.
 Pak Saaf.
 
Kalau tidak salah, tugu yang di Palupuh itu
adalah monumen perlawanan  Brimob
terhadap Belanda.
 
Sementara Zadelberg adalah eks Polisi Belanda
yang bergabung dengan Polri.
Setelah pengakuan kedaulatan memang banyak
eks KNIL dan Polisi Belanda yang menjadi APRIS
maupun POLRIS,

Dari catatan yang saya terima dari Brigjen Pol (Purn)
Jusuf Huseinsaputra, nampaknya pembentukan
PRRI tidak berjalan mulus.
 Ada beberapa tokoh yang menentang pembentukan
PRRI.
Tokoh2 tersebut anatara lain:
 
1. Komisaris Besar Polisi Dt Rangkayo Basa,
    Kepala Polisi Propinsi Sumbar (Kapolda).
    Kelak beliau menjabat Gubernur/KDH Sumbar.
2. Mayor Nurmathias, Danyon 140.
3. Kapten Taswar Akip, Danki Yon 140.
    Kelak beliau menjabat Bupati/KDH Agam.
    Saya kenal baik dengan beliau.
    Pak Taswar orangnya gemar berseloroh.
4. Kapten M. Nur, juga Danki Yon 140.
    Kelak beliau menjabat Dandim Padang Pariaman,
    kemudian Bupati Padang Pariaman.
 
Mereka yang menentang PRRI rupanya berkonsolidasi
di Padang Sago (Padang Pariaman), untuk selanjutnya
bergabung dengan RTP yang dipimpin Letkol Sabirin Muchtar.
 
Saya sependapat dengan AH Nasution,
yang mengelompokkan motif terjadinya
rongrongan terhadap NKRI sebagai berikut:
 
1. Marxis/Komunisme.
2. Fanatisme agama yang ekstrim.
3. Separatis Liberal.
4. Separatis Kolonial.
 
Mungkin perlu ditambahkan arus globalisasi,
yang mengancam batas-batas nasionalisme.
 
Semua fihak yang bersengketa,
pasti menganggap dirinya yang benar.
Masalahnya sekarang,
bagaimana menyelesaikan sengketa 
tanpa perlu ada tetesan darah dan air mata?
 
Wassalam, Jacky Mardono (L-76)
 

 
 


--- Pada Sel, 16/2/10, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> menulis:


Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>
Judul: Re: [...@ntau-net] Dampak PRRI.
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 16 Februari, 2010, 12:11 PM

Pak Jacky, saya memang pernah mendengar nama Zadelberg ini. Kalau tak salah 
beliau 'berjuang' di Palupuah, dekat Bukittinggi.
Saya pernah berjumpa dengan Kapt [kemudian Mayor] Djohan pasca PRRI. Waktu itu 
beliau sudah menjadi instruktur di Pusat Infanteri, Bandung. [Saya mengikuti 
Kursus Lanjutan Perwira/Suslapa di Pusat Infanteri ini tahun 1976].


Wassalam,
Saafroedin Bahar
(Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) 


--- On Tue, 2/16/10, Jacky Mardono Tjokrodiredjo <[email protected]> wrote:


From: Jacky Mardono Tjokrodiredjo <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Dampak PRRI.
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Date: Tuesday, February 16, 2010, 4:49 PM







Pak Saaf.
 
Barusan dapat penjelasan dari Brigjen Pol (Purn)
Jusuf Huseinsaputra.
Pada saat terjadi peristiwa PRRI, beliau  menjabat
sebagai Danki di Padang Panjang.
Karena tidak mau memihak kepada PRRI,
beliau dilucuti dan ditahan di Koto Gadang.
 
Beliau dibebaskan oleh RTP yang dipimpin oleh
Letkol Sabirin Mochtar.
Beliau kemudian melakukan konsolidasi di
Bukittinggi dengan eks anak buahnya yang "berceceran".
 
Menurut beliau, Zadelberg memang eks anggota 
Brimob yang dalam keadaan diskors,
kemudian bergabung dengan PRRI.
 
Zadelberg diskors karena masalah perwabku
sprinjal yang tidak beres.
 
Mengenai  insiden Air Mancur, beliau tidak 
tahu siapa yang melakukan penyanggongan.
 
Mungkin benar adalah Kapten Djohan.
 
Wassalam, Jacky Mardono.


Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! -- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe


-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar? Temukan 
jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke