Sanak Zultan, Ditunggu nan fresh berikutnya...
Paguno bana malupoan mambaia pajak ko...he..he... aslim ________________________________ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of ZulTan Sent: Friday, March 26, 2010 3:19 PM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] OOT: Psikososial 13 - Wasiat Dunsanak nan salingka bumi, bia nak dingin senek, baa kalau awak mangalai-ngalai sabanta. Seorang anak remaja merasa malu dengan ulah ayahnya yang tengah sekarat di ruang rawat inap sebuah rumah sakit mewah di wilayah Jakarta Selatan. Ayahnya selalu menjelaskan bahwa iya sedang menderita HIV/AIDS kepada setiap orang yang bezoek dan bertanya tentang penyakitnya. Setelah semua tamu pulang, si anak bertanya, "Pah, kenapa sih papa bilang menderita AIDS kepada semua orang? Aku kan jadi malu. Papa kan kanker?" "Anakku," kata sang ayah sambil mengusap rambut anaknya. "Papa ingin mama aman sepeninggal papa nanti, ga ada yang ngawinin!" Wassalam, ZulTan L, 49+, Bogor -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe To unsubscribe from this group, send email to rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words "REMOVE ME" as the subject.
