Ambo bukan pesimis, tapi ndak sa optimis da Nofrins do :)

Mungkin dek karano sabalunnyo ambo mambaco berita nan ambo copas di bawah
(dan beberapa berita sejenis pertengahan April yll).

Ambo cubo baretong2. kalau jadi, iko pakai APBN 2012, Pemahaman ambo, dari
berita2 nan ambo lewakan link nyo tadi, salah satu "prasyarat" adalah, jalur
yang akan dilalui sudah "bersih" dari hal2 yang bisa mengganggu perjalanan
kereta api. Sekarang survei nya saja belum, apalagi pembebasan lahan (kalau
ternyata memang sudah dipergunakan)



Riri
Bekasi, l, 47




http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?sumbar=berita&d=4&id=92836

Payakumbuh | Kamis, 15/04/2010 16:42 WIB

*Jalur KA Bukittinggi-Payakumbuh Baru Sebatas Wacana*

Payakumbuh, (ANTARA <http://www.antaranews.com/>)- Jalur kereta antara
Bukittinggi-Payakumbuh yang beberapa waktu belakangan terdengar santer,
belum final. Namun baru sebatas wacana. Hal itu ditegaskan oleh Deputi Vice
Presiden PT.KAI Divre II Sumbar <http://www.sumbarprov.go.id/>, Puspawarman
saat ditemui antara-sumbar.com <http://www.antara-sumbar.com/id> usai
mengikuti acara peresmian gedung pertokoan baru yang menggunakan tanah aset
PT.KAI di Payakumbuh hari ini.

"Memang ada rencana untuk menghidupkan kembali jalur kereta api di
Sumbar<http://www.sumbarprov.go.id/>,
salah satunya jalur kereta api Bukittinggi-Payakumbuh, menyusul adanya
rencana dukungan pemerintah pusat melalui APBN pada 2012 sebesar Rp17
triliun untuk perkereta apian di Indonesia <http://www.indonesia.go.id/>,"
katanya.

Namun hal tersebut kata dia, tidak dapat begitu saja dilakukan. Karena di
beberapa titik, jalur kereta api tersebut telah disewa oleh masyarakat untuk
mendirikan hunian.

“Kita harus melakukan survey dahulu terhadap seluruh aset, terutama jalur
yang akan dilewati, kemudian diteruskan dengan perencanaan yang matang,”
kata Puspawarman.

Meski berharap dana anggaran dalam APBN untuk perkembangan perkereta apian
tahun 2012 tersebut juga “terciprat” ke Sumbar<http://www.sumbarprov.go.id/>.
Namun Puspawarman mengatakan tidak mau gegabah untuk memaksakan menghidupkan
jalur kereta api tanpa perencanaan yang matang.

"Sebagai gambaran keseriusan PT.KAI Divre II
Sumbar<http://www.sumbarprov.go.id/>,
saat ini dua gerbong kereta baru telah dioperasionalkan untuk melayani jalur
Padang-Padangpariaman dan Padang-Padangpanjang," imbuhnya
mengakhiri.(mko/tdy)

2010/5/4 Y. Napilus <[email protected]>

> Marilah samo2 bado'a. Tadi malam ambo telponan jo salah satu Komisaris PT
> KAI, mudah-mudahan bisa dilaksanakan dalam waktu dakek. Memang manajemen yg
> skrg ada bbrp hal yg dirasa kurang tepat pendekatannya, mungkin akan ado
> bbrp perubahan. Jadi kito tunggu sajolah dulu, sembari "dukungan suaro",
> "ota-ota" awak, sadonya sampai ka pusat kok...:)
>
> Disisi lain, kito bantu juo menyuarakan pro dan kontra kepada Kepala Daerah
> agar mereka lebih yakin utk mendukung atau tidak integrasi KA Trans Sumatra
> ini. Apalagi iko indak ringan, terutama berhadapan dg masyarakat yg harus
> diutamakan jalan keluarnya dengan baik, maelo abuak dalam tapuang...
> Dukungan utk KA juga datang dari Pak Irman Gusman, Ketua DPD yg jg
> menyatakan salah satu program utama DPD Kaukus Sumatera adalah integrasi KA
> se Sumatera.
>
> Waktu jamannya Pak GF, kito sudah sampaikan, siapapun yg bisa membangunkan
> kembali KA di Sumbar, termasuk memulangkan Mak Itam, bakal berdampak positif
> scr politis ke Pjbt ybs...:)
> Tambahan setek, dalam 2 hari iko, Kurnia Chalik roadshow ke Wako PP, Sekda
> Bkt dan Wako Pykmbh, semua mendukung stlh melihat presentasi manfaat dan
> dampak KA Wisata thd daerahnya masing2. Ketua PWI Pdg Panjang malah minta
> diulang agar Kurnia bisa presentasi lg ke para anggota PWI di RM Gumarang
> stlh dg Wako & Wakilnya. Sblmnya mereka sudah mendengar rencana pembukaan
> rute tsb. Tp tidak dapat gambaran sarupo nan disampaikan sanak Kurnia yg
> langkok dg kodak-kodak jadul dan simulasi tsb.
>
> Baa kondisi stasiun Pykmbh kini, kito tunggulah kodak2 Kurnia dlm bbrp hari
> iko di Facebook inyo. Sadiah bana mancaliek kondisi stasiun jo ruko-ruko
> disitu kecek Kurnia manalepon sabanta ko...
>
> Ok, sagitu dulu. Tarimo kasih.
>
> Wass,
> Nofrins
> www.train.west-sumatra.com
> www.mpkas.west-sumatra.com
>
>
> --- On *Tue, 5/4/10, Riri Chaidir <[email protected]>* wrote:
>
>
> From: Riri Chaidir <[email protected]>
> Subject: Re: [...@ntau-net] Jalur Kereta Api Sumbar-Pekanbaru Akan
> Dihidupkan
> To: [email protected]
> Date: Tuesday, May 4, 2010, 3:47 PM
>
> Amin ...
>
> Tentang pertanyaan Mak Ngah "Antah bilo-bilo ka tajadi" kalau di ambo
> sangaik "make sense".
>
> Menghidupkan kembali kereta api itu tidak hanya dengan penyediaan dana dari
> APBN.
>
> Setidaknya ada 2 hal nan - kalau ambo cigok di berita lain - yang membuat
> hal ini memang tidak mudah.
>
> Pertama, KAI hanya menyediakan gerbong, sedangkan biaya operasionalnya
> harus ditanggung Pemerintah Daerah. Apakah Pemda sudah confirm?
>
> Kedua, masalah sebagian lahan yang telah dipergunakan (baik yang menyewa,
> maupun yang liar). Apakah mudah untuk memindahkan mereka?
>
> Untuk tambahan, ada baiknya juga dilihat berita2 berikut:
>
> http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?sumbar=berita&d=4&id=92836
>
> atau
> http://www.elsifm.com/v2/?p=215
> http://padang-today.com/?today=news&id=15235
> http://prosaturripadang.wordpress.com/2010/04/13/jal
> ur-padang-bukittinggi-payakumbuh-kembali-di-buka-pt-<http://prosaturripadang.wordpress.com/2010/04/13/jalur-padang-bukittinggi-payakumbuh-kembali-di-buka-pt-kai/>
> kai/<http://prosaturripadang.wordpress.com/2010/04/13/jalur-padang-bukittinggi-payakumbuh-kembali-di-buka-pt-kai/>
>
>
> Riri
>
> 2010/5/4 sjamsir_sjarif 
> <[email protected]<http://us.mc1146.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
>
>> Jalur Kereta Api Sumbar-Pekanbaru Akan Dihidupkan
>> PadangKini.com  | Minggu, 02/05/2010, 19:43 WIB
>>
>> PADANG--Semua jalur kereta api yang pernah ada di Sumatera Barat hingga
>> Pekanbaru sejak Zaman Kolonial Belanda dan Jepang akan dihidupkan kembali.
>> Program ini telah masuk ke dalam rencana besar (grand design) pemerintah
>> pusat.
>>
>> Antah bilo-bilo ka tajadi, namun ota awak di Lapau ruponyo lai tadanga juo
>> ka lua. Caliak ota media di
>>
>> http://padangkini.com/berita/single.php?id=6380
>>
>> --MakNgah
>>
>> --
>>
>

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke