Sanak yth.
Ambo tambah saketek babarapo bahan. Kalau Minangkabau sendiri era kolonialisasi 
baru dimulai tahun 1821, jadi saabad labiah saketek. Maso sabalun itu wilayah 
pesisir barado dalam proteksi Kesultanan Aceh, sarato penguasaan silih berganti 
pado babarapo kawasan pelabuhan. Minangkabau indak mamiliki pertahanan laut, 
antah kalau ado informasi lain.
Satantang Cornelis de Houtman, sajak partamo adolah malintasi pesisir barat 
Sumatera, karono Selat Malaka pado maso itu dikuasai Portugis. Jadi pelayaran 
Balando 1596 sampai Treaty of London agak hati adolah selalu melintasi pantai 
barat, dek karono itu kota-kota di pantai barat maso itu cukuik bakambang. Nan 
3,5 abad itu adolah Maluku dan Jawa.
 
Wassalam,
-datuk endang

1
 
Ideologi kolonialisme adalah god-gold-glory. Tafsiran awal :
idealisme/ideologi-keunggulan ekonomi-kejayaan. Memang motivasi
kolonialisme adalah ekonomi, ekonomi, dan ekonomi.

Khasiat cengkeh merebak di Barat pada abad pertengahan, sebagai
obat, penghangat, makanan, hingga perangsang gairah seks, memacu
semangat mencari tahu hingga ke hulu. Pasar Timur Tengah tidak
cukup, sehingga Portugis masuk ke Malaka 1509. Disini pun yang
diperoleh hanya level distributor, sehingga memacu semangat
pelayaran"jalan rempah" untuk mencari sebuah tempat yang bernama
Malucho.

Pelayaran 1512 dipimpin Antonio d'Abreu dan Ferdinan Magellan serta
Fransisco Serrao hanya membuahkan pertemuan dengan pantai Lonthor di
kepulauan Banda. Di Banda mereka hanya menemukan pala. Tidak tahu
bagaimana perjalanan Fransisco Serrao hingga sampai ke Ternate, dan
berakhir tragis.

Pelayaran 1521 merupakan pelayaran Spanyol yang simpatik dan
berlabuh di Tidore. Tapi dari pelayaran ini cengkeh berhasil
diangkut langsung ke Eropah dan menjadi penemuan yang menggemparkan
hingga seabad kemudian. Cukup hebat Portugis dan Spanyol
menyembunyikan jalan rempah ini dalam kurun waktu yang lama.

Tahun 1596 Cornelis de Houtman dari Belanda hanya sampai di Banten,
untuk meretas jalan rempah. Ini pun sebuah penemuan besar bagi
Belanda. Perusahaan dagang dibentuk, VOC, dalam 3 tahun nilai saham
meningkat 3 kali lipat, dan dalam 1 abad nilai saham meningkat
1260%. Baru pada tahun 1605 Belanda sampai ke Ambon dan Ternate.
Selanjutnya adalah politik monopoli, sub-ordinasi, kolonialisme, dan
imprealisme. Instrumen yang digunakan di antaranya ekstirpasi,
devide et impera, hingga pelayaran hongi kora-kora. God-gold-glory-
gaspel.
 
2
 
Sebuah buku baru ditemukan kemarin di Ternate, “Jejak Portugis di Maluku 
Utara”, karya sejarawan lokal Irza Arnyta Djafaar. Cukup menyentuh bila 
sejarawan muda itu belum sempat menyaksikan penerbitan bukunya yang dalam satu 
bulan sudah naik cetak dua kali, karena keburu dijemput oleh Yang Maha Kuasa 
(22 Agustus 2006). Saya menilai buku ini merupakan karya yang bagus, terutama 
Irza sebelumnya sempat melakukan riset di Portugis selama satu bulan. Saya 
cuplik sedikit saja dari buku tersebut dengan menghormati hak cipta berada pada 
Muhammad Kaitzar Darrel Arturo, putra tunggal Irza.
 
Kiranya ajaran Copernicus dan Galileo yang menyatakan bumi ini bulat telah 
mendorong terutama pelaut-pelaut Spanyol dan Portugis untuk berlayar mengarungi 
samudera mencari daerah baru. Hal lain yang mendorong adalah kisah perjalanan 
Marco Polo, seorang saudagar dari Venesia, ke negeri Cina (1271-1292) yang 
menuliskan kisahnya dalam buku ‘Imago Mundi’ (keajaiban dunia) yang dibaca oleh 
banyak orang.
 
Pada pertengahan abad ke-15 pelaut-pelaut Portugis telah menjelajahi pantai 
barat Afrika, dan pada tahun 1486 Bartholomeus Diaz telah mencapai ujung Afrika 
Selatan, yaitu Tanjung Topan, selanjutnya disebut Tanjung Pengharapan. Seorang 
pelaut Portugis yang menetap di Spanyol, Christophorus Columbus, pada tahun 
1492 mengajukan permohonan untuk berlayar ke arah barat mengarungi Samudera 
Atlantik, yang akhirnya sampai di benua baru Amerika. Sejak saat itu dimulailah 
era baru dalam sejarah penjelajahan samudera dan penemuan-penemuan negeri baru. 
Semua usaha itu hanyalah untuk mencari jalan dan menemukan sendiri jalan lain 
menuju ke dunia Timur (Hindia).
 
Pada tahun 1498 setelah berlayar selama 6 bulan, Vasco da Gama berhasil 
mencapai India dan mendirikan kantor dagang di Calicuta (Goa) yang merupakan 
kota Portugis pertama di India. Pada tahun 1511 d’Albuquerque berhasil merebut 
kota Malaka, yang merupakan urat nadi perdagangan dan pelayaran dunia masa itu. 
Pada tahun 1512 kapal-kapal Portugis telah sampai di bandar-bandar Maluku, 
terutama Ternate dan Tidore. Dari daerah ini kapal-kapal Portugis kembali ke 
Eropah dengan penuh muatan harta, terutama cengkeh, pala, dan kayu manis.
 
Mengikuti jejak Columbus, Ferdinand Magellan (1480-1521) berusaha mencari jalan 
ke dunia Timur melalui arah barat. Pada tanggal 10 Agustus 1519 Magellan 
meninggalkan Spanyol dengan armada ekspedisi terdiri dari 5 kapal layar dengan 
persiapan peralatan yang sebaik mungkin. Magellan disertai oleh Kapten Juan 
Sebastian del Cano dan seorang sastrawan dari Italia, Pigafetta. Rombongan ini 
merupakan ekspedisi keliling dunia yang pertama kalinya bagi umat manusia. 
Dalam teorinya, Magellan berpandangan bahwa di ujung selatan benua baru Amerika 
terdapat sebuah selat yang menghubungkan Lautan Atlantik dengan lautan seberang 
benua baru itu. Dari sana orang akan sampai pula ke pulau pusat rempah-rempah 
yang mereka dambakan, yang ternyata bukan Hindia melainkan Kepulauan Maluku. 
Dari Maluku ini Magellan merencanakan pulang ke Spanyol melalui jalur pelayaran 
Timur yang sudah dikenal yaitu melalui Tanjung Harapan di Afrika Selatan.
 
Dalam usaha menemukan selat yang menghubungkan ke dua lautan itu mereka banyak 
tersesat memasuki muara-muara sungai di Amerika Selatan. Musim dingin yang 
melanda, persediaan makanan dan minuman di kapal yang sudah habis, pakaian 
tebal yang tidak mencukupi, namun akhirnya mereka sampai juga di ujung benua 
Amerika Selatan.
 
Dari ‘selat Magellan’ yang sempit itu akhirnya mereka menemukan perairan baru 
yang amat luas; lautnya kelihatan tenang dan airnya biru pekat. Rupanya 
ketenangan ini sungguh mengesankan Magellan, dan kemudian menyebut lautan ini 
sebagai Samudera Pasifik, artinya samudera yang damai dan tenang. Sekalipun 
dalam kenyataannya tidaklah demikian.
 
Untuk menyeberangi Lautan Teduh ini mereka terpaksa berlayar selama 99 hari 
tanpa melihat daratan. Tidak ada kesempatan menambah bahan makanan dan air 
tawar. Berbagai macam penyakit menimpa awak kapal, korban yang tewas banyak 
sekali. Penderitaan mereka tiada terperikan.
 
Pada tahun 1521 mereka berhasil mencapai Kepulauan Massava di Filipina, dan 
inilah tempat pertama yang dikunjungi orang Spanyol di seberang Pasifik. 
Setelah menyampaikan misi 3G, mereka meneruskan pelayaran ke Pulau Cebu. Raja 
Cebu berhasil membujuk Magellan untuk menyerang orang-orang Mactan yang 
merupakan seterunya. Dalam pertempuran di Mactan, Magellan gugur bersama dengan 
beberapa pelaut Spanyol lainnya. Akibat peristiwa ini mereka bergegas 
meninggalkan Filipina dibawah pimpinan Juan Sebastian del Cano.
Dari Maluku mereka banyak mengangkut rempah-rempah dan terus kembali ke Spanyol 
tanpa menempuh jalur India, melainkan langsung ke Tanjung Harapan dan tahun 
1522 sampai kembali di Spanyol. Setelah mengembara selama tiga tahun, awak 
kapal yang semula berjumlah 265 orang tinggal tersisa 17 orang. Semua tiba 
dalam keadaan payah. Ekspedisi Magellan-del Cano telah berhasil membuktikan 
bahwa perjalanan ke arah Barat dapat diakhiri dengan pulang dari Timur. Raja 
Spanyol menghormati mereka dengan penuh kebesaran.
 
Beberapa catatan sejarah lain telah diungkap oleh Irza dengan baik, termasuk 
sejarah-sejarah benteng dan artifak lainnya serta kuliner dan peninggalan 
kesenian lainnya. Sekali waktu akan coba saya sandingkan dengan buku ”Pengaruh 
Portugis di Indonesia” karya Antonio Pinto da Franca (2000) yang telah saya 
temukan di Kupang beberapa tahun yang lalu.
Terdapat cukup banyak benteng Portugis di Maluku Utara, juga benteng Spanyol 
dan benteng Belanda. Benteng Kastela (Santo Paolo) didirikan pada tahun 1522 
oleh Gubjen Antonio de Barito. Cukup banyak kisah mengenai benteng ini 
dibandingkan benteng-benteng yang lain, termasuk dibunuhnya Sultan Khairun 
ayahanda Sultan Baabullah atas perintah Gubjen Lopes de Mosquita pada tahun 
1570.
 

--- On Sat, 3/13/10, Eri Bagindo Rajo <[email protected]> wrote:






Pak AI, unsur penjajahan ISLAM di seantero eropa selama beberapa ABAD, mungkin 
juga jadi pencetus negara negara KATOLIK dan Eropa menjajah ke TIMUR ... 





Dari: Abraham Ilyas <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sab, 13 Maret, 2010 07:54:14
Judul: Re: [...@ntau-net] Tahukah Anda!!!!.Indonesia Di Jajah Selama 3.5 Abad 
Karena Sebuah Buku

Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. 
Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten 
inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis

Malin Marajo yth. sarato dunsanak di palanta.

Kalau tahun 1595 buku nan ditulis oleh Jan Huygen van Linshoten telah membawa 
para pedagang Belanda untuk mencari sendiri jalur pelayaran ke Timur, di lain 
pihak pada saat bersamaan sultan sultan di kepulauan Nusantara alun ado nan 
meninggalkan buku buku panduan nan sarupo itu. 

Tujuan kedatangan Belanda memang berbeda dengan tujuan kedatangan Spanyol dan 
Portugis ke Nusantara. Tujuan kedatangan Spanyol dan Portugis iolah untuak 
menjatah bumi sesuai dengan empat penjuru mata angin.

Tahu di nan empat penjuru mata angin

1. Timur
2. Barat
3. Utara
4. Selatan











Agar wawasan jadi luas
Empat penjuru angin dipelajari
Utara Selatan ikuti kompas
Timur Barat lintasan matahari
Kalau disebut orang Timur
Budayanya tua sangat sopan
Senang bekerja sambil tafakur 
Hidup di dunia ingat Tuhan
Orang Timur condong ke rasa
Ditimbang budi saat bergaul
Orang Barat pakai periksa
Sulit percaya pada takhayul
Adat kebiasaan orang Barat
Banyak yang bebas, ada yang tertib
Selalu memeriksa setiap saat
Dari yang nyata sampai gaib
Senang mengembara, rajin meneliti
Dari bumi sampai angkasa
Tak terpedaya benda yang sakti
Setiap kejadian diukur dianalisa
Gaya Barat tak usah ditiru
Tanpa menikah satu rumah
Tiada sedikit rasa malu
Seperti ..................
Di depan umum berani telanjang
Pamer tubuh buka aurat
Menjual kecantikan karena uang
Lalu bekerja di tempat maksiat
Timur adalah Timur, Barat adalah Barat
Itulah ucapan Tuan Kipling* 
Tak mungkin ia bersatu sifat
Walau globalisasi jadi connecting
 Penjuru angin disalahgunakan
Menjatah bumi, dibagi dua
Katanya perintah suruhan Tuhan
Rakyat dibunuh, harta dibawa
Barat Spanyol, Timur Portugis
Dalam ucapan fatwa Tordessilas 
Adat perilaku penjajah najis
Seperti sifat binatang buas
Ketika agama diberi kuasa 
Muncul pikiran sangat konyol
Fatwa diperbarui di Saragosa 
Selatan Portugis, Utara Spanyol
Akibat fatwa sangatlah ironis 
Budaya pribumi langsung hilang
Banyak penduduk jadi pengemis
Hidup sengsara sangat malang
Karena dendam tak kunjung henti 
Memburu muslim ke semua tempat
Perang salib delapan kali
10.95 sampai 12.5 empatTh. 1494, Paus pemimpin agama Katholik menetapkan Garis 
Tordessilas yang membagi dunia menjadi dua.
Sebelah barat untuk penjajah Spanyol dan sebelah timur untuk Portugis.

Th. 1528, Garis Tordessilas diganti dengan Garis Saragosa yang menetapkan 
jajahan sebelah utara khatulistiwa untuk Spanyol (Philipina, Mexixo dll) dan 
sebelah selatan untuk Portugis (Timor, Brazillia dsb.) 

* Rudyard Kipling (1865 - 1936), lahir di India

Abraham Ilyas
www.nagari.org



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke