Jalan Padang-Bukittinggi di Lembah Anai Diperkirakan Putus Seminggu 
Rabu, 31 Maret 2010 | 08:49 WIB
Besar Kecil Normal 
TEMPO Interaktif, Jakarta -Pemulihan Jalan Negara Padang-Bukittinggi melewati 
Lembah Anai yang putus total akibat longsor diperkirakan paling cepat sepekan 
lagi. Di jalan itu, dua jembatan roboh serta sebagian badan jalan ambruk.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana Pemerintah 
Provinsi Sumatera Barat Ade Edward mengatakan, kedua jembatan hiang tersapu 
banjir dan longsor.

"Sejumlah badan jalan antara di kawasan Lembah Anai di dekat Air Terjun juga 
runtuh. Agar bisa dilewati harus dibuat jembatan darurat dulu, ini bisa memakan 
waktu satu minggu," kata Ade Edward, Rabu (31/3). "Selain itu juga butuh waktu 
yang lama untuk membangun badan jalan."

Menurutnya, tadi malam hingga pukul 01.00 WIB tim SAR gabungan dan Dinas 
Pekerjaan Umum dengan menggunakan dua unit berhasil membuka akses jalan yang 
tertimbun longsor dari arah Padangpanjang.

Sekitar 20 unit mobil, di antaranya bus dan minibus sudah berhasil dikeluarkan 
melewati jalur arah Padangpanjang. Sedangkan jalur dekat Pos Polisi di Silaiang 
di Lembah Anai hingga jembatan sebelum Air Terjun Lembah Anai dari arah Padang 
masih terisolir dan belum bisa dilewati.

"Tinggal empat truk terkurung di Lembah Anai yang belum bisa dikeluarkan karena 
terjebak dijalan diantara dua jembatan yang rusak. Badan jalan di sana, 
sepanjang hampir dua kilometer tidak bisa dilewati sama sekali," kata Ade 
Edward.

Ia mengatakan tim gabungan baru baru bisa membersihkan sembilan titik longsor 
dari arah Padangpanjang hingga Pos Polisi Lembah Anai. "Sisanya belum, karena 
terhalang oleh jembatan di belokan sebelum Air Terjun yang rusak," kata Ade 
Edward. Akibat putusnya jalan utama Padang-Bukittinggi ini, kendaraan terpaksa 
dialihkan ke jalur Padang-Solok. 

Atau lewat jalan alternatif Koto Mambang-Malalak atau jalur memutar ke Solok 
yang melewati jalur Taman Hutan Raya ke arah Padang. Namun kedua jalur itu pun 
rawan longsor. 

FEBRIANTI

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.

Kirim email ke