2010/4/2 Riri Chaidir <[email protected]> > > Kalau saya lebih tertarik dengan "content" nya, bahwa ini pengambilan data > tanpa disadari oleh pemilik data tersebut. >
Justru di situlah inti perbedaannya, Pak Riri. Pemilik data tersebut justru secara sadar memberikan data itu. Sebagai uji coba, baru saja saya mendaftar ke Netlog. Di dalamnya adalah link "Lebih banyak teman, lebih asyik" dengan keterangan "Bagikan dunia Netlog dengan teman lebih banyak. Temukan semua teman kamu dengan sistem invite tool kami yang mudah." Setelah diklik, ada beberapa pilihan, salah satunya "Cari teman kamu di buku alamat dari account e-mail kamu" lalu ada dua isian "alamat e-mail kamu" dan "kata sandi" lalu ada tombol "Cari!" Dengan demikian, justru pemilik data secara aktif meminta Netlog untuk mengirimkan e-mail "Lihat profil Netlog saya" tersebut. Berbeda jauh dengan phishing yang merupakan tipuan. Jadi bukan hanya masalah terminologi. -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
