C I N O   B U T OOleh : K Suheimi  Saya teringat di kampung saya ada istilah 
Cino Buto. Gelar itu di berikan pada lelaki yg sudah tua renta  dan dalam 
keadaan seksnya sudah tak ada. Orang tua ini dijadikan  utk penghapus talak 
tiga. Bila sang suami telah cerai 3 kali, kemudian ingin kembali lagi kepada 
istrinya, lalu di cari cino buto dg perjanjian kawin atau nikah semalam saja, 
esoknya di ceraikan lagi, dan di pesan agar mereka tak melakukan pergaulan 
suami istri. Orang tua renta ini untuk jasanya itu di beri uang. Kemudian 
setelah habis masa iddah, perempuan ini kawin kembali dengan bekas suami yg 
telah menceraikannya tiga  kali. Dalam hati saya selalu bertanya, bukankah ini 
suatu akal-akalan saja, suatu cara untuk mensyahkan  rujuk mereka kembali. 
Adakah perbuatan ini di benarkan oleh agama Islam?Lalu saya coba mencari 
artikel-artikel yg berkaitan dengan Cino Buto, agar pembaca dapat memahami 
persoalan Cino buto  yg sering terjadi didaerah
kita. Dari buku Anas Nafis saya baca Cino buto.  Cina buta.  Ada  juga yang 
menyebut Cindua buto atau Paapuih  talak-  Penghapus talak.  Muhalil,   orang  
yang  menikah  semalam   saja   dengan   perempuan   yang  telah  tiga  kali  
dicerai   suaminya.   Maksudnya  agar  mantan  suami itu  dapat  menikah  lagi 
  dengan sang perempuan
(Ar) orang yang nikah dengan perempuan yang telah tiga kali ditalak suaminya, 
sesudah itu diceraikannya supaya perempuan itu dapat kawin lagi dengan bekas 
suaminya yang terdahulu
 
Talak1-Rujuk semula dlm edah(tak perlu nikah)
Talak2-Rujuk semula dlm edah(tak perlu nikah)
Talak3---Tak Boleh rujuk dan tak boleh nikah.

Jika pertama kali suami mengucapkan talak tanpa disebutkan nombor cth "Aku 
ceraikan kau" maka jatuh talak satu.
kemudian rujuk
lepas tu suami mengucapkan talak lagi tanpa disebutkan nombor cth "Aku ceraikan 
kau" maka jatuh talak dua.
kemudian rujuk
lepas tu suami mengucapkan talak lagi tanpa disebutkan nombor cth "Aku ceraikan 
kau" maka jatuh talak tiga.
Maka habislah ikatan suami isteri tu tadi.
-------------
Jika pertama kali suami mengucapkan talak, terus talak 3, maka sama seperti 
telah mengucapkan 3 kali talak.
"Aku ceraikan kau talak3"

Hanya boleh nikah semula jika dan hanya jika bekas istri telah nikah dgn lelaki 
lain dan telah bersama, serta telah diceraikan oleh suami kedua tadi dan telah 
habis edahnya.

setelah habis edahnya maka bolehlah perempuan tadi bernikah dgn suami pertama. 
Dan talak yg ada untuk pernikahan kedua ini adalah sama spt mula2 berkawin. 3 
talak.

(ini pandangan saya)
Sbb itu utk selamat jika sudah tertalak 2, baik biar edah berlalu. Jgn rujuk. 
Lepas tu nikah semula.
Jika sudah bernikah, peluang utk talak ialah 3kali(Pernah jadi kat sedara camni)
 
 
Kawin cina buta iaitu seseorang lelaki mengawini perempuan yang telah ditalak 
tiga kali oleh suaminya setelah habis masa iddahnya ia berkawin dengan wanita 
tersebut kemudian mentalaknya dengan tujuan agar bekas suaminya yang pertama 
dapat kawin dengan dia kembali. Kawin semacam ini termasuk dosa besar dan 
mungkar yang diharamkan oleh Allah dan orang yang melakukannya mendapat laknat 
daripada Allah SWT. 
    Daripada Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda maksudnya: "Allah melaknat 
muhallil (yang kawin cina buta) dan muhallalnya (bekas suami yang menyuruh 
orang menjadi muhalil) (Riwayah Ahmad) 
Setelah saya baca hadits Nabi ini saya tercenung. Kalau begitu yg di lakukan 
orang kampung saya tentang Cino Buto  adalah melakukan satu perbuatan yg di 
laknat oleh Allah
Saya ngeri kalau kampung kita dilaknat oleh Allah, kerna banyak 
perbuatan-perbuatan maksiat lain juga dengan enteng dilakukan
Kalau Allah melaknat jadilah negeri itu terkutuk dan saya takut akan hal ini
Saya tulis tulisan ini agar kita segera minta ampun dan bertobat, ternyata 
banyak perbuatan maksiat dan perbuatan yg membuat Allah marah telah kita 
lakukan baik di sengaja  atau karena ke tidak tahuan
Ya Allah ampuni hambamu in dan segenap orang kampung tempat aku di lahirkan dan 
di besarkan  Amin.
Untuk itu saya teringat akan sebuah Firman suciNya dalam Al Qur"an 
 
Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang 
saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi Patutkah 
(pula) Kami menganggap orang-orang yang bertaqwa sama dengan orang-orang yang 
berbuat maksiat (QS. 38:28)
 
Pekan Baru 15 Juli 2009 

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke