Pak Iqbal, Pak Riri dan Dunsanak Palanta
Berlanjut sedikit pembahasan, tapi sebelumnya terima kasih atas
penjelasan ini. Dalam sebuah literatur saya baca, katanya dulu yang
disebut sebagai Padang itu hanyalah seputar Muara Padang sekarang dan
itupun penduduk awalnya adalah Tiionghoa dan Orang Nias yang didatangkan
oleh Belanda untuk membantu mereka. Keberadaan penjajah Belanda beserta
komunitas ini selalu menimbulkan ketegangan dan berkali-kali penyerangan
yang di motori oleh penduduk Pauh IX. Apakah ini yang menyebabkan
lahirnya istilah
"Seperti urang Pauah jo Urang Padang"
Perumpamaan ini sering digunakan untuk hubungan yang tidak akur antara
seseorang dengan orang lainnya.
Baa manuruik barih nan batarimo dek Mamak Abraham Ilyas, Uda Jepe jo Ajo
Suryadi (Tingga Ma Hambua se ka Pustaka Leiden tu jo)
Salam
Andiko Sutan Mancayo
iqbal rahman wrote:
Yth. Pak Andiko Sutan Mancayo
Ambo tambahkan saketek tentang keberadaan urang tionghoa di padang.
Tanggal 20 Mei 1784.Inggeris menyerahkan kembali Pesisir barat ke
Belanda. Padang ditetapkan menjadi pusat perdagangan di Pesisir Barat.
Belanda bebas dari penjajahan Inggeris , seluruh jajahan Belanda
diserahkan kembali oleh Inggeris ke Belanda termasuk Padang. Tercatat
tanggal tersebut populasi penduduk Padang sbb :
1. Bangsa Eropah :
105.- Orang.
2. Bangsa Minangkabau :
17.000.- Orang.( 7.000.-)
3. Bangsa china :
200.- Orang.
4. Bangsa Benggali :
100.- Orang.
5. Bangsa Arab dan Asia lainnya : 1.000.-
Orang.
6. Bangsa Nias :
1.500.- Orang.
Total Penduduk Padang : ( 19905
– 12905 )
-. Terdapat 2 data yang berbeda mengenai jumlah Bangsa Minang
kabau dari Buku Niniak Mamak 8 Suku tertulis 7.000.- sedangkan dari
sumber lain jumlahnya 17.000.-
4 Bangsa china kedatangan ke Padang banyak disebabkan sulitnya
hidup di China dan menjadi pembantu dalam perdagangan belanda dari
dulu selalu membuat kelompok tempat tinggal sendiri dan dibagi 2
macam yaitu China Totok ( Lahir di china ) dan Peranakan ( Lahir di
Indonesia ) pada tahun 1930 , 51 % dari bangsa china di Padang telah
generasi yang ke 3 secara kelompok terbagi tiga yaitu 80% hokkians
, 2 % Hakkas dan 15 % Kwongfus .
Salam
Iqbal Rahman
--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe