Ass.WW
Saya punyo pengalaman nan sarupo.

Kejadian sarupo terjadi di Komplek kediaman saya sendiri sekitar 7(tujuh) bulan 
yang lalu.
Dimuko rumah anak saya nan barumua 8(delapan) tahun menemukan sebuah amplop 
barisi surek.yang ditemui di jalan  didepan rumah.
Anak saya mambao amplop tersebut kadalam rumah dan lalu mamberikan kapada saya.
Setelah saya mambuka amplop tersebut. tarnyato didalamnyo berisi Surat penting 
berupo SIUP suatu Perusahaan dan yang berada di lokasi daerah indosia Timur.
SIUP tsb. Seperti Ijazah asli yang di lengkap dengan Foto pemilik SIUP di cetak 
begitu amat sangat asli lengkap dengan tanda tangan dan serta no. Registrasinya 
dan juga dilengkapi dg. No. Tlp.Perusahaan dan No.HP. Pemiliknya.kemudian juga 
dilengkapi dengan Nilai Perusahan sekitar Rp.400 Milyar,-
Didalam Amplop juga terdapat satu lembar Cek senilai Rp.350.000.000.000,-(tiga 
ratus lima puluh Milyar rupiah).atas nama pemilik perusahaan tsb.
Seketika Amplopnya saya buka saya berpikir dan kaget surat2 tsb sangat besar 
nilainya. dan saya berpikir betapa gelisahnya yang punya surat tersebut 
seketika dia ketahui suratnya hilang.

 Kemudian betanya dan bertanya dalam hati. kenapa surat spt. ini tercecer 
dijalanan. begitu cerobohnya sipembawa surat.
Lalu saya mencermati amplop tersebut tidak dilengkapi dengan Materai.dan cap 
Pos. Saya berkesimpulan surat ini bukan tercecer oleh petugas POS tapi tercecer 
oleh pemiliknya.
Betapa cerobohnya sipemilik.

Lalu saya berpikir dan merasa kasihan seperti apa kegelisahan orang yang 
kehilangan surat berharga tsb.lalu rasa kasihan timbul dalam hati.
Karena merasa kasihan. saya lalu mengambil Hp. dan menghubungi nomor yang di 
SIUP tsb. dengan maksud membertahukan surat yang kami temukan kepada si 
pemilik. 
Tetapi Pangilan tidak ada yang menyahut.

Kemudian saya kirim SMS   ke Nomor Tsb. Apakah bapak merasa kehilangan sura 
berharga....?
kalau merasa hubungi saya ke nomor saya dengan melengkapi data2 saya lengakap 
dengan alamat rumah.Karena niat baik agar mereka segera dan tiak kesulitan 
menmui saya.
Tidak lama berselang saya mendapatkan balasan yang berbunyi Bapak sedang Rapat 
katanya nanti saya sampaikan.
Sampai besok harinya tidak ada yang menghubungi saya.

lalu saya berpikir kembali orang ini kok spt. tidak merasa kehilangan surat2 
berharga yang nilainya begitu besar....??
 Saya pikir mungkin seumur hidup saya tidak akan pernah bersentuhan dengan uang 
sebegitu banyak.Alloahu alam bis sawab.
Setelah menunggu beberapa hari saya cerita dengan keponakan yang kebetulan 
berada di rumah sambil memperlihatkan temuan surat tersebut dan menceritakannya.
Lalu si Keponanakan mencoba menghubungi pula dengan HP miliknya sendiri.

Dengan kaget dan tersentak  saya berpikir sejenak dari kemaren saya tlp. dan 
saya SMS tidak ada yang menghubungi saya kembali.
Dari pembicaraan mereka di HP. saya mendengarkan mereka berbincang bincang.
 Betul saya memang kehilangan Surat berharga. dan dia berpesan Tolong Simpan 
baik2 surat tersebut tolong berikan lamat anda kepada saya. Nanti akan segera 
saya jemput sambil mempertegas jangan diberikan kepada orang lain. sementara 
dia bertanya kepada si Keponkan apakah anda punya Rekening di Bank....? dan 
bank Apa....?

Si Keponakan menjawab saya punya rekening BCA.
Lalu dia menyatakan akan memberikan imbalan hadiah  Rp. 150.000.000,-(Seratus 
lima Puluh Juta rupiah) kepadnya karena dia telah menemui surat tsb.
Mendengar pernyataannya saya terperanjat sambil berpikir kenapa saya berikan 
kepada keponaan saya. coba saya yang tlp.Tentu saya yang dapat imbalannya. 
Dengan secepat itu juga saya berpikir.
ttg. hal2 yang negatif.

Seketika itu pula keponakan saya trerperanjat dan berlari turun rumah pergi ke 
ATM. karena dusuruh ke ATM. Untung saya tidak terlambat berpikir ttg. hal2 yang 
Negatip.

Saya berteriak haiiii Hati2 kamu jangan sampai tertipu sambil mengingatkannya 
kebali agar jangan sampai mau disuruh transfer2 uang....!!!
Sekembalinya dari ATM saya kembali bertanya apa kata mereka....???
 Dia bilang bahwa anda akan saya kirimkan uang Rp.150.000.000,-yang dia 
janjikan tadi. tapi Tolong anda transfer uang kesaya sekitar Rp.5.000.000,- 
Sekali lagi saya tanya lalu kamu Transfer...??? 
Dengan rasa sangat kekhawatiran bahwa Si Keponakan saya sudah tertipu.
Dia bilang , Untuk persyaratan tertentu. Secara kebetulan si keponakan hanya 
punya uang Rp.18.000,- saja di bank. akhirnya dia tidak bisa transfer. dan dia 
kembali pulang.

Setelah mendengar celoteh si Keponakan saya punya Inisiatif menelpon orang 
tersebut kembali. dengan bercerita panjang lebar. Akhir kata di meminta No. 
Rekening saya.Saya bilang, kenapa tidak jadi transfer hadiahnya ke Ponakan 
saya...??  demikanlah pertanyaan saya.
Dia menjawab itu keponakan bapak ngak benar tu. Sekarang saya akan transfer 
saja uang tersebut ke Rekening  Bapak. 
Saya bilang dengan senang hati.... Kalau begitu saya akan berangkat ke ATM 
sekarang juga yang tidak jauh dari rumah saya.lalu Tlp. saya matikan.

Beberapa menit kemudian dia menelpon saya kembali. dengan kewaspadaan saya 
karena saya sudah tahu banyak ttg. Khasus2 pencurian melalui HP.yang berkedok 
hadiah dan segala macam.
Saya tetap berdiam diri di rumah dg. santai saya menjawab saya bilang saya 
sudah berada di depan ATM  .
Lalu saya tanyakan saya harus melakukan apa...?? dia mendikte saya dengan 
menyuruh memencet no. pasword ATM saya. Saya bilang sudah demikanlah saya dieja 
dengan bermacam perintah untuk memasukan angka. Saya bilang. Oh...yaaa... saya 
sudah masukin.
 Dia membalas kok ngak masuk2. Demikianlah saya mempermainkan mereka karena 
saya sudah punya kesimpulan bahwa mereka adalah seorang penipu.Dengan segala 
kelihaian saya. Saya mempermain mainkan si Penipu. Lu makan tu Pencarianlu....

Berkas tersebut masih saya simpan sampai saat ini.
Demikian lah cara penipuan yang dilakukan oleh penjahat2 sekarang melalui Hp. 
dan lain sbgnya.
yang Tadi itu adalah unsur sengaja menaruh surat didepan halaman rumah saya. 
Karena menurut prediksi mereka kamilah yang pantas dia tipu.dengan 
memperhatikan ekonomi penghuni rumah dimana surat ini paling pantas mereka 
tinggalkan sebagai sasaran penipuan mereka.

Demikianlah cerita serba serbi penipuan. semoga kita semua lebih waspada ttg. 
hadiah2 yang mengalir ke HP kita semua. Kemudian Lembaran2 berhadiah yang 
diselipkan dalam bungkus makanan. yang semuanya itu adalah bentuk penipuan yang 
secara pribadi sudah berulang kali saya alami.
Kalu ada kesempatan saya akan cerita Kupon berhadiah yang dikirimkan ke Jakarta 
oleh Ipar saya untuk mengambil sebuah mobil Sedan mewah. dari sebuah kupon 
berhadiah dalam sebuah Wafer Tenggo. dan Kemudian Sebuah kupon Undian dalam 
bungkus kacang Garuda juga di dapatkan oleh saya punya anak.

Semoga cerita ini membawa manfaat untuk kita Semua.
Waspada.....!!!! dan Waspadalah......!


Wassalam WW.
Darius Nurdin

 





________________________________
Dari: Kemal Anas <[email protected]>
Kepada: rantaunet <[email protected]>
Terkirim: Sel, 4 Mei, 2010 08:09:01
Judul: [...@ntau-net] Menemukan Cek

Kutipan dr milis sebelah.

HATI HATI !


niat untuk menolong...malahan kena hypnotis....





Ini ada informasi dari teman.  Semoga kita tidak kena tipu gara2 mau
nolongin orang.:

FW: ‎​Dapat dari teman: Kejadian ini baru menimpa temen saya di
Tangerang kemarin (6 april 2010).
Dalam perjalanan berangkat kerja temen saya menemukan Cek Tunai
senilai 4Milyar dalam sebuah amplop yang berisikan juga SIUP, TDP,NPWP
sebuah perusahaan dan tentunya No telp seserang yang mempunyai Cek
Tersebut. Temen saya tersebut dengan itikad baiknya mau mengembalikan
Cek tsb ke si empunya.
Setelah dihubungi si empunya membenarkan telah kehilangan Ceknya, dia
minta ketemuan dan menjanjikan jika ceknya dikembalikan dia akan kasih
bonus senilai 15jt rupiah.
Setelah ketemu dengan si empunya Cek, tiba2 temen saya gak sadar telah
diHypnotis. Sadar2 dia telah berdiri disebuah ATM dan dia baru saja
mencairkan ATM dia senilai 5 jt rupiah. Uang tersebut sudah dibawa
kabur sama orang yang punya cek tadi.
Kejadian ini baru saja tadi pagi saya ceritakan sama2 temen di kantor,
Jam 13.30 hari ini (9 april 2010), salah seorang karyawan ditempat
saya bekerja menemukan Cek yang sama persis dengan yang saya
ceritakan, tetapi dia menemukan di daerah Cikarang. Untung karna tadi
sudah saya kasih tahu bahwa itu penipuan.
Bagi temen2 mohon kasus ini di share ke semua temen, keluarga, sahabat
dan orang2 yang dekat dengan anda
in merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe


-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke