.... *Coba lihat disekeliling kita sekarang berbagai usaha orang untuk
mendangkalkan pemahaman kita thd Islam*
Sanak Taufiq Rasjid sarato Sanak warga Palanta yang ambo hormati.
Ambo indak tahu apo nan sabananyo takanduang di dalam niat (dalam hati) para
aktivis berbagai tokoh agama Islam itu.
Mungkin kito hanya bisa ucapkan *wa Allohu aklamu bi showab*.
Meskipun baitu ado artikel dari kolomnis Muhammad Nasiruddin dalam ruangan
Hikmah, Hr. Republika nan diolah manjadi judul nan Empat sarupo di bawah
iko.
Satantangan pembagian judul iko mungkin indak sempurna bana, karano 3 judul
dari bahaso Inggirih dan ciek lai bahaso Arab
*Mengetahui nan empat jenis penghayatan Islam secara sepotong-sepotong oleh
penganutnya*
*1. Dogmatis
2. Rasionalistis
3. Formalistis
4. Hakikat *
Ajaran Islam dituliskan di dalam Alquran dan hadis.
Seseorang yang ingin mempelajari agama Islam mutlak harus menguasai
bahasanya, bisa mempelajari sendiri atau mengikuti apa-apa saja yang
dikatakan oleh para buya, ustaz, kyai dan guru mereka.
Tidak semua umat Islam membaca langsung dan mampu memahami isi Alquran dan
hadis.
Sebagian besar orang Islam menempuh cara yang kedua yaitu *mengikuti apa-apa
yang diucapkan para guru/ulama.*
Hal ini seringkali *menghasilkan penghayatan Islam yang hanya
sepotong-sepotong.
*Padahal Islam merupakan *dien*, ajaran lengkap yang memberikan acuan hidup
manusia untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Ada empat jenis penghayatan Islam secara sepotong-sepotong oleh penganutnya
yaitu :
1. *Dogmatis:*
ajaran dari ulama diterima bulat-bulat dan ditelan mentah-mentah tanpa sikap
kritis, sehingga memunculkan sikap fanatisme yang membuta.
Sikap fanatisme ini dapat dijadikan hiburan bagi si miskin dan perisai bagi
si kaya
2. *Rasionalistik:*
menerima ajaran Islam sebatas jangkauan pikirannya saja; yang dilaksanakan
hanyalah syariat agama yang menurutnya berguna bagi dirinya.
3.* Formalistik:*
melaksanakan ajaran Islam sebagai formalitas belaka, misalnya karena
keturunan orang Islam. Agama sering difungsikan sebagai perisai, alat
politik dalam pergaulan.
4. *Hakikat:*
inti ajaran diserap/diterima tetapi syariatnya tidak dilaksanakan.
Contohnya, karena inti ajaran sholat adalah berdoa dan ingat kepada Allah,
maka mereka meninggalkan sholat.
Yang mereka lakukan hanya doa dan ingat. Melakukan puasa cukup hanya tidak
memakan makanan tertentu saja atau puasa khusus lainnya tanpa tuntunan
syariat.
*Untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat, Islam harus dihayati
dan diamalkan secara kaffah (utuh), tidak sepotong-potong atau sebagian.*
Penghayatan Islam secara kaffah dilakukan dengan cara *menggabungkan
penghayatan yang sepotong-potong, sehingga menghasilkan penghayatan yang
utuh*.
Dalam pantun dilukiskan sebagai berikut:
Disebut pula Islam kaffah
Seluruh *dien* agama dipelajari
Laksanakan syariat tidak setengah
Ikuti penuh tuntutan nabi
Untuk menyakinkan badan diri
Pada agama, ajaran nan satu
Quran ditafsirkan, lalu dipahami
Dengan *Sharaf* serta *Nahwu*
*Kalau hanya mendengar ceramah
Tiada buku dibaca-dipelajari
Ilmu baru setengah-setengah
Seperti bunga kembang tak jadi*
Untuk belajar teknologi canggih
Daftarkan diri di universitas
Tuntutlah ilmu dengan gigih
Quran menyuruh secara jelas
Karena kuliah ongkosnya mahal
Rencana dibuat disaat hamil
Agar cita-cita tak sekadar khayal
Siapkan tabungan sedari kecil
Membuat "*rencana*" kalau gagal
Adalah "*rencana kegagalan*" yang dibuat
Itu pekerjaan orang kurang akal
Disebut dia, *tak tahu nan empat*
salam
Abraham Ilyas 64 th
www.nagari.org
--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe