Inyiak Lako sarato dunsanak di palanta nan ambo hormati. Mambaco kisah operasi militer, saat Inyiak melaksanakan tugas profesional selaku tentara mengejar DI/TII ada babarapo kejadian nan sifatnya sangat manusiawi sekali, karano bisa terjadi di manapun dan kapanpun.
Kisah tersebut mirip dengan kejadiaan nan dialami oleh Letkol. Achmad Husein/pimpinan militer PRRI beserta *keluarga* ketiko dicari oleh "tantara pusek" Ambo kutipkan kisah tsb. dari buku "Perlawanan seorang Pejuang, biografi Achmad Husein" halaman 362 sbb. *Husein mengenang, "Semuanya itu memang direncanakan oleh pihak Kodam 17 Agustus dengan suatu cara yang tepat, tapi memang tidak berhasil menurut sasaran yang diharapkan. Tuhan Maha Kuasa, kami tetap dilindungiNya. Menurut Husein, pasukan RPKAD itu sudah sampai ke dekat perkampungan mereka. Bahkan semua penghuni Green Garden dapat mendengar derap langkah para tentara pusat itu dengan jelas. "Hanya sekitar 100 meter dari perkampungan kami," ingat Husein. Namun karena perkampungan itu terletak di dalam hutan lebat, dalam suatu cekungan/lembah, yang terlindung oleh pohon-pohon besar, pasukan APRI tak bisa melihatnya. Keadaan memang sangat menegangkan. Nampaknya tentara pusat telah memperoleh info yang sahih, bahwa Husein dan rombongan keluarganya ada di Tanjung Balik. Makanya selama satu hari-satu malam tentara pusat itu berada di sana dan melakukan pemeriksaan ke berbagai tempat. Namun rupanya tidak seorang pun dari penduduk negeri itu membocorkan rahasia Green Garden, sehingga APRI meninggalkan Tanjung Balik dan meneruskan perjalanan ke Selatan arah Muara Labuh. Husein mengenang kejadian itu sebagai sebuah mukjizat perlindungan Allah kepada mereka. la pun membandingkan kejadian itu dengan pengalaman rombongan Muhammad yang berlindung di Gua Hira dan tidak berhasil ditemukan oleh kaum Quraisy yang mengejarnya. Padahal, waktu itu pasukan RPKAD yang terkenal dengan julukan Baret Hijau (kini Baret Merah) dekat sekali dari pemukiman mereka. "Lalu lintas mereka itu, terdengar dari mana kelompok keluarga ini bersembunyi. Dan itu berjalan ada kira-kira satu malam. Jadi apakah ini suatu mukjizat atau bagaimana, saya tidak dapat mengatakan. Tetapi semuanya ini adalah lindungan Tuhan," kenang Husein tentang kejadian itu. Setelah serangan (patroli) APRI yang tak berhasil menemukan Ahmad Husein, Green Garden kembali tenang. Bahkan sampai akhirnya mereka turun untuk memenuhi panggilan kembali ke "pangkuan Ibu Pertiwi" enam bulan kemudian, tak ada lagi gangguan sama sekali.* *Komentar ambo*: Ketika Inyiak Lako melihat DI/TII tersebut melarikan diri bersama anak dan isterinya yang alhamdulillah tidak ada yang terbunuh, tentunya ini perlidungan dari Allah (terlepas dari penilaian orang lain terhadap cara mereka berjuang.) Manuruik ambo hikmah dari kisah tersebut, betapapun beratnya tugas/perjuangan yang dilakukan oleh seorang manusia (gerombolan DI/TII dan pimpinan PRRI) mako *Tuhan akan selalu melindunginya apabila dia bertanggung jawab terhadap anak isterinya*. Selanjutnyo nan menjadi tando tanyo dek ambo, pada kurun waktu dan masalah yang samo, tantara pusek iko menggunokan caro yang berbeda saat menghadapi musuhnyo. Kalau menghadapi DI/TII mereka memakai penunjuk jalan perorangan menggunakan musuh nan ditangkap/diikat, tapi terhadap PRRI mereka membentuk OKR/OPR dipersenjatai yang anggotanyo dari kelompok komunis, padahal di Jabar itu anggota PKI cukup banyak. Di Jabar kutiko itu dibentuk barisan pagar betis yang anggotanya rakyat tapi tidak dipersenjatai. *Apo Soekarno itu sangajo nak memecah belah urang awak nan sistem kekerabatannya terkenal kuat walau berbeda partai ?* Salam Abraham Ilyas Lk. 64 th. www.nagari.org -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.
