Jepe, Tadi lah ambo baco pulo di http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/03/08/BHS/mbm.20100308.BHS132899.id.html
Memang begitulah mungkin perbedaan bahasa. Di film pun acok penterjemah "main potong" menterjemahkan I menjadi ibu (karena yang berbicara itu seorang ibu), atau He menjadi ayah (karena mereka sedang menbicarakan tentang ayah). Kalau manuruik ambo, biarkan saja apa adanya. Tapi kalau memang penulis itu ingin memperkenalkan pembedaan jenis kelamin Dia dan Ia, bisa saja, dengan cara sering2 menulis atau berpidato, lama2 orang akan mengikuti (mungkin). Tapi kalau dia mengusulkan, mengusul kepada siapa? Riri 2010/3/8 <[email protected]> > Dunsanak Palanta RN > > Sekedar berbagi info saja > > Barusan saya baca Tempo edisi 8-14 Maret, hal 82 kolom Bahasa yang berjudul > "Dia dan Ia" penulis Zaim Rofiqi > > Intinya saya kutipkan > > ....Penulis mengusulkan agar kita mulai memberikan makna baru pada kedua > penanda ini : dia=orang ketiga perempuan (sama dengan she), ia =orang ketiga > laki-laki (sama dengan he) > > Jadi jika saya perhatikan banyak juga tulisan ada yang memakai Dia atau Ia > nampaknya sudah ada yang membedakannya, kalau dulu2. Umumnya "Dia" saja > > Itu saja, semoga bermanfaat atau ada sanak2 yang ahli bahasa bisa > menjelaskan lebih dalam lagi > > Wass-Jepe > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > -- > . > Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat > lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe > -- Riri Chaidir Bekasi, L, 47 -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
