Bundo

Ambo danga curito-curito, katonyo yo marasai kalau punyo anak gadih zaman itu, apo lai kalau tacelak saketek, alah badampuang-dampuang angok urang gaeknyo. Batuakah bundo ?

Salam

andiko sutan mancayo

Hayatun Nismah Rumzy wrote:
Kutulis tahun yang lalu dari file lama

--- On *Thu, 6/12/08, Hayatun Nismah Rumzy /<[email protected]>/* wrote:


    From: Hayatun Nismah Rumzy <[email protected]>
    Subject: Re: [...@ntau-net] DAMPAK PRRI
    To: [email protected]
    Date: Thursday, June 12, 2008, 8:47 PM

    /Dampak PRRI/
// /Ananda Iffah Damanhuri/
    /Sajak ananda mengena sekali/
    /PRRI itu dapat dilihat dari beberapa sisi/
    /Yang datang dan yang lari2/
    /Korban keganasan tentara APRI/
    /Tak terhitung juga yang dibantai PRRI/
// /OPR namanya bukan dari Jawa/
    /Umumnya mereka orang Sumatra/
    /Mereka lebih kejam dari tentara/
    /Waktu itu nyawa tak berharga/
    /Banyak yang kehilangan yang disayanginya/
    /Dimana-mana perang saudara sama/
// /Sebagai orang yang perrcaya kepada yang Esa/
    /Semua itu ada hikmahnya/
    /Kita melihat dari sisi yang mana/
    /Putra2 Minang yang tidak berdiam diri saja/
    /Memanfaatkan segala cara/
    /Untuk meningkatkan harga dirinya/
// /Banyak yang meninggalkan ranah tercinta/
    /Membawa  nasib kebagian lain Indonesia/
    /Berjuang disana dimana orang tidak lagi mempersoalkannya/
    /Apakah dia pemberontak ataupun keluarga siapa/
    /Melupakan masa lalu yang tidak bahagia/
    /Mereka akhirnya menjadi putra terbaik kita/
// /Dengan mencoba miskin kita tak bisa menghargai kaya/
    /Siang dan malam dua hal berbeda nyata/
    /Aman dan Damai menjadi barang yang sangat berharga/
    /Kalau mencoba hidup dalam kekacauan dan sengsara/
    /Itulah hikmahnya kata Allah Subhanalahu Wa Ta'ala/
    /Blessing and Disguise kata orang Amerika/
// /Mohon maaf dari bunda Nismah/
    /Bunda sedang mencoba-coba seperti Iffah/
    /Jika menghadapi berbagai masalah/
    /Yang menyangkut dengan ranah/
    /Merangkai kata-kata sepatah dua patah/
    /Bunda sudahi dengan Wassalamu Alaikum Warahmaatullah/
// /Jakarta, 13 Juni 2008/ // /Hayatun Nismah Rumzy (69++)/ // */hanifah daman <[email protected]>/* wrote:

        DAMPAK PRRI
Mimpi burukku selalu menahantui pikiranku
        Semakin ku pikir
        Semakin ku terbawa
        Ke kesimpulan
        Yang kuharap itu salah
Huuuhhhh
        Bukan sifatku
        Memendam suatu keinginan untuk tahu
Ku ingat lagi mimpiku
        Tentang TNI yang berasal dari Minang
        Yang ikut menyerang Minang demi NKRI
        Memanfaatkan preman untuk di adu
        Hingga warga ranah
        Bingung
        Siapa kawan
        Siapa lawan
        Hingga akhirnya ranah kalah
        Dan kehilangan segalanya
        Termasuk kepercayaan terhadap sesama
Tak berapa lama setelah PRRI usai
        Muncul lagi G 30 S PKI
        Lagi-lagi yang terjadi
        Perang antar sesama
        Yang konon kabarnya
        Gerakan ini sangat kejam
        Hingga luka rakyat semakin menganga, menganga dan menganga
        Kisah ini menenggelamkan perang PRRI
        Hingga tak banyak generasi muda yang bertanya
Kutanya mantan TNI
        Yang bertugas di ranah waktu itu
        Berikut diantara  dialog kami
        Kenapa ikut menyerang ranah, apa bapak tidak cinta ranah?,
        “ Saya TNI, dan saya seorang Nasionalis yang cinta Indonesia “
        Kenapa memanfaatkan preman ?
        “ Itu strategi yang sudah ada di kodam sebelum saya datang “
        Apa tidak menyesal ?
        “ Masa lalu tidak bisa di ubah “
        “ Saya cinta ranah “
        “ Saya mendorong agar warga ranah ke depan BERSATU “
        Apa untuk menghapus jejak?
        “ Jangan menghina saya, saya bukan pengecut, bacalah biografi
        saya”
Ku ingat-ingat juga
        Betapa mesranya hubungan beliau dangan alm bapak Chaidir
        Yang mantan tentara pelajar
        Hingga tak ada alasan bagiku untuk marah
Sebagai generasi muda
        Yang tidak terlibat perang
        Dan tidak trauma
        Marilah kita bangun
        Rasa saling percaya
        Dan bersatu untuk maju
        Demi ranah yang tercinta
Bengkulu, 13 Juni 2008 Hanifah Damanhuri





--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama ===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke