Cacing
oleh Aryandi
 
Cacing adalah makhluk yang sangat lemah... Tidak mempunyai tangan, kaki, hidung 
ataupun persis seperti panca indera manusia ataupun hewan lainnya. Tidak jelas 
mana kepala maupun ekornyo... Jalannya pun merayap, perlahan, bisa maju ataupun 
mundur tanpa ada mata....

Luar biasa makhluk yang diciptakan Tuhan yang satu ini. Namun dengan segala 
keterbatasan cacing ini, dia mampu membuat lubang pada tanah yang keras, batuan 
bahkan kulit manusia sekalipun. Dengan kulit yang sangat lembut, tinggal di 
lumpur, ditanah, cacing ini mampu bertahan terhadap penyakit dengan protein 
yang dimilikinya, yakni mekanisme antimikroba. Dengan sistem mekanisme ini 
pula, cacing bisa bermanfaat untuk pengobatan.

Belajar dari segala kelemahan cacing ini, manusia sebagai makhluk yang paling 
sempurna diciptakan Tuhan YME harusnya malu bila tidak tahan terhadap segala 
cobaan hidup. Dengan keterbatasan pisik, cacing senantiasa berusaha hidup 
mencari makan. Cacing terus berkembang biak, bahkan dibiakkan menjadi 
bermanfaat....

Baru-baru ini kita dengar televisi dan baca di koran ada Ibu yang tega membunuh 
anak kandungannya sendiri yang masih berusia 6 bulan, di Bekasi. Penyebabnya 
hanya sang bayi kerap menangis. Bahkan , si Ibu mencoba membunuh diri sesudah 
itu, namun masih bisa diselamatkan suaminya yang kebetulan pulang ke rumah.

Di Depok, seorang Ibu tega menyiksa anak kandungnya, bahkan menyuruh mengamen 
lantaran sang suami tidak mencukupi kebutuhan rumah tangga. Sianak disiksa 
hingga meninggal. Di Nias, lantaran ketakutan anak2nya akan dibawa suami 
merantau ke malaysia, si Ibu menghabisi nyawa lima orang anaknya...
Di Mal-mal juga beberapa waktu yang lalu kita dengar ada yang 
melompat dari lantai atas hingga tewas. Begitu juga di apartemen mewah. 
Ruang-ruang publik sudah menjadi tidak aman lagi... Di Jakarta beberapa waktu 
yang lalu, hanya karena terlilit utang, sepasang suami istri membakar diri 
sambil berangkulan hingga tewas....

Ahhhhh...... Begitu banyak hal lainnya yang seperti hanya gara-gara sebatang 
rokok, rebutan lahan parkir, makam yang dikramatkan, tersenggol 
sewaktu berjoget, dsb, manusia tidak lagi takut untuk melakukan hal-hal yang 
sebenarnya dilarang oleh semua agama yang ada.

Kembali ke cacing sebagai tema yang diangkat diatas....Dengan segala 
kesulitanya, cacing tidak pernah bunuh diri, membenturkan tubuhnya ke tembok, 
ke dinding, bahkan jatuh dari tempat yang lebih tinggi. Tidak pernah membunuh 
anaknya dengan segala alasan kesulitan hidup. Tdak pernah membakarkan diri ke 
dalam api yang sedang membara ataupun minum baygon/bensin ataupun yang 
sejenisnya...

Sadarlah kita, sebagai makhluk yang diberikan akal pikiran yang lebih sempurna 
dari cacing, harusnya lebih bisa menyikapi persoalan hidup ini. Belajarlah dari 
cacing, bahwa dengan segala keterbatasan alat tubuh dan pisik yang lemah 
ternyata tidak pernah berusaha bunuh diri ataupun membunuh. Malu lah kita 
seharusnya pada cacing, bila tidak bisa menyikapi persoalan hidup ini. Dengan 
akal dan pikiran serta iman yang dimiliki, sudah seharusnya kita bisa 
membuktikan pada Tuhan YME bahwa kita pantas menyandang predikat hamba-Nya yang 
paling sempurna...
Semoga tulisan ini bisa menginspirasi kita semuanya. Dan sebagai tambahan 
informasi (semoga bermanfaat) tentang cacing ini silakan dilihat di:
http://id.wikipedia.org/wiki/Cacing_tanah  
http://lumbricusrubellus.com/

tulisan bisa diakses http://hnsbis.com/content/cacing

 ARYANDI BIS, Bintaro jaya, 22 April 2010


      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke