Boikot Produk Unilever & Nestle
Sekitar 200 massa dari Pemuda Penerus
Proklamasi Republik Indonesia dan Gerakan Mahasiswa Anti Neo
Liberalisme berunjukrasa ke Kantor Gubernur Riau. Mereka minta
Pemerintah Propinsi Riau mencabut izin peredaran produk nestle dan
unilever di wilayah Riau. Mereka juga minta Greenpeace diusir dari
Riau, karena dianggap antek neokolonialisme. 
Aksi
penolakan Greenpeace ini merupakan aksi kedua di Pekanbaru. Aksi ini
sebagai wujud protes pemuda dan mahasiswa atas rekomendasi Greenpeace
kepada Unilever, yang akhirnya membatalkan pembelian sawit dari Riau.
Pembatalan itu membuat petani sawit di Riau ikut menjadi korbannya.
Inilah yang membuat mereka menyerukan perang, boikot produk unilever
dan nestle. 
(ratih)http://zamrudtv.com/berita/riau-news/item/207-boikot-produk-unilever--nestle.html


----
sekedar tambahan kondisi aksi demo yang terjadi, dari liputan www.zamrudtv.com.
Terima kasih

H. Denni Risman
Pekanbaru


________________________________
Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Rab, 14 April, 2010 14:28:42
Judul: [...@ntau-net] Demo Serukan Boikot Produk Nestle dan Unilever


PEKANBARU, KOMPAS.com — Seratusan pemuda Riau hari Rabu (14/4/2010) melakukan 
aksi unjuk rasa mengajak masyarakat Riau memboikot produk Nestle dan Unilever 
sebagai balasan boikot Uni Eropa atas produk CPO Indonesia, khususnya dari 
kelompok Sinar Mas. Massa yang tergabung dari Pemuda Penerus Amanat Proklamasi 
Republik Indonesia, Gerakan Mahasiswa Anti-Neolib, dan Forum Mahasiswa Peduli 
Petani Sawit itu juga mengutuk provokasi Greenpeace sehingga Uni Eropa 
memboikot CPO Indonesia. 
"Tidak ada hak dunia internasional mengatur tata cara produksi di dalam negeri 
Indonesia. Kami menolak neokolonialisasi dan neoliberalisasi asing dengan 
tangan-tangan berbentuk LSM, seperti Greenpeace, dan meminta Pemerintah 
Indonesia mencabut keberadaan antek-antek asing berkedok LSM di negeri ini," 
ujar Hendra Masdarta, Ketua DPD Pemuda Penerus Amanat Proklamasi RI Provinsi 
Riau, di sela-sela aksi di samping Gedung Pemerintah Provinsi Riau, Rabu. 
Hendra mengajak masyarakat tidak lagi memakai semua produk Unilever dan Nestle 
untuk kebutuhan sehari-hari. "Tidak usah lagi pakai Pepsodent. Pakai saja 
Ciptadent. Jangan pakai Lifebouy, Axe, Clear, Lux, Sunsilk, Pond,s. Jangan beri 
anak Anda Dancow, pakai saja produk Indomilk," tandas Hendra. 
Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Wisnu Oriza yang ditemui seusai 
unjuk rasa mengaku tidak menggerakkan kelompok pemuda Riau itu untuk melakukan 
aksi unjuk rasa. Wisnu, yang juga berasal dari perusahaan kelapa sawit kelompok 
Sinar Mas, justru ingin mencari tahu mengapa kelompok pemuda itu 
mengumandangkan aksi boikot terhadap produk Unilever dan Nestle . 
Seorang petinggi Grup Sinar Mas yang enggan disebut jati dirinya juga membantah 
berada di belakang kelompok pemuda dan mahasiswa itu. Dia mengatakan, aksi 
unjuk rasa pemuda tersebut justru dapat menjadi kontraproduktif karena saat itu 
mereka sedang melakukan dialog dengan Greenpeace untuk menjelaskan bahwa 
perusahaan kelompoknya tidak merusak hutan untuk menghasilkan CPO.
source: 
http://regional.kompas.com/read/2010/04/14/14033649/Demo.Serukan.Boikot.Produk.Nestle.dan.Unilever-5#
 
ARYANDI 
36th plus, Bintaro

-- 
.

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.

Kirim email ke