Victory di Hong Kong Oleh K Suheimi 28 Januari kami mengunjungi pantai Victory di Hong Kong. Mengingatkan saya pada kesuksesan dan kemenangan Inggeris terhadap Cina dalam pertempuran perang Candu
Pemandu wisata kami bercerita sebagai berikut Awal abad 19 opium dibawa ke daratan Cina (Tiongkok) oleh para pedagang Inggris sebagai pengimbang ekspor teh ke Inggris. Opium di Tiongkok digunakan sebagai obat selain diperdagangkan. Pada masa Emperor Yung Cheng candu dihisap menggunakan pipa khas yang terbuat dari tanah liat dan diminum bersama arak. Asap candu ini diyakini bisa memberikan mimpi sewaktu tidur. Saat pemerintahan Kekaisaran Ming dan Ching, Cina menutup jalan perniagaan dengan dunia Barat karena mereka mengganggap mereka mampu memenuhi keperluan rakyat dan tidak mau bergantung pada Barat. Hal ini sangat menyulitkan Inggris, karena barang-barang Tiongkok seperti sutera, tembikar, rempah dan teh yang dimonopoli oleh Inggris memiliki pasaran luas di Eropa. Melalui rundingan perdagangan akhirnya kekaisaran Cina mengijinkan Inggris berdagang di Cina tepatnya di Guangzhou (Canton). Namun Inggris menyalahgunakan kesepakatan ini dengan memasukkan opium ke Guangzhou setelah mereka mengetahui penggunaan candu cukup meluas dikalangan penduduk. Mereka ingin menjalankan perdagangan baru yaitu menjual opium atau candu. Langkah Inggris memasukkan opium ini direspon kalangan pencandu Guangzhou, apalagi Inggris memiliki akses mudah mendapatkan opium dari India, yang secara geografis dekat dengan daratan Cina, sangat memudahkan peredaran opium di masyarakat Guangzhou. Mengetahui semakin banyaknya pencandu di Guangzhou dan pemadat ini tak bisa konsentrasi dan lemah. Kesempatan ini di manfaatkan oleh Inggeris menyerang Cina yang terkenal dengan Perang Candu Perang yang berlangsung selama tiga tahun (1839-1842) ini menyisakan kelalahan besar-besaran bagi bangsa Cina, sebanyak 30 ribu rakyat Cina menjadi korban perang yang memaksa Cina untuk menandatangani Treaty of Nanjing (1842) dan The British Supplementary Treaty of the Bogue (1843).  Perjanjian Nanjing Dalam perjanjian tersebut Cina wajib membayar upeti 21 juta ke Inggris sebagai ganti rugi. Cina juga harus membuka kembali pintu perniagaan ke dunia barat, dengan membuka pelabuhan di Guangzhou, Jinmen, Fuzhou, Ningbo, dan Shanghai. Inggris juga meminta wilayah Hong Kong menjadi tanah jajahan mereka. Perjanjian Nanjing menjadi pintu pembuka peredaran candu dan pembuka pintu dagang Barat ke Timur. Sekarang Pantai itu dijadikan objek wisata. Disinilah pagi ini menyaksikan pantai yang bersih, tak satupun kita lihat plastik yang mengapung di laut dan puntung rokok yang terserak Pantainya dipagar dg Steinlesstill yang tampak mengkilap. Dalam hati saya berkata logam apapun jika ditepi pantai akan dimakan karat, kok pagar ini tetap mengkilap? Rupanya disana selalu ada 2 petugas yang kerja mengelap membersihkan dan membawa peralatan zat kimia agar pagar itu tak dimakan karat dan tetap berkilau. Walaupun kita berada didekatnya, dia tetap saja asyik dengan kerjanya dan tekun. Pantas. Kata saya dalam hati, pagar laut sajapun mengkilat Di Pantai victory kami saksikan bagaimana pembuatan film ada patung Bruce lee dan Jacki chan Setiap 3 meter ada nama artis ternama dan ada jejas telapak tangannya. Saya lihat di jejas telapak tangan itu anak-anak muda menempelkan tangannya seakan dia akan bernasib sama pula dengan sang. Artis. Cukup lama kamii menikmati pantai itu menyaksikan ke elokan dan kebersihannya. Ada lagi yg menarik. Dan saya saksikan bangunan besar sedang dibangun Bangunan yang besar itu untuk mencor dan mencapai tingkat tinggi mereka menggunakan batang bambu. Bambu itu lebih ringan, lebih kuat dan liat serta lebih murah Bambu juga bisa dipakai berulang kali. Lalu saya ingat di kampung istri saya Magek banyak batang bambu yang lebih kuat dan lebih berkualitas Kenapa tukang di indonesia kurang memanfaatkan bambu? Padahal jauh lebih murah katimbang kay$uu yang sukar didapat. Kami akan menyeberang ke pulau Hong Kong melalui terowongan bawah laut. Ada 6 buah terowongan bawah laut inii yang panjangnya 5 sampai 6 km. Kami tinggalkan pantai Victori setelah. Puas berfoto dg patung2 bintang flim dan menghirup udara pagi dan segar di pantai kemenangan ini Victory 28 Januari 2010 Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
