Itulah kekayaan Bahasa dan Budaya alam Minangkabau. 
Saya pernah berdebat dengan seorang rekan kerja saya yang kebetulan berasal 
dari Pekanbaru Riau, dan berkampung di daerah Bangkinang-Kampar. Beliau menolak 
kalau bahasa Bangkinang disamakan dengan bahasa Minang, dan menyebut 
bahasa/dialek Bangkinang adalah dialek Melayu Daratan. Beliau juga menyebut 
beberapa perbedaan, seperti
1. Siapa (Indonesia), Sia (Minang), Siapo(Melayu Darat)
2. Mengapa (Indonesia), Manga (Minang), Mangapo (Melayu Darat)

Saya coba jelaskan bahwa bahasa Minang yang dikenal sekarang hanyalah salah 
satu dialek yang kebetulan umum di pakai, dan bahasa Bangkinang sangat-sangat 
mirip dengan bahasa Payakumbuh yang merupakan daerah luhak.
Tapi apa daya, pembatasan daerah administrasi telah membuat daerah yang tadinya 
berkerabat terperangkap dalam ego identitas pribadi (provinsi. Kota/kabupaten).

Salam

Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300

--- On Tue, 4/27/10, andi ko <[email protected]> wrote:

From: andi ko <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] RE: kulawie atau kulawi
To: [email protected]
Date: Tuesday, April 27, 2010, 10:54 AM

Batua Uni
Kalau di kampuang ambo kato acok itu disebut kodok, kalau kodok kan koncek 
harusnyo....he..he..
Tapi kalau postingan awal ambo yang berniat untuk menyentuh daya ingat dan 
romantika kutiko di padang dunsanak palanta menyinggung beberapa dunsanak, ambo 
minta maaf.

Salam
Andiko Sutan Mancayo
Lagi menatap langit Padang, menunggu malam mendaki.

Pada 27 April 2010 21:11, Rita Desfitri Lukman <[email protected]> 
menulis:

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
 
Kito pandang sajo lah aneka logat dan variasi bahaso Minang tu sebagai kekayaan 
budaya.
Justru itu nan paralu dilestarikan, jan sampai hilang dan indak dikenal lai 
oleh generasi selanjutnyo.
Kalau pun ado galak-manggalakkan, itu kan garah palamak makan tu mah.. Panambah 
arek badunsanak...
 





-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe




      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke