BEDA
SUKU

 

Kakekku
yang berpoligami

Memiliki
anak yang berbeda-beda sukunya

Suku
anak-anaknya

Tergantung
suku ibunya

Walau
anak-anak berbeda suku

Dari
Nagari yang berbeda pula

Namun
mereka bisa bersatu

Karena
sering bertemu 

Mungkin
bertemu di rumah bako

Atau
bertemu di rumah nenek 

Yang
sedang dapat giliran

Atau
ditempat lainnya yang mungkin

 

Perbedaan
suku tersebut

Tak
menjadi masalah 

Diantara
ayah dan anak 

Terutama
bagi anak laki-laki

Karena
selama ini

Dalam
pergaulan sehari-hari

Orang
Minang bersikap egaliter

Tak
ada suku yang lebih istimewa

Dari
suku lainnya

 

Kalau
merantaupun

Orang
Minang jarang berkoloni

Umumnya
mereka mampu menyesuaikan diri

Seperti
yang dianjurkan orang tua

“Masuk
kekandang kambing membebek

Masuk
kekandang harimau mengaum”

 

Aku
sedih mendengar cerita teman

Kakeknya
yang berpoligami

Tak
kunjung mampu 

Menyatukan
anak-anak yang lain ibu

Sang
ibu saling cemburu

Kalau
bertemu

Sang
ibu juga tak mau

Menerima
anak suaminya dari madunya

Celakanya
lagi

Rumah
gadang yang dimiliki bako kakeknya

Sudah
porak poranda karena sengketa

Prahara
yang tertulis dalam sejarah keluarga

Yang
tak mungkin terhapus ditelan masa

 

Kakek
sering berkata, kata temanku

“Harta
pusaka yang jadi sengketa

Penyebab
anak-anak tak berbako

Tanpa
bako

Siapa
yang akan menyatukan

Anak-anak
yang berlain ibu

Sekarang
lihatlah

Anak-anakku
 yang berlain ibu

Tak
mengenal satu dengan yang lain

Padahal
mereka sedarah

Apa
yang harus kakek lakukan?”

 

Aku
tatap temanku

Sambil
menggelang

Tapi
aku teringat dan berkata

“Kan
ada facebook 

Ajarkan
saja  kakek berinternet”

 

Bengkulu,
15 Maret 2010

 

 

Hanifah
Damanhuri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 




      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke