Teras Anggota Kompi Mawar 1958 adalah Mahsiswa Fakultas Kedokteran Unand yang waktu itu di Bukittinggi. Kompleks Siaga mereka waktu awal itu ada di sekitar Balingka - Matur, namun mereka juga tersebar di sekitar Agam Tuo, juga sekitar Ampek Angkek Candung dan Baso karena Kompleks Fakultas Kedokteran waktu itu sedang dibangun di Baso.
Banyak diantara mereka kemudian terpilih dikirim masuk pendidikan Capa (Calon Perwira) di Tabek Panjang, di Seberang Timur Batang Sinamar, Lintau. Pendidikan mereka berat karena memang dalam suasana perang praktis. Para instruktor mereka adalah perwira-perwira tinggi piawai dari KDMST. Salah seorang Perwira Tinggi Kolonel Sjuib, dari Kejaksaan Agung Militer membimbing mereka dalam Kuliah Hukum Pidana. Selesai pendidikan, Para Capa diangkat menjadi Koter (Komandan Teritorial) dan tersebar di berbagai daerah Front. Mestika Zet menyebutkan Angkatan Capa ini sebagai Angkatan Ke-2 Tentera PRRI sebagai rekruting kader pemimpin pemenuhi kekurangan tentera profesional. [Saya, sebagai seorang pengembara bonafide dengan assignment lain dari petinggi, kebetulan ada di Tempat, beruntung kenal Pak Sjuib dan dibolehkan mengikuti Kursus Intensif Hukum Pidana bersama Para Capa, selama tiga bulan. Hasil Kuliah Intensif Hukum Pidana dengan beliau menjadi bekal pengetahuan praktis saya di belakang hari, sampai saat ini.] Saya tidak heran kalau Angku Asril Umar yang Inyiak Lako sebutkan itu manjadi Dokter, karena angkatan Mahasiswa Kedokteran kembali kuliah sesudah pergolakan. Setidak-tidaknya saya kenal dua orang bekas Koter yang jadi Dokter di Padang. Sayang, walaupun sempat saya kunjungi tahun 2004 (bersama Angku Dr. Suheimi kita) yang satu Dr. Zaidal Bahauddin sudah meninggal, yang satu Dr. Nazaruddin Zen, tidak dapat kami hubungi. Keduanya teman baik saya. Pada umumnya, para Mahasiswa dan Pelajar yang ikut ke luar di masa pergolakan, segera kembali ke Bangku Almamater mereka segera sesudah perang pun usai... Salam, --MakNgah --- In [email protected], inyiak.l...@... wrote: > > Sanak Taufik, ambo basuo jo salah satu mantan anggota Kompi Mawar ko, Dr > Asril Umar, rumahnyo di Bintara II Bekas , inyo ikut manjalajahi Pasaman > sampai ka Singkarak dan manyarang kota Bukikting gi , kalau paralu dapek > dihubungi .Sasudah PRRI inyo malanjutkan kuliah di USU sampai jadi dr . > > Wassalam : > Inyiak Lako > L - 74 , DEPOK . > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: taufiqras...@... > Date: Mon, 15 Feb 2010 13:58:17 > To: <[email protected]> > Subject: [...@ntau-net] Kompi Mawar PRRI > > Ado kelompok anak sikola nan masuak dalam kelompok diateh. Kecek mereka > mereka termasuk pasukan elite yang ditakuti APRI. Karena idealismenya yang > menjadikan mereka begitu bersemangat dalam berperang > > Beda dengan kebanyakan pasukan organik PRRI nan bantuak siganjua lalai. Pado > maju mundur nan labiah > > Apolai kelompok Nurmatias langsuang manyarah (?). Mambuek kanai mental > pasukan organik lain (?) > > > Lai ado nan bisa mancaritokan kisah Kompi Mawar sampai ka Pasaman sarato > Batalyon Nurmatias ikko ?? > > Salam > TR -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
