Mamanda Syaaf,

Lah sangaik banyak nan Mamanda (SC) lakukan, manjalang KKM ko.
Rasonyo ndak ka banyak halangan lai doh. Tantu masih ado beberapo persiapan 
materi dan teknis nan akan dilakukan. Ambo sato mandoa an.
Harus sukses, dan salamaik bakarajo kareh.!!

YFA Tanjung (Met)
HASS Jakarta

--- Pada Sel, 30/3/10, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> menulis:

Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] PERSIAPAN KONGRES KEBUDAYAAN MINANGKABAU 2010
Kepada: "rantaunet rantaunet rantaunet" <[email protected]>
Cc: "Ir. Raja Ermansyah YAMIN" <[email protected]>, "Mochtar Naim" 
<[email protected]>, "Farhan Muin DATUK BAGINDO" <[email protected]>, 
"Azmi Bagindo" <[email protected]>, "basri mangun" 
<[email protected]>
Tanggal: Selasa, 30 Maret, 2010, 1:54 PM

Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,
Sekedar selingan dari demikian banyak topik yang menarik perhatian kita 
akhir-akhir ini, izinkanlah saya menyampaikan sekedar laporan dari rangkaian 
FGD yang dilakasanakan pengurus Gebu Minang dalam rangka persiapan Kongres 
Kebudayaan Minangkabau 2010 yang insya Allah akan diselenggarakan pertengahan 
Agustus mendatang.Semoga bermanfaat.
Wassalam,
Saafroedin Bahar(Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) 



1.       Dengan
mengucapkan puji syukur kepada Allah swt, pada hari Jumat tanggal 26 Maret 2010
yang lalu telah dapat diselesaikan program sosialisasi materi Kerangka Acuan
dan drafts Kesepakatan Bersama serta Ikrar yang akan dibahas dan disepakati
dalam Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010 yang insya Allah akan diadakan
pertengahan Agustus 2010 yang akan datang.

2.       Antara
bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2010 telah diadakan sepuluh kali 
focused group discussions (FGD) sebagai
berikut.

a.      
Di Jakarta, kepada tokoh-tokoh masyarakat
Minang, pada tanggal 6 Maret 2010 di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (87
orang); dan kepada pengurus Lembaga Adat dan Kebudayaan Minangkabau (LAKM)  
pata tanggal 16 Maret 2010 di kediaman Ketua
Panitia Mubes V Gebu Minang (16 orang).

b.     
Di Sumatera Barat.

1)     
pada tanggal 3 Februari 2010 untuk tokoh
masyarakat tingkat provinsi, di Fakultas Sastra Unand ( 41 orang);

2)     
 tanggal
19 Maret 2010 khusus untuk pemeduli masalah perempuan, di Fisip Unand (36
orang); 

3)     
tanggal 21 Maret 2010 di Payakumbuh, untuk
utusan nagari dari kabupaten 50 Kota, Tanah Datar, dan kota Payakumbuh (49
peserta dari nagari ditambah 65 orang anggota Muhammadiyah).

4)     
Tanggal 23 Maret 2010 di Bukittinggi, untuk
utusan nagari dari kabupaten Pasaman Barat, Pasaman Timur, Agam, kota Bukit
Tinggi dan Padang Panjang (122 orang).

5)     
Tanggal 24 Maret 2010 telah diadakan tiga kali
pertemuan, yaitu : a)  di ruang TB 2
kampus UNP Padang, khusus untuk pemuda dan mahasiswa (134 orang); b)  di gedung 
Abdullah Kamil telah diadakan
silaturrahmi dan pembahasan dengan pimpinan Lembaga Kerapatan Adat Alam
Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat; dan c) audiensi dengan Gubernur Sumatera
Barat.

6)     
Tanggal 25 Maret 2010 di Muaro, untuk utusan
nagari dari kabupaten Dharmasraya, kabupaten Sijunjung, dan kota Sawah Lunto
(15 orang)

7)     
Tanggal 26 Maret 2010 di ruang TB 2 kampus UNP
Padang untuk utusan nagari dari Kabupaten Pesisir Selatan, Pariaman, dan kota
Padang dan Pariaman (76 orang).

3.       Menurut
rencana, di Jakarta akan diadakan satu kali lagi FGD khusus untuk generasi
muda, yang tertunda oleh karena suatu dan lain hal.

4.       Pokok-pokok
kesimpulan dari rangkaian FGD dan audiensi tersebut di atas adalah sebagai
berikut.

a.      
Sebagian terbesar undangan yang hadir dalam
kegiatan sosialisasi tersebut mendukung diselenggarakannya Kongres Kebudayaan
Minangkabau 2010 tersebut.

b.     
Pada umumnya peserta sosialisasi menerima baik –
bahkan merasakan sangat membutuhkan – akan terbentuknya Majelis Adat dan Syarak
(M.A.S). Peserta dari kabupaten Tanah Datar bahkan menyatakan telah siap 
membentuk
M.A.S untuk kabupatennya, oleh karena gagasan tersebut sudah tercantum dalam
peraturan daerah kabupatennya.

c.      
Pengurus LKAAM Sumatera Barat yang – oleh karena
sebelumnya mendapat informasi yang keliru -- pada mulanya memberikan keterangan
kepada surat kabar Singgalang pada tanggal 24 Maret 2010 bahwa akan menolak
diselenggarakannya Kongres dan juga menolak Majelis Adat dan Syarak, setelah
bertukar fikiran secara mendalam  dengan
tim sosialisasi Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010 yang dipimpin oleh ketua Ir
Raja Ermansyah Yamin Dt Tanmaliputi, menyatakan mendukung diselenggarakannya
Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010 dan juga mendukung dibentuknya Majelis Adat
dan Syarat, dengan saran agar nama ‘Majelis Adat dan Syarak’ (MAS)
dipertimbangkan untuk diganti dengan ‘Forum Tungku Tigo Sajarangan’ atau
‘Sekretariat Bersama Tungku Tigo Sajarangan’. 

d.     
Para peserta menyarankan diadakannya penyempurnaan
terhadap Kerangka Acuan dan Draft 11 Kesepakatan Bersama Kongres, yang sudah
barang tentu diterima dengan baik, oleh karena memang demikianlah maksud 
rangkaian
sosialisasi ini. Pada saat ini sedang diselesaikan penyempurnaan tersebut
dengan memasukkan seluruh saran yang diterima.

e.     
Pemerintah Daerah Sumatera Barat menerima baik
dan mendukung Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010 tersebut, dan menyarankan
agar diadakan penyesuaian jadwal Kongres Kebudayaan Minangkabau dengan jadwal
kedatangan Presiden RI tanggal 15 Agustus 2010.

5.       Dari
rangkaian dialog yang cukup intensif tersebut di atas, sangat terasa enam hal
yang memerlukan perhatian kita secara sungguh-sungguh, yaitu : 

a.      
Terdapat kecintaan yang sangat kuat terhadap
Minangkabau yang didasarkan pada ajaran ABS SBK,terutama di nagari-nagari, dan
ingin  agar ajaran ABS SBK tersebut
benar-benar terwujud dalam kenyataan, tidak hanya sekedar pemanis bibir belaka.

b.     
Kaum muda pada umumnya kurang memahami apa yang
dimaksud dengan ABS SBK. Muatan lokal Budaya dan Adat Minangkabau (BAM) di
tingkat SD dan SLTP seringkali tidak diajarkan oleh guru yang berwenang untuk
mengajarkannya.

c.      
Dalam berbagai buku dan penerbitan tentang ABS
SBK, terdapat kesimpang-siuran penjelasan para pengarang mengenai ABS SBK itu
pada umumnya dan tentang adat nan sabana
adat pada khususnya.

d.     
Masyarakat Minangkabau sudah sangat banyak
mengalami perubahan, dan selain belum terlihat jalan keluar yang memuaskan
untuk menangani perubahan itu, juga belum terlihat kepemimpinan masyarakat yang
cukup berwibawa, sehingga ada suasana tanpa arah dalam masyarakat.

e.     
Komunikasi horizontal antar berbagai kelompok
dalam masyarakat sangat buruk. Setiap kelompok praktis dalam lingkungannya
sendiri. Suasana kebersamaan semakin lama semakin tipis.

f.       
Seandainya Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010
dapat terlaksana dengan baik – termasuk dengan pembentukan Majelis Adat dan
Syarak atau Forum/Sekretariat Bersama Tungku Tigo Sajarangan --  diharapkan 
akan tersedia suatu lembaga
kebersamaan untuk menampung, membahas, dan memutuskan demikian banyak masalah
bersama yang sekarang terasa sedang tergantung-gantung: terapung tidak hanyut, 
terendam tidak basah itu.

6.       Tidaklah
berkelebihan jika dikatakan bahwa draft Kesepakatan Bersama yang telah disusun 
dan
sedang disempurnakan secara terus menerus oleh Steering Committee dengan 
merangkum seluruh bahan yang dapat
diperoleh tentang ABS SBK ini – termasuk dari wacana yang pernah berkembang
dalam Rantau Net  – banyak sedikitnya diharapkan
dapat membantu mengisi kekosongan arahan yang sangat terasa mengenai penjabaran
ABS SBK untuk masa kini dan masa datang.

7.       Masih
banyak yang harus dilakukan untuk berhasilnya Kongres Kebudayaan Minangkabau
2010 yang akan datang. Saya harapkan para sanak sapalanta tetap menolong dengan
doa.


      



-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

 

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.




      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe from this group, send email to 
rantaunet+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke