dunsanak sadonyo, 
 
iko sekedar sharing carito mengenai jlalur kereta api parahyangan jalur bdg 
jakarta yg akan ditutup pula, jadi teringat ,bahkan di nagari awak malah akan 
dibangkitkan lagi.
 
semoga bermanfaat
 
salam 
HM









Jalan kereta api meliak liuk  mengular melintasi pebukitan hijau, melintasi 
lembah dalam, melintasi pesawahan dan kebun the hijau terhampar. Pada suatu 
tempat jalur meliuk tersebut menembus pebukitan, masuk terowongan panjang, 
gelap hampir 1 menit lama nya, sampai di ujung sana, tampak titik terang, 
itulah ujung terowongan, sampai kita keluar dari sana, masih terhampar 
pebukitan lain nya dan dari kejauhan tampak jembatan kereta panjang melintasi 
lembah luas, itulah jembatan sasat saat, jembatan kereta terpanjang di jalur 
ini, yg cukup menakjubkan juga saat melewatinya, bayangkan kereta api panjang 
dan berat  ini melewati jembatan yg kecil dan panjang, di bawah tampak lembah 
dalam menghunjam, agak ngeri juga, bagai melewati titian siratal Mustakim, 
Selalu bersyukur hati ini ketika sampai di ujung jembatan, Alhamdulillah 
selamat dan kota Bandung tercinta akan tampak sebentar lagi. 
Demikian lah sekelumit pengalaman menarik saat dulu sering naik kereta api 
Parahyangan, dan naiknya pun di tempat yg istimewa, di samping masinis di 
kepala lokomotif kereta, sebenarnya tak boleh numpang disana, tapi apa boleh 
buat, karena penumpang sangat penuh sesaknya, tapi sangat jelas sekali dan 
tampak indah melihat pemandangan alam parahyangan yg indah dari tempat 
tersebut, sebuah pengalaman masa muda yg selalu terkenang. 
Jalur perjalanan Bandung Jakarta, adalah jalur yg paling sering saya lalui , 
saat dulu jadi pekerja commuter Bandung – Jakarta ( tinggal di Bandung kerja di 
Jakarta ) , 6 tahun lamanya . Ada beberapa alternatif jalur, jalan darat lewat 
puncak-cianjur, atau jalan tol cipularang – cikampek , atau jalur kereta api , 
kereta api parahyangan yg legendaris.  
Saat mendengar kabar, bahwa jalur kereta api legendaris tersebut, telah 
mendekati ajalnya, sungguh sedih juga mendengarnya, tak tahu pula apa alasan 
orang2 pintar di atas sana, mengambil keputusan ini, tapi memang begitulah 
kehidupan di dunia yg fana ini, selalu ada akhirnya. 
Secara umum memang agak kurang bisa dimengerti mengenai keputusan tersebut, 
karena justru di negara2 maju, mereka mulai banyak mengembangkan kereta api 
sebagai alternatif transportasi darat yg efektif, efisien dan aman ( ratio 
konsumsi bahan bakar per penumpang utk kereta api adalah paling efisien) , 
dibanding bis / mobil. 
Saat pergi umrah minggu lalu, di mekah pun sedang akan dimulai pengerjaan untuk 
pembangunan jalur kereta api di tanah suci tersebut, dari Mina ke Mekah dan 
kelak Mekah – Madinah. Di UAE sini, kelak akan dibangun juga jalur kereta api 
lintas Negara teluk, mulai dari Oman di selatan sampai Kuwait di utara, bahkan 
menyambung sampai ke tanah suci, sehingga kelak kita bisa naik haji dg kereta 
api. Di kota Dubai, jalur kereta metro telah dibangun, terbukti banyak 
digunakan dan efektif. 
entahlah apa parahyangan ( artinya tanah suci) akan "ngahyang" pula ke tanah 
suci sana ..? 
Yah, itu lah cerita di negeri orang,  mudah2an cerita indah pula di tanah air 
tercinta. 
Sebagai kenang2an, saya ada membuat foto2 dan cerita2 perjalanan kereta 
parahyangan tersebut di blog saya dg alamat ; 
 http://hdmessa.multiply.com/photos/album/5 
http://hdmessa.wordpress.com/2007/05/13/agraris-vs-industri-di-jalur-bandung-jakarta/
 
  
salam dari bawah pohon kurma 
HM 
http://hdmessa.wordpress.com 
 



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke