Assalamualaikum w.w. Bung Andiko dan para sanak sa palanta,Syukur Alhamdulillah, pucuk dicinta ulam tiba. Apa yang baru kita mimpikan sekarang sudah mulai menjadi kenyataan. Tantangan yang perlu kita jawab: apa persiapan kita -- orang Minangkabau -- untuk memanfaatkan peluang itu untuk kemajuan anak cucu kita ? Atau akan kita biarkan pengusaha dari luar daerah untuk menikmati hasil-hasilnya, dan kita cukup menjadi penonton saja ? Atau kita siapkan sejak sekarang, berkecil-kecil dahulu,sebuah lembaga untuk memanfaatkan laut sebagai pusaka tinggi Minangkabau, katakanlah sebuah Akademi Maritim Minangkabau, atau apapun namanya nanti ?
Wassalam, Saafroedin Bahar(Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) --- On Fri, 3/5/10, andi ko <[email protected]> wrote: From: andi ko <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Bungus Akan Jadi Sentra Tuna Wilayah Barat To: [email protected] Date: Friday, March 5, 2010, 11:13 PM Bungus Akan Jadi Sentra Tuna Wilayah Barat PadangKini.com | Kamis, 04/03/2010, 14:42 WIB PADANG--Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhamad meresmikan Stasiun Pengisian BBM Nelayan (SPBN) dan gedung prosesing tuna di Pelabuhan Bungus, Sumatera Barat, Rabu (03/03/2010) malam. Peresmian kedua fasilitas tersebut untuk mewujudkan Pelabuhan Bungus menjadi sentra tuna di Indonesia Wilayah Barat. Berdasarkan data Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, produksi penangkapan tuna di Sumatera Barat meningkat setiap tahun. Pada 2007, ekspor tuna hnya 6,58 ton, meningkat tahun 2008 menjadi 346,11 ton dan 720,67 ton pada 2009. "Saat ini produksi tangkapan tuna di Sumbar baru setengahnya karena keterbatasan, jika semua fasilitas bisa ditingkatkan maka ekspor tuna di Sumbar bisa tiga kali seminggu, dari sekarang yang hanya satu kali seminggu," kata Fadel kepada wartawan. Yang menjadi hambatan untuk peningkatan ekspor tuna di Sumbar adalah daya tangkap yang masih kurang. Penyebabnya karena kapal nelayan di Sumbar baru berkapasitas tertinggi 30 GT, sehingga daya angkut dan daya jelajahnya terbatas. "Karena itu Presiden sudah setuju untuk memberikan bantuan 1.000 unit kapal berkapasitas diatas 30 GT pada 2011 untuk seluruh Indonesia, jatah untuk Sumbar, tergantung tingkat produksi dan sumber daya ikannya," kata Fadel. Selain bantuan kapal tangkap berkapasitas besar, pemerintah juga akan meminta Pertamina menaikkan kuota BBM nelayan se-Indonesia dari 1,5 juta ton menjadi 2,5 juta ton sehingga kebutuhan terpenuhi. (w/o) -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
