Itulah Indonesia tercinta kita Macet, Ramai, Crowd, buat ktia para pengguna jalan adalah hal yang dihindari. Tapi lain halnya dengan para pedagang, apalagi kaki lima, macet dan keramaian adalah rejeki bagi mereka. Mudah2an pemindahan ini juga diikuti pemerataan. Artinya, aie pacah harus di set up sedemikian rupa untuk hanya menjadi pusat pemerintahan sipil (civic center) dan pelayanan publik. Jangan sampai ada Mall besar atau pasar dengan skala besar di bangun disana. PEMKO harus kommit dengan hal ini. Kalau ternyata kemudian Mall dan sentra ekonomi massal juga di bangun dan dipusatkan kesini, sama saja jadinya. Artinya kita hanya memindahkan kesemrawutan dan kemacetan.
Bot Sosani Piliang Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream www.botsosani.wordpress.com Hp. 08123885300 --- On Mon, 2/15/10, andre suchitra <[email protected]> wrote: From: andre suchitra <[email protected]> Subject: Re: [...@ntau-net] Pusat Pemerintahan di Aie Pacah To: [email protected] Date: Monday, February 15, 2010, 1:12 AM Kalo manuruik ambo Sanak Bot, justru dengan dipindahannyo 'PNS2' mambuek traffic lebih lancar di pasa raya tu.. angkot ndak muaro ka sinan sadonyo pulo -__- Nan paralu kito wak caliak, alasan fraksi golkar tu lmyn masuk akal.. tapi mungkin bukit napa ko maha bana utk mamulai sado infrastruktur nyo .. *NB: Kok buliah ambo tau, Bukit Napa ko dimanyo padang yo sanak sadonyo?maklum awak kurang gaul :) 2010/2/15 Bot S Piliang <[email protected]> Wah, pasti sudah pada sibuk mengapling-ngapling tanah di Aie Pacah (hehehe, udah dari dulu kaleee).. Trus, bagaimana dengan nasib pusat kota lama? Pasar Raya, dll?? Karena sebagian besar konsumen Pasar Raya adalah bapak/ibu PNS di kantor2 di sekitar Pusat Kota yang sekarang. Apakah ada solusi dari PEMKO?? Bot Sosani Piliang Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream www.botsosani.wordpress.com Hp. 08123885300 --- On Mon, 2/15/10, Fitr Tanjuang <[email protected]> wrote: From: Fitr Tanjuang <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Pusat Pemerintahan di Aie Pacah To: [email protected] Date: Monday, February 15, 2010, 12:02 AM AslmWrWb Dari singgalang. Aia Pacah nan tapiliah jadi pusat pemerintahan kota Padang. Wassalam fitr tanjuang lk/35/albany NY ----- http://hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=5106 Pusat Pemerintahan di Aie Pacah Padang - Singgalang DPRD Kota Padang akhirnya merekomendasikan lokasi pemindahan pusat pemerintahan di Aie Pacah melalui sidang paripurna, Kamis (12/2). Dari enam fraksi, empat di antaranya setuju pemindahan pusat pemerintahan di Aie Pacah. Sementara dua fraksi merekomendasikan di Bukit Napa. Empat fraksi yang mendukung Aie Pacah adalah Fraksi Demokrat, Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) dan Fraksi Persatuan Pembangunan Bulan Bintang (F-PPBB). Sementara Fraksi Gerakan Hanura dan Fraksi Golkar sepakat dipindahkan ke Bukit Napa. Dalam penyampaian pendapat akhir fraksinya, juru bicara Demokrat Gustin Pramona menyatakan bahwa dua lokasi yang disarankan Badan Pendamping Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BPRR) mempunyai sisi negatif dan positif. Namun jika dikaji lebih dalam, Aie Pacah ternyata memiliki nilai lebih dibanding Bukit Napa. Selain ketersediaan lahan, lokasi itu juga sebagian besar sudah dikuasai Pemko Padang. Sementara Bukit Napa, jika ditinjau dari sisi lokasi, memang terdapat view yang cukup indah. Namun sebagian besar tanah di sana adalah tanah warisan sehingga dikhawatirkan akan menjadi permasalahan. Selain itu, akses jalan juga kurang mendukung, sehingga membutuhkan biaya besar untuk membuka akses jalan itu. Senada dengan itu, tiga juru bicara fraksi lainnya, Pun Ardi (F-PKS), Hendri Septa (F-PAN) dan Irwan Fikri (F-PPBB) juga menyatakan bahwa lokasi di Aie Pacah memiliki keunggulan dibanding Bukit Napa. Sementara untuk Bukit Napa diusulkan untuk dijadikan pengembangan wisata dengan menyediakan lahan bagi pembangunan convention centre. Sebab dari lokasi itu pemandangan alamnya cukup indah. Berbeda dengan empat fraksi itu, Fraksi Golkar melalui juru bicaranya Jamasri menyebutkan Aie Pacah sudah tertera dalam RTRW bahwa kawasan itu merupakan kawasan perekonomian dan perindustrian. Sehingga jika pusat pemerintahan diletakkan di sana, dikhawatirkan 20-30 tahun ke depan, apa yang terjadi dengan pusat pemerintahan sekarang akan terjadi juga di sana. “Bisa saja 20-30 tahun lagi pusat pemerintahan juga akan berdampingan dengan pusat perekonomian seperti balaikota hari ini, sehingga akan menimbulkan keruwetan baru,” ujarnya. Hal yang sama dikatakan Osman Ayub, juru bicara Fraksi Gerakan Hanura. Dikarenakan ada perbedaan pendapat di antara fraksi-fraksi, Ketua DPRD Zulherman terpaksa menskor sidang untuk mencari kesepakatan. Setelah 10 menit para pimpinan DPRD, pimpinan fraksi dan pimpinan komisi melakukan rapat, akhirnya disepakati Aie Pacah ditetapkan sebagai lokasi pemindahan pusat pemerintahan. (302) -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
