Angku Epy Buchari nan ambo hormati. Bagi kito urang rantau, (lebih lebih untuk anak kemenakan kita yang tak pernah tahu sama sekali ttg nagari, suku, rumah gadang, pandam pakuburan, tapian tampek mandi dst.), maka MK yang ada di SB itu adalah sumber inspirasi nan bisa kito tunjukkan/kakokkan.
Kalau saja SB itu kini sama saja pola pikir dan kondisinya dengan rantau kita, maka alangkah susahnya bagi kita untuk bercerita tentang MK kepada anak anak kita nan lahir dan dibesarkan di rantau. Ekploitasi alam yang berlebihan, seperti juga ditempat lain, telah menimbulkan kerusakan lingkungan. Sungai dan boncah banyak yang mengering. Kalau kita pulang ke kampuang tak terdengar lagi kicauan murai di belakang rumah dan tiada lagi bunyi Siamang dari rimbo. Manuruik ambo, biarlah ranah itu menjadi kubangan untuk bangau bila sudah terbang tinggi. Bagaimana caranya supaya Bangau bisa terbang tinggi ? Salam dan maaf Abraham Ilyas -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
