2010/3/15 Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> > > Assalamualaikum ww para sanak sa palanta, >
Wa'alaykumus salaam warahmatullahi wabarakaatuh, > Saya teruskan berita dari pakguruonline ini. Saya langsung teringat pada > berita lain: di Aceh polisi syariah memperkosa; > di Bukit Tinggi -- pusat Ranah Minang yang ber-ABS SBK -- terbukti ada 140 > orang penderita HIV/AIDS; dan kini di > Madura, bentengnya NU, perselingkuhan dan perceraian meningkat, khabarnya > gara-gara Face Book. > Persoalannya : gejala apakah ini ? Bagaimana mencegah dan menanggulanginya ? > Pak Saaf, sebelumnya masalah penderita HIV/AIDS tentu perlu dilihat sebabnya, karena HIV/AIDS bukan hanya ditularkan melalui jalur-jalur yang asusila. Namun secara umum, saya rasa hal-hal tersebut hanya menampakkan sesuatu yang sudah berlangsung sejak lama, yakni agama bukan lagi hal yang dianggap penting di negeri kita. Contoh lainnya adalah penolakan terhadap fatwa haram rokok dengan alasan ekonomi padahal keburukan merokok sudah diketahui banyak orang. Islam adalah satu paket panduan, sehingga ketika hanya diambil sepotong-potong, tentu tidak ada jaminan akan mencapai tujuannya. Jadi memang kita perlu introspeksi untuk mengukur sejauh mana kita telah berserah diri kepada ketentuan yang datang dari Allah Ta'ala, karena itulah inti seorang muslim. Kita dapat mengklaim bahwa kita beriman dan mencintai Allah dan Rasul-Nya, tapi pada akhirnya yang diukur bukan hanya perkataan, namun juga sudahkan keyakinan dan perbuatan, penampakan luar maupun dalam sudah sesuai bagi seorang mukmin? Wabillahit taufiq. -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
