Dunsanak nan ado disalapan panjuru angin nan ambo hormati
Bia ndak kusuik bana kaniang, melah wak baco Ota-Ota Tangguang (OOT) ko
Gentleman oleh ZulTan
Selly,
seorang sekretaris, senang sekali ketika diminta menemani Bossnya keluar kota 
untuk sebuah
perjalanan dinas selama beberapa hari.  Inilah saat yang
ditunggu-tunggunya sejak lama.  Perempuan mana sih yang tidak akan tergoda 
dengan sosok Bossnya ini. 
Selain keren, wangi, tinggi, gagah, rona six pack-nya akan membayang
bila sedang mengenakan t-shirt, dan yang lebih penting kaya banget boo…
tapi sayang sudah berkeluarga.

Menjelang
keberangkatan sore ini, Selly sengaja minta ijin tidak masuk kantor untuk
persiapan.  Sejak pagi Selly sibuk mempersiapkan diri pergi ke luxurious
spa dan mengambil fully perfect treatment seperti aromatic salt rub,
hydrating mask, dan diakhiri dengan mandi lilin.  Tidak cukup sampai
disitu, Selly juga memerlukan menicure, pedicure, beli baju baru, mini
skirt dress, underware, sepatu high hill, dlsb.  Tak
ketinggalan beli wet shine lip gloss,
agar terlihat segar sepanjang hari.  Selly
ingin tampak cantik di depan para relasi perusahaan terutama dimata Boss yang
menjadi idolanya.  

“You
look pretty,” sapaan pertama Bossnya ketika bertemu di bandara.  Selly
berbunga-bunga.  Sesampainya di hotel, “naas” hanya tersedia satu kamar
dengan queen bed yang terlalu sempit untuk berdua bagi yang bukan suami
istri.  Selly sengaja tidak reservasi karena dia pikir toh bukan high
season.  Tapi dia lupa karena ini menjelang weekend dan Bali adalah tempat 
turis mangkal dari seluruh dunia.

”Gimana
Sel, hanya ada satu kamar,” Boss seakan meminta pendapat Selly.

”Ga apa-apa pak, nanti saya tidur di sofa
saja, lagian mau cari kemana udah malam gini” saran Selly.

Ternyata Bossnya baik hati dan tidak
membiarkan Selly tidur di sofa; malah menawarkan tidur di sisinya.

Malam itu, setalah berganti gaun tidur
warna ungu muda, Selly gelisah.   Semakin dia berusaha memejamkan
matanya semakin sulit pula dia untuk tertidur.  Dia yakin, Bossnya pun
demikian.  Tak ada suara mendengkur.  Suhu ruangan terlalu dingin
bagi Selly, sedingin Boss yang memunggunginya.  Selimut yang digunakan berdua 
ini tidak cukup untuk
membangkitkan rasa hangat di tubuh Selly.  Selly tidak tahan.

”Paaak,” ujarnya takut-takut.

”Eh, kamu Sel, belum tidur?”

”Belum, Pak.  Saya
kedinginan!”

”Terus?”

”Bisa tolong pak, AC-nya dimatiin?”

Tombol AC memang ada dalam jangkauan Boss
di nakas yang ada di sisinya.

“Sebelum AC dimatiin, mau ga kamu berperan
sebagai istri saya malam ini dan memanggil saya Mas?”

“Oh God, akhirnya....” sorak Selly
dalam hati, “doaku terkabul! Ya, ampun..... unbelievable.”

“Ma.. mau Mas,” kata Selly berpura-pura
gagap, takutnya mendadak sirna.

“Kalau begitu matikan sendiri!  Istri
saya biasa melakukannya sendiri.”

 

Wassalam,

ZulTan

L, 49+, Bogor


      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke