Perlu kewaspadaan kita semua.
Cuplikan dari berita di bawah:
Sekadar diketahui,
sejumlah orang tua melapor
kehilangan anak perempuannya
dalam dua tahun terakhir.
Para korban, yang diketahui selama ini
menggunakan jilbab,
menghilang setelah mengikuti
sebuah pengajian di Medan.
Perlu digali apa yang menjadi motifnya,
dan bagaimana MO-nya.
Jangan segan-segan untuk melaporkan
kasus ini kepada jajaran Polri.
Sekedar informasi,
cucu senior saya,
di Jakarta,
juga menjadi korban kegiatan misterius ini.
Wassalam, Jacky Mardono.
Selasa, 06/04/2010 18:15 WIB
Sejumlah Wanita Berjilbab Hilang
Ayah Korban: Anak Saya Alami Pencucian Otak
Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Kasus menghilangnya sejumlah wanita muda berjilbab di Medan membuat
khawatir kalangan orang tua. Sebab berdasarkan penuturan salah satu orang tua
korban, anaknya mengalami pencucian otak sehingga saat ditemukan tak lagi
menganggapnya sebagai keluarga.
Bachtiar Sihombing, salah satu orang tua yang anaknya hilang itu, mengaku
bersyukur telah menemukan kembali anaknya. Menurut Bachtiar, anaknya ditemukan
di wilayah Langsa, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) pada tahun 2009 lalu.
Bachtiar menjelaskan, anaknya yang bernama Nurdayah dieksploitasi dengan cara
dibujuk manis untuk mencari uang dengan berjualan dan mengajar les privat.
Tidak hanya itu, Nurdayah juga telah dimasuki doktrin tertentu.
"Orang tua dan keluarga sama sekali mereka anggap bukan keluarga lagi," kata
Sihombing di rumahnya Jl. Pelita IV, Medan, Selasa (6/4/2010).
Sekadar diketahui, sejumlah orang tua melapor kehilangan anak perempuannya
dalam dua tahun terakhir. Para korban, yang diketahui selama ini menggunakan
jilbab, menghilang setelah mengikuti sebuah pengajian di Medan.
Data yang diperoleh menyebutkan, beberapa korban yang masih hilang, antara
lain, Deyulanti (24), alumni Universitas Sumatera Utara (USU). Warga Kabupaten
Batubara ini diketahui hilang sejak 26 Maret 2009. Nurhidayah Sihombing (24)
mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), warga Medan ini
diketahui hilang sejak 24 Desember 2008. Kemudian Mawaddah (23) alumni Institut
Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut. Warga Tanjung Balai, Sumut ini diketahui
hilang sejak 31 Desember 2008.
Selanjutnya Kiki Amelia (18), tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10
Medan. Penduduk Medan, diketahui hilang sejak Juli 2008. Gusti Khairani
Simatupang (22), mahasiswa UMSU asal Medan, hilang sejak 25 Januari 2009, dan
Dori Israwani Siregar (23) mahasiswa Politeknik Medan warga Medan, diketahui
hilang sejak 14 November 2009.
(rul/djo)
Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka
browser. Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.