Alhamdulillah ... ada pengikut hanifah
Berarti hanifah pioner dong he he he
Kata teman yang orang sastra ... tulisan begini ternasuk naratif, bagian dari 
tulisan kreatif.
Teruslah menulis dan jadikanlah mimpi jadi kenyataan ..
Paling tidak, kita telah berbagi dengan orang lain tentang mimpi-mimpi kita.

Asyik juga membaca tulisan sanak Roni, jadi terbayang daerah Painan itu seperti 
apa, 
Nah itu bisa jadi RENSTRA untuk pejabat yang berwenang. Atau Roni aja yang jadi 
pejebatnya 

Salam

Hanifah

--- On Wed, 2/24/10, Syafroni (Engineering) <[email protected]> 
wrote:

From: Syafroni (Engineering) <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Mimpi Anak Pesisir
To: [email protected]
Date: Wednesday, February 24, 2010, 2:01 PM




 
 






Mimpi Anak Pesisir 

   

Sebuah tulisan hayal anak
pessel yang tidak terstruktur, mengalir seperti air, mungkin juga
ngelantur…  

Mgkn  terinspirasi
dari puisi2 Bu Iffah yg bercerita apa adanya 

Bukan puisi,
bukan prosa, bukan sajak, bukan pantun, 

Entah apalah
namanya... 

   

Di sepanjang pantai Pesisir Selatan 

Berdiri banyak resort dan hotel penginapan 

Painan View, Kambang Resort, Inderapura Inn, Bayang View, Tarusan
Hotel, Lunang Resort, Surantih Inn dan seterusnya. 

   

Banyak wisatawan asing dan domestic berkunjung ke Pesisir Selatan 

Mereka ingin menyaksikan saksi-saksi bisu sejarah Pesisir 

Sekaligus menikmati indahnya alam Pesisir 

   

Mereka meneliti benteng Portugis di Pulau Cingkuk 

Membayangkan suatu masa ketika banyak kapal lalu lalang di Pulau
Cingkuk 

Mengangkut emas, lada, cengkeh dan berbagai rempah lainnya 

Emas diangkut dari Salido Kecil, di Bunga Pasang 

Menaiki anak tangga di bekas pertambangan  emas di
Salido 

   

Di Pulau Cingkuk ini pula ditandatanganinya Perjanjian
Painan  

Oleh fihak Penjajah dengan perwakilan masyarakat
Pesisir 

Bisa dibayangkan banyak sampan-sampan kecil mondar
mandir dari Pantai Carocok Painan ke Pulau Cingkuk 

   

Puncak Langkisau selalu ramai 

Dari puncaknya bisa kita saksikan keramaian di Pulau
Cingkuk dan Pulau Batu Kareta 

Dan keramaian di Pantai Carocok 

Terbang layang dengan parasut banyak peminatnya 

Kota Painan seperti kuali dilihat dari puncak
Langkisau 

   

Painan menjadi kota besar 

Salido menjadi serambi kota Painan dari utara 

Sungai Nipah menjadi serambi dari arah selatan. 

   

Painan melalui Timbulun pun sudah tembus ke kota
Alahan Panjang 

Bertemu jalan tembus dari Bayang dan Lumpo 

Pertambangan Batubara Lumpo pun semakin berkembang 

Begitu pula Batang Kapas sudah ada jalan tembus pula
ke Alahan Panjang sekaligus Muara Labuh 

Perjalanan Kambang ke Muara Labuh dan Sungai Pagu
sudah pula lancar. 

   

Tiang-tiang listrik zaman Hindia Belanda menyisakan
sisa-sisa peninggalannya 

Di hutan Pesisir hingga ke Lubuk Kilang, Indarung 

   

Mandi di bekas tepian mandi zaman Belanda di Sarasah
Bayang Sani 

Tak lupa mereka mengamati kokohnya Titian Akar di
Pulut-pulut. 

   

Jalan Bayang – Alahan Panjang sudah ditembus dan
sudah terdapat jalan raya 

Pasar Baru menjadi kota yang ramai di pertigaan
Padang-Painan-Alahan Panjang. 

Perbukitan yang menghalang Tarusan dan Bayang sudah
dibuatkan jalan tembus 

Begitu pula Bayang dengan Ujung Lumpo. 

Batangkapas dan Kambang terhubung dengan Solok Selatan 

   

Sungai-sungai di Pesisir Selatan semuanya sudah di-dam 

Setiap musim hujan tak ada lagi banjir yang akan
meruntuhkan jalan, lahan, pemukiman dan perbukitan 

Karena di setiap hulu sungai sudah ada waduk
pengendali banjir 

Air disimpan di waduk ketika musim penghujan 

Air yang disimpan di waduk-waduk ini disalurkan ke lahan pertanian
masyarakat 

Manakala hujan mulai jarang turun 

   

Pantai-pantai Pesisir Selatan terkelola dengan baik
dan bersih 

Jalan-jalan masuk ke Pasar-pasar besar sudah dibuat
dua lajur 

Tikungan-tikungan tajam sudah diperlurus dengan
ekskavator 

Bukit-bukit disayat dan dipotong 

   

Di bukit Pulai sudah dibangun jalan layang 

Sehingga tidak terjadi lagi yang namanya kendaraan
masuk jurang atau tabrakan 

Begitu pula dengan tikungan-tikungan tajam lainnya 

Jalan-jalan di Pesisir sudah dibuat lebar-lebar 

   

Begitu pula ketika orang dari Padang hendak memasuki
Pesisir 

Disambut oleh jalan layang dari Bungus Teluk Kabung 

   

Industri pengolahan gambir pun semakin berjaya di
Siguntur. 

Wisata Bukit Barisan juga semakin banyak peminatnya. 

Ditambah pula dengan arung jeram 

Mandeh tetap ramai sebagaimana biasanya. 

Ada lomba sampan dan perahu di Muara Batang Tarusan 

   

Inderapura ramai dikunjungi turis mancanegara dan
domestik 

Mengunjungi Istana Inderapura yang sudah dibangun
beberapa tahun silam 

Dermaga di Teluk Inderapura dan Muara Sakai diaktifkan
kembali. 

Banyak pelayaran menuju Mentawai, Nias, ke Jawa dan
luar negeri 

   

Seakan-akan kita menyaksikan Kerajaan Inderapura jaya
kembali 

Di depan istana berbaris pasukan kerajaan yang
bersenjata layaknya TNI saat ini 

Sebagian dari mereka pasukan berkuda 

   

Selalu ramai di sekitar istana 

Banyak turis berkunjung dan berpose 

Banyak hotel berdiri di Inderapura 

Pantainya ramai dengan berbagai atraksi pantai dan
laut 

   

Di sekitar Istana berjejer toko penjual souvenir
berupa replika istana 

Replika meriam dan replika sampan serta perahu 

   

Tapan menjadi kota yang ramai di pertigaan
Painan-Kerinci-Bengkulu 

Kemajuan pembangunannya hampir menyerupai kota Painan 

   

Lunang semakin ramai dan maju 

Industri perkebunan kelapa sawit semakin memakmurkan
masyarakat dan kecamatannya 

Begitupula sektor peternakan dan penggemukan sapi 

   

Rumah Gadang Mande Rubiah jadi perhatian 

Makam Cindur Mato dengan Bundo Kanduang 

   

Taman Nasional Kerinci Seblat 

Ramai dikunjungi orang 

Untuk melihat aneka fauna dan flora yang langka 

Mulai dari Simpai, monyet berbulu merah, 

burung Kuaw yang mirip merak 

juga monyet berhidung mancuang yang disebut Beruk
Belanda 

Napuh, yang masih saudara dengan kancil 

   

Di sepanjang jalan tembus Pesisir ke Solok Selatan 

Di kiri dan kanan jalan, dengan lebar masing-masing satu
kilometer dari jalan  

TNKS dipagar dengan kawat berduri 

Dan dijaga oleh petugas penjaga hutan lindung 

   

TNKS tidak terusik sebagai paru-paru dunia 

Masyarakat Pesisir juga tidak ketinggalan ekonomi dan
kemajuaannya 

Dengan semakin banyak industri di Pesisir 

Baik yang berskala lokal, nasional maupun
internasional 

Maka semakin pesat pertumbuhan ekonomi masyarakat 

Makin banyak berdiri Mall dan Plaza di tiap kota dan
pasar 

   

Sekarang di Pesisir, banyak pendatang 

Itulah akibat kemajuan pembangunan 

Masyarakat sudah mulai heterogen 

Toleransi semakin diperlukan 

   

Industri pengalengan ikan 

Industri pengalengan daging sapi dan kambing 

Industri ayam potong  

   

Dermaga banyak dibangun 

Untuk menangkap ikan ke samudera Hindia yang dalam 

Tanpa menggunakan jaring pukat harimau atau bom 

Kekayaan alam benar-benar didayagunakan 

   

Fakultas perikanan menjadi handalan 

Sekolah kejuruan kelautan dan perikanan pun jadi
favorit 

Banyak orang luar Pesisir datang ke Pesisir 

   

Bengkulu kagum melihat perkembangan Pesisir 

Begitu pula Solok Selatan 

Ke Pesisir bisa juga ditempuh dengan Speed Boad
kecepatan tinggi dari Padang 

Bisa berlabuh di Pulau Cingkuk atau di dermaga
Inderapura 

   

Orang Kerinci pun ramai datang ke Pesisir 

Bandar Udara dibangun di daerah Kambang 

Sehingga mempermudah orang datang darimana saja 

Sebentar lagi mungkin akan dibangun jalur kereta api
di sepanjang Pesisir 

   

Para perantau Pesisir banyak yang menanamkan modalnya
di kampung sendiri 

Penduduk Pesisir bertambah 

Baik oleh orang asing maupun perantau Pesisir yang
pulang 

Begitu pula orang luar Pesisir datang ke Pesisir 

   

Ibukota Pesisir dipindah ke Kambang 

Tapi Painan tetap menjadi kota yang menarik untuk
dikunjungi 

Di Surantih dibangun Rumah Gadang Banda Sapuluh 

   

Saat itu Pesisir benar-benar jaya 

Banyak industri di bidang pertanian, perikanan,
perkebunan dan peternakan berkembang. 

   

Mungkin entah tiada lagi kita 

Di waktu Pesisir mencapai kondisi seperti itu 

Karena saat ini sungguh sangat jauh beda antara
kenyataan dengan impian 

Sekarang, namanya juga mimpi........ 

   

Banda Sapuluh, 23 Februari 2020 

   



 



-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe




      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke