*Raja Minangkabau itu ONGOK GADANG sepeti Kabau,......mudah2an tidak kesana artinya. Seorang teman Sunda bertanya....Apa bedanya Kerbau Jawa dan Kerbau Sumatera (Minangkabau)...? Aduh.....siapa yang bisa menjawab....??*
Yang terhormat Saudara Anzikriadi A.M.M. Kari Mu'min di Bukittinggi Sebelumnya saya minta maaf kepada Saudara, karena tidak bisa menemukan kembali arsip file tentang makna kata* "Kabau*" di dalam kata "Minangkabau" yang pernah saya jadikan topik dalam postingan di milis rantaunet ini, meskipun sudah saya seach. Oleh sebab itu saya ulangi kembali ceritanya sbb: Pada peringatan *Hari Kebangkinan Nasional ke 101 tg 28 Oktober 2009*, saya dan isteri (sebagai orang tua) diundang oleh panitia untuk *memberi nasehat kepada anak* yang sedang menuntut ilmu di LN. Peringatan tersebut bersamaan dengan peresmian pemakaian televisi digital di Indonesia oleh presiden RI dan dilaksanakan di gedung SCTV Jakarta. Dalam rangkaian acara tersebut (sesudah presiden berteleconference) maka giliran saya diminta menyampaikan *pesan kepada anak (tentu hakekatnya untuk seluruh pelajar Indonesia di LN). * Kesempatan ini saya pakai untuk* menjelaskan maksud kata "minang" dan "kabau" di hadapan presiden RI *nan bergelar adat, Maharajo di Rajo Pamuncak Sari Alam. Saya sampaikan kepada anak saya, bahwa pesan ini adalah *pesan dari datuk datuk kita dan bapak hanya meneruskan saja kepada ananda, bahwa di dalam hidup ini "peliharalah dan jadikan minang sebagai sumber kehidupan, lalu carilah kerbau sebanyak banyaknya"* Presiden mengangguk angguk dan mengomentarinya bahwa pesan itu bagus sekali, dan itulah kejadiaannya yang sebenarnya. Sedangkan sastrawan Wisran Hadi (lihat tanggapan beliau ttg. KKMK) memaknai kata minang dan kabau ini: *..........Dari apa yang dapat dibaca melalui internet dan mass-media, tampaknya orang Minang terutama yang bermukim di rantau seakan sudah kalimpasiangan dengan keminangkabauan orang Minang. Artinya lagi, orang Minangkabau yang ada sekarang diragukan keMinangannya, walau kabaunya tidak. * *Makna kata "Minang" dan "Kabau" saya kutip dari:* selengkapnya lihat di: http://nagari.or.id/?moda=minangkabau Telah dibaca oleh 13134 orang. <http://nagari.or.id/?moda=minangkabau> <http://nagari.or.id/?moda=minangkabau> *..............Kabau* atau kerbau adalah makhluk yang paling dekat dengan kehidupan nenek moyang kita zaman dahulu. Tenaga (daya) binatang ini sangat dibutuhkan untuk membajak atau menggarap sawah. Sementara itu, dagingnya merupakan syarat utama untuk dihidangkan dalam pesta-pesta adat. Semakin banyak jumlah kerbau yang dimiliki maka semakin cepat pula perkembangan masyarakat. *Kerbau lebih melambangkan pemahaman terhadap nilai kuantitas* kehidupan manusia pada masa itu. ............................... Saya pribadi sulit untuk menerima cerita adanya peristiwa adu Kerbau antara raja Jawa dan raja Minangkabau (?) sedangkan penulis novel Gus tf Sakai dalam novelnya yang berjudul Tambo, bahkan adu Kerbau itu dengan raja Pasai ! Nah bagaimana ini ? Kalau kerbau raja Pagaruyung bernama si Binuang, memang besar dan bertuah menurut hikayat kaba Cindua Mato. Salam Abraham Ilyas 64 th www.nagari.org (Ketua Lembaga Kekerabatan Dt. Soda) Berupaya meneruskan pandangan hidup: *Tahu di nan Empat, Paham pada nan Dua, Yakin kepada Yang Esa* untuk anak kemenakan. -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
