Sungai Pakning
Oleh K Suheimi

Jam 3 dini hari sabtu 8 Mai, kami sampai kembali PMC. Enak dan menyenangkan 
jalan malam di Riau. Riau yang panas dan berminyak, bila malam hari lebih sejuk 
lebih sepi. 
Mengharungi hutan sawit di sepanjang jalan menimbulkan nuansa yang lain. Malam 
itu kami kembali dari Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis.
Entah kenapa namanya Sungai Pakning, saya lupa menanyakannya, tapi Sungai 
Pakning adalah muara sungai Siak, sungai yang terdalam di Indonesia.

Di Sungai Pakning inilah kita temukan Tangki yang besar-besar dan pipa minyak 
yang juga besar, disini ada kilang minyak yang mengilang minyak mentah menjadi 
solar dan Minyak tanah.
Disini ada aset Nasional yang bernilai Tinggi. Makanya pertamina disini 
kompleksnya besar. Kedalam kompleks Pertamina inilah kami di bawa istirahat 
sejenak, istirahat di Mess yang bersih dan rapi. Setelah berganti pakaian, kami 
bersama perangkat Pemda bupati, camat dan ketua LAM (Lembaga Adat Melayu) pak 
Sulaiman Zakaria, makan bersama, ada ikan Sinangin ikan yang enak dan lezat.

Kemudian bersama ketua IKMR Riau Syamsul, dewan Pembina saya sendiri beserta 
rombongan. Kami menuju Gedung serba guna

Sambutan yang luar biasa pakai tari Pasambahan dari jalan kami beriringan 
memasuki Gedung Serba Guna yang padat pengunjungnya orang Riau yang berasal dan 
bersuku Minang.

Luar biasa acara pengukuhan IKMR Sungai Pakning ini, terkesan, meriah, megah 
dan apik. Semua gembira dalam satu ikatan kekeluargaan.

Pak Hasan yang jadi Ketua IKMR ini sangat menghargai tamu dan puas sekali 
karena banyak Rombongan dari Pekanbaru yang bisa hadir.

Semua puas, semua lega.
Saya lepaskan pandangan berkuliliang. Diruang gedung serba Guna yang besar dan 
pengunjungnya penuh sesak. Saya amati wajah demi wajah. Yang tertua saya lihat 
adalah wajah orrang tua kita Pak Sulaiman. Tapi ketika saya tanya umurnya, 
ternayata 59.

Kalau begitu, artinya sayalah yang tertua di ruangan itu karena saya memasuki 
umur 64 tahun.

Sejenak saya termenung dan bersyukur. Rupanya di ruangan ini saya yang paling 
sepuh, artinya saya yang paling rapuh. Allah masih izinkan saya dapat bersama 
mereka bergembira dan bersenandung serta bercanda.
Sampai jam 23 30 bernyanyi dan menari mendendangkan lagu2 minang menyntuh
"Ubekkan Denai" alunan suara AD istrinya Jon Sekretrais umum IKMR yang sangat 
merdu.
"Lah tujuah tahun Janji kok Ungkai
Kasia badan kamangadu" ratapnya.
 
Dengan seulas senyum saya terrtidur dan tersentak oleh kumandang adzan di subuh
Subuh ini diawai lagi dengan kerja rutin, memenuhi panggilan Ilahi beribadah.
Penuhi panggilan Nya lebih dulu, nanti permintaan kita akan di penuhinya
"Amal yg paling baik" kata guru saya " adalah memasukan kebahagiaan ke dalam 
diri org lain"

Saya akan berusaha memperbuat sesuatu yang dapat menolong dan meringankan beban 
orang lain


Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Sucinya dalam Al_Qur'an

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia 
mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari 
kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): 'Ya Tuhan kami, janganlah 
Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah 
Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada 
orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami 
apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan 
rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum 
yang kafir'.2;286

Sungai Pakning
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke