Beberapa hari lalu berita dibawah ado disampaikan samo da jun di kandang
singo kalau ndak salah, dibeberapa Forum, masalah iko rame lagi dibicarakan
samo halnya dengan kasus2 yg dianggap klaim beberapa saat lalu.

Nah.. yang jadi pertanyaan ambo terhadap permasalahan dibawah, samo kito
ketahui selama ini, bahwa Negeri 9 adalah sebuah Negara bagian (diawak
Provinsi di negara NKRI) di Malaysia yang kita akui sebagai Rantaunya
Minangkabau, yang tentu ciri khas bangunan rumah gadangnya samo jo kito di
Minangkabau. 

Kini Malaysia dalam suatu Pameran, Malaysia tersebut menampilkan bangunan
dari salah satu Negara bagian meraka sebagai standnya mereka, sementara kita
mungkin memakai rumah adat lain atau entah bagaimana, lalu seperti biasa,
ceritanya menjadi rame lagi didiskusikan, soal klaim mengklaim ini.

Bagai mano pandapek sanak nan ado di palanta?? Kalau diambo setuju2 sajo,
menambah promosi tidak lansung untuak ranah Minang.

 

Wassalam

Nofend Marolabuah/34M-BKS

 

JPNN - Padang Today <http://www.padang-today.com> 

 
<http://padang-today.com/foto/berita/paviliun%20malaysia%20di%20expo%202010-
1.jpg> klik untuk melihat foto
Stand Malaysia mirip Rumah
Gadang di ajang Shanghai Expo
2010.



Malaysia berulah lagi. Negeri jiran itu kembali berlulah. Kali ini,
"mengambil" dan "menjual" ikon budaya dalam negeri Indonesia. Begitulah
beberapa contoh kecaman yang ramai diberbagai milis internet akhir-akhir
ini.

Dari berbagai milis tersebut, disebutkan bahwa negeri Jiran menampilkan
modifikasi bangunan menyerupai Rumah Gadang yang merupakan bangunan khas
Sumatera Barat menjadi paviliun stand utama mereka saat menghadiri Shanghai
Expo di China.

Lalu bagaimana pendapat pemerintah Indonesia terhadap hal ini? Menteri
koordinator bidang Perekonomian Hatta Radjasa yang menghadiri kegiatan
Shanghai Expo pekan lalu mengakui, memang benar paviliun stand milik
Malaysia, bila dilihat sekilas menyerupai bentuk khas rumah gadang yang
menjadi ciri bangunan di Sumatera Barat.

"Memang posisinya tepat di depan paviliun stand Indonesia. Saat itu kita
lihat ada rumah minang, eh ternyata itu Malaysia," kata Hatta kepada di
Jakarta, Jumat (7/5/2010).

Memang, kata Hatta, segala sesuatu yang berkaitan dengan nilai budaya dan
warisan negeri akan menjadi sesuatu yang menimbulkan sensitifitas.

"Seandainya orang bertanya, ya kita jawab itu rumah minang. Minang itu
dimana? Di Sumatera Barat. Sumatera Barat itu ya Indonesia,'' tegasnya.

Hatta pun meminta agar tampilnya paviliun stand Malaysia di Pameran Expo
Internasional di Shanghai China yang menyerupai rumah gadang, dapat disikapi
positif saja oleh masyarakat Indonesia. Diharapkan, jangan sampai karena hal
ini kembali memperburuk hubungan antar kedua negara.

"Jadi kita berfikir positif saja, rumah minang sekarang sudah Go
Internasional. Lagipula kebetulan itu di Malaysia itu komunitas minang juga
sangat banyak dan sudah turun temurun. Mereka membangun juga menggunakan
model rumah seperti itu," kata Hatta.

Bagaimana bila nantinya Malaysia mengklaim bahwa Rumah Gadang yang khas
menyerupai susunan tanduk kerbau itu adalah milik mereka? "Kalau direbut di
sana (Malaysia) kan malu juga," kata Hatta sambil tertawa.

Sekadar informasi, World Expo Shanghai 2010 telah dibuka secara resmi oleh
Presiden China Hu Jintao pada tanggal 30 April lalu dan akan berlangsung
hingga tanggal 31 Oktober mendatang.

Pada pembukaan expo tersebut, bintang film terkenal Jackie Chan bergabung
dengan ribuan tamu, termasuk 20 pemimpin dunia, dalam acara pembukaan yang
sangat megah itu.

Dari segi luas area, World Expo Shanghai 2010 sangat mencengangkan. World
Expo Shanghai 2010 yang diikuti oleh lebih dari 200 negara dan organisasi
internasional itu diadakan di area seluas 528 hektar (5,28 kilometer
persegi) atau dua kali lipat luas wilayah negara Monako. Bukan itu saja,
World Expo Shanghai 2010 yang berlangsung selama enam bulan itu diharapkan
akan dikunjungi oleh 70 juta pengunjung, termasuk 5 juta pengunjung dari
luar negeri.(*)

 

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

<<image002.jpg>>

Kirim email ke