Info bagus nan paralu dicermati. Kalau ambo punyo usul sebaiaknyo Pemda punya 
Inisiatip untuk memareso kandungan Air yang ado  didalam Lubang tsb. Karano 
kejadian2 Sarupo sudah banyak tajadi di P.jawa. yang bermulo dari seorang 
penggali Sumur nan tibo2 mengeluarkan Gas.
Kemungkinan besar lubangko Suatu Fenomena alam karano Daerah kito nan panuah 
dilingkari bukit2 barisan seperti Contohnya di beberapa daerah kita banyaknya 
Sumber air panas yang keluar dari Gunuang.
Sarupo nan lah dicaritokan Nofend Marola satiok barang nan masuak kadalam 
lubang nantu indak pernah babaliek.
Yang paliang penting ambo raso adolah antisipasi supayo indak ado binatang 
Peliharaan kawan kito nan masuek kadalam lubang tsb. Tamasuek disalahgunokan 
urang dari hal2 nan tidak kita kehendaki. di Pagar dan dijago
karano spt. nan di Infokan Lubangnyo bersifat menelan bukan mengeluarkan 
seperti Gas atau air panas. Mandanga caritonyo sajo ambo ngeri membayangkannyo 
apolai mandakek.
Semoga ado yang punyo Inisiatip memperkasainyo.
Wassalam .ww
Darius Nurdin





________________________________
Dari: Nofend Marola <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sel, 13 April, 2010 13:41:25
Judul: [...@ntau-net] Lobang Misterius Menakutkan Warga

 
Mungkin ado sanak nan dari Kamang
Hilir/Kamang Magek nan bisa manambah kan Info Fenomena Alam seperti nan
dilaporkan Posmetro dibawah ko?
Salam
Ikhwan Salim - Posmetro Padang

Lobang misterius


Sebuah lobang misterius tiba-tiba muncul di perkampungan masyarakat Jorong
Bancah, Kenagarian Kamang Hilir, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam sekitar
sebulan lalu dan membuat masyarakat setempat dirundung kecemasan. Pasalnya,
lobang yang berkedalaman lima meter dan diameter 3 meter tersebut semakin hari,
semakin membesar.

Keterangan masyarakat setempat Nurkana (65) menjelaskan kalau lokasi tempat
timbulnya lobang tersebut berada persis disebelah ladang yang dia garap. Ladang
itu  dikelola oleh salah seorang saudaranya yaitu Enta (35) dan ditanami
berbagai macam tanaman, seperti mentiumun, pisang dan lainnya. Tapi sekitar
sebulan yang lalu, tidak begitu ia ingat pasti harinya, tiba-tiba pisang yang
ditanam Enta belum sempat berbuah hilang dan amblas ke dalam tanah tanpa
terlihat sedikitpun pucuk pisang itu. 

Pada waktu hari pertama, seperti biasa Enta pergi ke ladang melihat tanamannya,
tapi dia kaget pisang yang ditunggu-tunggu berbuah, sudah tidak ada lagi,
pertama dia mengira ada yang menebang pisang tersebut. Ketika dilihat dari
dekat, alangkah kagetnya ia, di tempat dia menanam pisang tersebut terdapat
lobang yang dalam berdiameter sekitar 50 cm dan pisang tinggi 2,5 meter
tersebut hilang tanpa bekas. Melihat hal itu, Enta langsung memberitahu pada
masyarakat setempat dan membuat lokasi tersebut langsung dikerumuni masyarakat
sekitar.

Ternyata tidak hanya sampai disitu, ternyata lobang yang kecil tersebut semakin
hari, semakin besar dan tiga minggu kemudian (seminggu yang lalu) mulai
mengeluarkan air. Hampir sampai ke permukaan ladang. Dari sini, terang Nurkana,
air yang keluar dari lobang itu, setiap saat bisa berubah-rubah warna, kadang
kala, bisa putih seperti susu, bisa bening, bisa juga biru langit dan bisa
keruh kehitam-hitaman.  

Dengan adanya fenomena alam itu, pemilik atau masyarakat setempat jelas
Nurkana, tidak berani mendekat ke lobang misterius itu. Beberapa sisinya sudah
menimbulkan lobang yang dalam dan sangat rentan kalau ada beban di atasnya.
Bisa saja tempat itu terban. Dikisahkan Nurkana, ketika airnya belum sebesar
sekarang, ia pernah mendengar seperti suara mendidih dari dalam tanah, padahal
kondisi air biasa saja tetap dingin.

Semakin membesarnya, lobang air tersebut dan kondisinya mulai mengkhawatirkan
masyarakat sekitar, Walinagari Kamang Hilir Z Dt Bilang Kuniang membenarkan
peristiwa tersebut yang baru diketahuinya 10 hari terakhir. Berdasarkan
pantauannya dan keterangan masyarakat setempat lubang itu semakin membesar.
Dugaan kuat sementara, kalau lubang tersebut merupakan saluran dari lubang yang
dinamakan puputan. Induknya ada di tempat itu berjarak sekitar 100 meter dari
lubang baru ini. Setelah diamati air lubang dan lubang puputan induk sama
tinggi.

"Puputan tersebut merupakan lubang yang sudah ada semenjak dulunya, jadi
apa saja yang masuk dalam puputan tersebut, sudah pasti tidak akan bisa diambil
lagi. Dulu lubang puputan itu, sebagai tempat masyarakat membuang sampah, dan
setiap apapun yang masuk ke tempat itu, langsung hilang. Jadi untuk sementara,
kita akan pantau kondisi atau perkembangan dari lubang itu, jika memang
kondisinya mengkhawatirkan, seperti terus membesar, berdasarkan koordinasi
dengan camat, kita akan langsung buat laporan ke Kabupaten, "terang
Walinagari.(*)
 
-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe


__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.

<<image003.jpg>>

Kirim email ke