"PRIOK KU LORO"

 

By : Jepe

 

 

Dalam perjalanan ke Rantau Prapat menuju Kota Pinang sambil menikmati
sebuah lagu lama yang di arensmen begitu apik dan dibawakan dengan vocal
yang dahsyat oleh Titi DJ yang berduet dengan penyanyi  dengan suara
berkuaitas festival Diana "oldcrack" Nasution dalam lagu "Jangan
Biarkan",  ketika pada refrain saya mencoba mengikuti suara mereka

 

Jangan biarkan daku seorang diri

Diriku hanyalah untukmu sayang

Jangan tiggalkan daku sepi sendiri

Cintaku hanyalah untuk sayang

 

Cukup larut saya mendengar alunan lagu yang dibawakan dua penyanyi tanah
air ini dengan kualitas vocal diatas rata-rata dalam album TITI to DIANA
yang dihadiahi istri saya berbentuk sekeping CD untuk menenami dalam
perjalanan ketika melaju membawa mobil atau sekedar menghilangkan
suasana suntuk.

 

Ketika lagi asyik bernyanyi tiba-tiba tanpa saya sadari telah berada
dibelakang sebuah mobil Truk, jalan cukup macet dan mobil antri cukup
panjang dikedua sisi jalan (mungkin di depan ada kecelakaan). Mata saya
tertumbuk pada bagian bak Truk yang bertuliskan kalimat dengan huruf
besar seperti ini

 

'YA ALLAH LINDUNGILAH PRIOK KU INI, PRIOK KU LORO'

 

Menarik kalimat "jeritan" sopir Truk itu, maksudnya PRIOK ini tentunya
Periuk sebuah alat atau wadah memasak nasi atau merebus air, tentunya
dalam kontek kalimat tersebut  ungkapan yang  cukup popular juga oleh
orang minang dengan istilah "Periuk Nasi". Artinya ungkapan ini apa ya ?
tapi begini jika seseorang bilang "nggak berasap periuk nasi di rumah"
itu artinya bisa saja seseorang kehilangan pekerjaan (PHK) atau  lagi
menganggur sehingga tidak sanggup lagi secara ekonomi (nafkah lahir)
menghidupi keluarga 

 

Tapi "Priuk ku loro" ehemmm sebuah ungkapan yang menggelitik saya,
seakan "pedang" kata-kata tersebut menghujam diri saya yang sedang
bertugas diluar kota untuk beberapa lama meninggal anak dan istri di
Pekanbaru. Ini sebuah ungkapan juga bagi orang minang "Dua pariuk nasi"
atau kalau di bahasa Indonesiakan  "Priok ku loro" maupun "Duo Pariuk
Nasi" kira-kira adalah "Periuk nasi saya dua". Bagi orang yang bekerja
dilapangan dalam waktu yang lama seperti saya "dua periuk nasi" tentu
artinya karena tuntutan pekerjaan terpaksa saya harus mengeluarkan biaya
tambahan buat konsumsi dan akomodasi dibandingkan saya bekerja di
Pekanbaru dan setiap harinya bertemu anak serta istri sepulang kerja,
malamnya bisa makan  dan berkumpul bersama bisa juga dikatakan dikatakan
"satu periuk"

 

Tapi Alhamdulillah walau saya bekerja di lapangan meninggalkan keluarga
di Pekanbaru masih tetap "Priuk saya satu" karena perusahaan saya
bekerja menanggung segala konsumsi dan akomodasi  tanpa saya harus
mengeluarkan biaya tambahan yang berakibat seperti ungkapan di truk di
depan mobil  "priok ku loro" 

 

Nah ini dia...saya juga bisa menduga-duga, apakah sopir truk ini
menulis "Priok ku loro" kira-kira artinya Dia mempunyai dua orang istri
menjadi bebannya menafkahi baik secara lahir dan bathin, entahlah.

 

"Priok ku loro" dalam arti punya Istri dua, bagi saya Insya Allah saya
tidak akan menambah lagi cukup "Priok ku siji"  saya bisa menilai diri
saya dari segi apapun dilihat saya sebagai makluk tuhan yang masih lemah
sudah dipastikan "tidak adil" tapi jika mendengar jeritan lagu "Jangan
biarkan" yang dinyanyikan TitiDJ dan Diana Nasution saya berharap
"cintaku hanya untuk sayang" dan itu istri dan anak-anak ku yang setia
menunggu di Pekanbaru.

 

Ketika jalan kembali lancar pada kesempatan pertama saya salib mobil
Truk yang baknya bertuliskan " Ya Allah lindungilah Priok ku, Priok ku
loro". Saya akan memanjatkan doa yang sama seperti yang tertulis penutup
bak  truk itu tapi dengan sedikit modifikasi "Ya Allah lindungilah Priok
ku,  Priok ku Siji

 

Kota Pinang, 29 Maret 2010


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke