Waalaikumsalam ww Sanak Muzirman dan para sanak sa palanta, Syukur Alhamdulillah, dalam suasana gencarnya lobby SBY untuk memperoleh dukungan dalam kasus Bank Century -- sering dengan iming-iming jabatan dan ancaman reshuffle kabinet -- masih ada tokoh nasional yang punya keberanian moral untuk berkata 'tidak'. Bahwa beliau adalah seorang Minangkabau, membuat kita ikut bangga. Btw saya semakin heran dengan SBY ini: dalam pemberantasan korupsi yang secara formal dijadikannya salah satu program kabinet, kok dalam tindakan beliau lebih banyak menekan mereka yang anti korupsi: 1) memberhentikan Bibit dan Hamzah; 2) mempertanyakan wewenang KPK; 3) melobi semua fihak yang bersuara keras untuk membuka rahasia kasus Bank Century;4) liwat Amir Syarifuddin mengancam reshuffle kabinet dan membuat garis batas kawan lawan; 4) membiarkan Ruhut Sitompul dengan gayanya yang khas melakukan berbagai taktik serangan di Pansus Bank Century. Entah taktik apa lagi yang akan beliau lancarkan menjelang tanggal 2 Maret besok. Bukankah seluruhnya itu justru akan merusak citra diri yang justru menjadi kepedulian beliau ?
Wassalam, Saafroedin Bahar (Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) --- On Thu, 2/25/10, Muzirman -- <[email protected]> wrote: From: Muzirman -- <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] APO KATO mamak , GURU BANGSA, Buya Syafif Maarif,.. To: [email protected], "rantaunet" <[email protected]>, "MuzIrman" <[email protected]> Date: Thursday, February 25, 2010, 2:26 AM ASSwRWb, Satu satu tapi pasti dan terkesan, buya Syafeii mengeluarkan pendapatnya, ttg kasus Bank Century, semoga tetap menjadi inspirasi awak basamo sbgmn pemeo "perutnya "urang awak tidak hanya nasi kata seorang teman', {WALau tidak semua nya dmk},..penolakan Buya terhadap undangan Presiden menuinjukkan "alun bakilek ala bakalam, kilek baliuang la kakaki, kilek camin la ka mato". Semoga Buya selalu memberi inspirasi bg anak bangsa semua, Wass. Muzirman Tanjung -------------------------------------------------------------------------------------------------------- Diminta Jumpa Presiden, Buya Syafii Janjikan setelah Kasus Century Tuntas Kamis, 25 Februari 2010 00:54 WIB Penulis : Akhmad Mustain Buya Syafii (kiri)--ANTARA/Ari Bowo Sucipto JAKARTA--MI: Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif menyatakan bersedia bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setelah semua persoalan Kasus Bank Century selesai. Syafii membenarkan pertemuannya dengan Dua staf khusus presiden Andi Arief (staf khusus bidang bencana) dan Velix Wanggai (bidang pembangunan daerah dan otonomi daerah) Selasa (23/2) malam di Hotel Darmawangsa Jakarta Selatan. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut kedua staf khusus presiden tersebut membicarakan berbagai macam persoalan dan salah satunya kasus Bank Century. "Ya kami melakukan silaturahmi biasa. Kami ngobrol banyak hal, soal century juga," kata lelaki yang akrab dipanggil Buya ini kepada Media Indonesia di Jakarta, Rabu (24/2). Syafii juga membenarkan bahwa Staf Khusus Presiden tersebut juga mengajak untuk bertemu dengan SBY. "Iya diajak bertemu Presiden, namun saya menyatakan bahwa itu gampang. Nanti sajalah setelah persoalan Century selesai. Saya juga bilang, tapi inisiatifnya bukan dari saya," kata Syafii menirukan jawabanya ketika menjawab ajakan staf khusus Presiden. Syafii juga menjelaskan alasannya menolak pertemuan dengan SBY tersebut. Dikatakannya, selain sebagai Presiden, SBY juga merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. "Kita tahu SBY juga merupakan pembina partai yang sudah kita ketahui sikapnya," katanya. Syafii juga mengatakan sikapnya sudah kukuh terkait dengan Century. Kasus ini harus diungkap habis. Bila bersedia bertemu SBY, sikap Syafii bisa ditafsirkan sebagai inkonsistensi. (ST/OL-03) -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
