Waalaikumsalah w.w.
Izinkan saya merespons. Oleh karena lingkungan merupakan kompoenen penting 
dalam proses pembentukan kepribadian remaja, dan lingkungan -- khususnya media 
cetak, media elektronik, dan perilaku selebriri yang ugal-ugalan dalam soal 
seks -- yang kita biarkan leluasa memberitakan dan menayangkan hal-hal yang 
berbau pornografis, kekerasan, serta hal-hal yang tidak sesuai dengan standar 
moral, mengapa kita heran jika 62.7% remaja pernah bersetubuh ?

Bukankah itu hanya konsekuensi dari apa yang kita biarkan selama ini?


Wassalam,
Saafroedin Bahar(Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) 


--- On Mon, 5/10/10, Muzirman -- <[email protected]> wrote:

From: Muzirman -- <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] OOT.:Tifatul : 62..7 % Remaja Pernah Bersetubuh.
To: [email protected], "rantaunet" <[email protected]>
Date: Monday, May 10, 2010, 2:44 AM

AssWrWb, tanpa mencoba mempertanyakan metoda Penelitian Surey nya,  mari lah 
kito bertanyo, Apakah % ini mencerminkan apa? Apakah krn kekurangan pendidikan 
di rumah, atau kebebasan ramaja akses terhadp komunikasi 
technology(pornography) yg kurang kontrol?  Tidak ada lagi pergaulan remaja dgn 
raso jo pareso,..rambah saja.. just do it.

Apakah survey sejenis pernah di adakan di Sumbar, bgmn % nya?
 
 
10/05/2010 - 01:06



Tifatul: 62,7% Remaja Pernah Bersetubuh




Tifatul Sembiring
(inilah.com/Wirasatria)

INILAH.COM, Jakarta - Menkominfo Tifatul Sembiring merasa prihatin dengan 
semakin maraknya peredaran pornografi dikalangan remaja dan anak-anak. Sebab, 
pengakses pornografi meningkat tajam dikalangan remaja.

Hal ini disampaikan Tifatul dalam seminar 'Sinergi Pemerintah dan Industri 
Perfilman Nasional dalam Membentuk Masyarakat Madani', di FISIP UNPAD di 
Bandung, Minggu (9/5).
"Saya sangat prihatin membaca hasil survey terakhir oleh Komisi Perlindungan 
Anak (KPA) yang mengungkapkan bahwa 97% remaja pernah menonton atau mengakses 
pornografi, dan 93% pernah berciuman, sedangkan 62,7% pernah berhubungan badan 
serta 21% remaja telah melakukan aborsi", ujar Tifatul.

Survey KPA ini dilakukan terhadap 4.500 remaja di 12 kota besar seluruh 
Indonesia. "Ini sangat memperihatinkan, saya minta semua pihak ikut mendukung 
upaya pembatasan distribusi konten negatif, baik melalui internet, maupun dunia 
perfilman. Semuanya harus terlibat menjaga generasi muda kita", imbuh mantan 
Presiden PKS ini.

Menkominfo juga menyatakan, bahwa pertarungan antar nilai-nilai budaya, 
pengaruh-pengaruh asing, setiap hari terus berlangsung, sehingga kita harus 
menjaga kekokohan nilai-nilai karakter bangsa. Jika tidak, maka Indonesia akan 
kehilangan identitas sebagai bangsa besar.

"Penyebaran konten-konten negatif tersebut banyak disalurkan melalui sarana IT, 
terutama konten-konten asing, yang dijual kepada kita, bahkan konten-konten 
tersebut banyak yang merusak nilai-nilai budaya bangsa", pungkas Tifatul. [jib]




-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe




      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke