiswa 
Fisika dengan Aceh People’s Forum. 
Direktur Eksekutif Aceh People’s Fprum, Tarmizi, mengatakan pentingnya 
solidaritas dan kebijakan pemerintah dalam tanggap darurat pasca gempa. 
Menurutnya masyarakat juga penting mengetahui konstruksi hunian yang ramah 
gempa agar gempa tidak banyak menelan korban jiwa. (306)






-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



        New Email addresses available on Yahoo!  

Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

Hurry before someone else does!



-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe




      New Email names for you! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke