Menarik sekali membaca tulisan Pak Emi...

 

Tapi sangat disayangkan ya... kalau si nelayan mukmin tidak mendapatkan
ikan sama sekali. Sementara nelayan yg tidak beriman mendapatkan banyak.
Apakah memang seperti itu? Kawatirnya orang salah persepsi bhw beriman
itu identik dengan kemiskinan karena Tuhan akan berikan kekayaan padanya
di surga.

 

Kalau kita lihat di dunia saat ini, mayoritas negeri dg penduduk muslim
adalah negara berkembang alias relatif miskin dibanding negara lainnya.

 

Bisa gak pak Emi memberikan contoh yg lain yaitu seorang mukmin yg kaya,
yg pekerja keras dan bersyukur, sekedar utk motivasi? 

 

Makasih

 

Wassalam

smm

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of [email protected]
Sent: Monday, April 19, 2010 10:37 AM
To: Sma; Rantau; herlinamet
Subject: [...@ntau-net] Nelayan Mukmin dan Nelayan kafir

 

 

Nelayan Mukmin dan Nelayan kafir 

   Oleh K Suheimi

 

Pagi terbaca dlam serial mutiara hikmah, suatu ceritra yang mengandung
hikmah yang sangat bermakna

Ingin saya agar kisah ini juga di ketahui oleh kita semua

Selamat membaca

 

 

            Pada zaman dahulu ada dua orang nelayan seorang mukmin dan
nelayan yang kafir, pada suatu hari kedua-duanya turun kelaut untuk
menangkap ikan, pada saat menebar jala nelayan kafir menyebut nama tuhan
berhalanya, hasil tangkapannya amat banyak, berbeda dengan nelayan
mukmin yang pada saat menebar jala menyebut nama Allah    tetapi tidak
seekor pun ikan yang tersangkut pada jaringnya hingga senja dating dan
malam pun menjelma nelayan mukmin nelayan mukmin tidak juga mendapatkan
ikan, sedangkan sinelayan kafir sudah pulang dengan ikan yang sangat
banyak, meskipun pulang dengan tangan kosong namun nelayan mukmin tetap
bersabar dan ridho apa yang di takdirkan oleh Allah    untuknya,
sedangkan sikafir membawa pulang ikan yang berbakul-bakul dengan rasa
bangga congkak dan sombong, malaikat yang melihat keadaan nelayan
mukmini ini merasa simpati, lalu mengadu kepada Allah   , Allah
kemudian  memperlihatkan kepada melaiakat

tempat yang disediakan olehnya untuk nelayan mukmin itu, tempat tersebut
adalah surga maka berkatalah malaikat demi Allah    sesungguhnya
penderitaan apapun didunia ini tidak berarti apa-apa jika dibandingkan
dengan nikmat yang kita peroleh disurga. Setelah itu Allah
memperlihatkan tempat yang disediakan untuk nelayan kafir, maka malaikat
berkata alangkah malangnya nasib sikafir sesungguhnya tidaklah berguna
secara langsung apa yang dapat didunia dulu sedangkan tempat kembalinya
adalah nereka jahannam  

 

 

Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Sucinya dalam Al_Qur'an

 

Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang
dibumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk
menebusi diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan
itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang
pedih.5;36

 

Pekanbaru 19 April 2010

 

Powered by Telkomsel BlackBerry(r)

 

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke