Muchlis Hasan
Oleh K Suheimi

Ke ikhlasan dan kebaikan
Itulah yg selalu kami rasakan

Ke ikhlasan dan kebaikan
Ketika kau berbuat dan mengabdi

Ke ikhlasan dan kebaikan
Saat kau ajarkan kami

Ke ikhlasan dan kebaikan
Yg banyak dirasakan orang2 yg kau tolong

Tak berlebihan kerna Muchlis Ikhlas,Hasan baik

Kami beruntung punya Guru sepertimu
Langka kini orang seepertimu
Seperti langkanya ke ikhlasan dan keebaikan

Kami bangga sempat bersamamu

Kami tahu beetapa beratnya penyakit dan besarnya beban yang kau tanggung
Tapi itulah yg tak pernah membayang

Guruku
Betapa sepanjang hari beeersamamu
Kami berusaha mengenal dan meneladanimu
Tapi Maafkan kami.. 
Itulah yg kami tak mampu.

Engkau telah contohkan ilmu amaliah dan amal ilmiah

Dihari purnabakti ini
Kami meerindukan Guru yang sepertimu

Itulah sebait puisi yg saya goreskan sewaktu berpisah dg Dokter Muchlis Hasan. 
Guru saya di malam perpisahan pada acara semalam bersama Ayah.

Ayah adalah panggilan akrab untuk dr Muchlis Hasan. Dimanapun dan siapapun akan 
memmenggilnya. Ayah. Sehingga sewaktu Lagu Ayah ciptaan Rinto harahap yang 
dinyayikan bersama-sama. Dan Lagu Ayah ciptaan Ebiet G Ade yang dilantunkan dr 
Syahredi membuat hanyut dan berdenyutnya hati ini teringat ketika masih bersama 
dibimbing diajar dan dididik Oleh der Nuchlis Hasan. Dia pandai benar 
menerangkan sesuat karena dia suka membaca. Ingatannya sangat kuat tak ada 
orang yang tak kenal dengannya dan dr Muchlis hafal nama dan riwayat 
orang-orang mulai dari CS, satpam sampai semua pemimpin di Sumatra Barat 
mengenalnya dari dia lahielah orang_orang besar di Minang ini
Segudang pengamannya, ketua senat dan ketua HMI sewaktu Mahasiswa, sehingga 
waktu Ikamatan Mahasiswa kedokteran Se Indonesia menugaskan Dr Muchlis memimpin 
100 orang Mahasiswa ke kepulauan Mentawai yg waktu itu masih rawan. Saat itu 
pulalah saya bisa ditugaskan di Sikabaluan masuk 3 hari 3 malam masuk ke 
kampung2 kecil sdi tengah hutan lebat menyusuri sungai sampai ke hulunya sambil 
memberikan layanan pengobatan gratis sambil mengambil darah penduduk memeriksa 
yang positif mengandung parasit Malaria.
Pengalaman yang tak pernah saya lupakan dibawah Bimbingannya

"Saya ini bagaikan perahu" kata dr Muchlis dimalam itu, saya. Bahagia telah 
menghantarkan murid2ku ke jebjabg kesuksesan"

"Dr Muchlis adalah Pionir utk bermacam hal"  aku prof Syahrial sebagai Guru 
kami bersama.
Saya tereingat ketika Kongres pertama IMKI digelar, kami hadiri, saya sebagai 
anggota senat termuda di kaderkan dan di ikut sertakan Oleh dr Muchlis. Kongres 
yang diadakan di cimacan mempercayakan Biran Affandi sebagi presiden IMKI dan 
menugaskan Mahasiswa kedsokteran Unand ke Mentawai
Dan saya sebagai mahasiswa lugu di ajar dan dikaderkan Oleh dr Muchlis Hasan. 
Sampai akhirnya saya dididik dr Muchlis menjadi residen di bagian Obstetri dan 
Ginekologi sampai saya menjadi Spesialis kebidanan adalah berkat bimbingan dan 
didikannya

Dr Muchlis dg keikhlasannya dipercaya memimmpin Fakultas kedokteran, membidani 
lahirnya Falkultas kedokteeran Universitaa Riau, membentuk. Program 
studi_program studi baru. Dibawah kepemimpin dr Muchlis Yarsi Sumbar mencapai 
puncak kemajuannya.

Dia orator, sejak mahasiswa saya pengagum dan sering menirunya dan terimbas 
oleh cara dan kegiatannya
Dalam hidup saya dr Muchlis banyak memberikan warna

Maka Semalam bersama Ayah yang di Gelar di ruangan besar dsi Hotel Pangeran 
penuh sesak. Murid-muridnya dari seluruh penjuru Indonesia berdatangan. 
Tokoh_tokoh Fakultas dan Direktur M jamil dan tokoh masyarakat hadir. Serta 
bidan-bidan yang menyumbangkan acara secara spontan berpakaian seragam

Saya bersama rombongan dari Riau membawakan Tari dan Nyanyi. Bersama Emdahril 
saya berduet menyanyikan lagu minang makin mendalam.
Di sela melodi saya iringi denga pantun;

 Angku Haji babaju jubah
Karimbo mamaikek balam
Dek ayah sayng lah sudah
Dek kami makin mandalam

Jam 1 lewat tengah malam acara usai saya berfoto bersama guru yang saya cintai
Saya gemgam jemarinya saya tempelkan pipi saya di pipinya.
Saya rasakan hangatnya pelukkan seorang Guru pada muridnya
Sebelum tidur saya panjatkan do'a untuk kebahagaiannya, semoga Allah selalu 
melimpah semua berkah dan Rahmatnya pada Guru saya yang ikhlas mendidik kami

Hotel Pangeran 2 April 2010
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.

Kirim email ke