Dear Kozok,
Terima kasih atas jawabannya, saya teruskan juga ke milis. Menarik temuan anda 
tentang Adityawarman, dan saya kira akan menggemparkan. Selain penokohan 
Adityawarman di Majapahit, Melayu, dan Minangkabau, sebaiknya juga dapat 
memeriksa di Bali; karena saya dengar di sana Adityawarman lebih populer 
dibandingkan Gajah Mada.
Kapan waktu kita bisa bertemu.
 
Salam,
 
-datuk endang


--- On Fri, 3/19/10, Uli Kozok <[email protected]> wrote:


Yth Datuk Endang,
Memang sayang kita belum jadi bertemu, pasti banyak hal yang dpat 
diperbincangkan. Setelah berulang-ulang membaca sumber sejarah Malayu saya tiba 
pada kesimpulan bahwa Adityawarman bukan raja yang sungguh luar biasa 
sebagaimana ia cenderung digambarkan. Tampaknya Malayu sudah menyatakan dirinya 
merdeka jauh sebelum kedatangan Adityawarman, yaitu pada masa Akarendrawarman 
menjadi raja Malayu. Sepertinya bukan Adityawarman yang memindahkan ibukota 
Malayu ke Saruaso melainkan Akardnrawarman. Jadi Aditaywarman bisa membangun 
kerajaannya pada fondasi kokoh yang sudah diletakkan oleh Akarendrawarman. Bisa 
jadi bahwa Akarendrawarman juga pernah tinggal di Jawa, atau malahan dialah 
anaknya Dara Jingga! 


Kita bisa bebas berspekulasi namun belakangan ini interpretasi sejarah  menjadi 
 kaku dan dogmatis dan sumber primer yang seharusnya menjadi acuan utama 
malahan jarang dikaji lagi.


Sekian dan salam,


Uli Kozok







2010/3/9 Datuk Endang <[email protected]>






Sewaktu membaca buku "Naskah Tanjung Tanah" itu saya sudah menangkap keraguan 
Kozok tentang hal itu, yaitu alasan pemindahan pusat kekuasaan dari Muaro Jambi 
ke Dharmasraya, kemudian ke Pagaruyung; kemudian retrospeksi ke Majapahit. Ada 
salah penafsiran Kozok tentang status 'maharaja diraja' dari catatan prasasti 
seperti yang selama ini diyakini arkeolog dan sejarawan. Dan keraguan terbesar 
Kozok saya kira adalah relasi (kemajuan peradaban) Melayu dan Majapahit pada 
masa itu. Beberapa catatan mengenai hal ini dapat dilihat dalam catatan 
sebelumnya:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/77135
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/81815
Saya bisa menerima bila Adityawarman tidak dibesarkan di Majapahit, namun 
posisi 'wreddamantri' dan panglima perang bisa menjelaskan hubungan Melayu dan 
Majapahit waktu itu. Dan kalau ditelusuri lebih jauh adalah posisi Raden Wijaya 
dan Melayu. Misteri lain adalah kembalinya Adityawarman ke Melayu, kemudian 
memindahkan pusat kekuasaannya ke Minangkabau. Banyak pendapat karena masalah 
emas, namun saya sudah mempunyai jawaban sendiri tentang hal ini.
Bila Kozok berkesempatan, dapat mengkaji Tambo Alam Minangkabau, seperti pernah 
saya sarikan:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/message/85006
Dalam curaian Dt. Sidi Bandaro dapat ditangkap posisi Adityawarman dalam 
konstelasi Minangkabau.
Saya berharap banyak kajian Kozok dapat mengurai dan menarik alur sejarah yang 
lebih mendalam dan mengungkap kebenaran. Sayang tahun lalu walau sudah 
dijadwalkan, saya belum berkesempatan bertemu dengan Kozok.
 
Wassalam,
-datuk endang
 
-- 
Dr. Uli Kozok
Associate Professor
Indonesian-Malay Language Program
2540 Maile Way, Spalding 255
Honolulu, HI 96822, USA
Tel: +1.808. 956 7574
Fax: +1.808. 956 5978
http://www.hawaii.edu/indolang
http://bahasa.net/online



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke