Kebanyakan ibu-ibu suka Cinta Fitri.
Kebanyakan bapak-bapak suka Cinta Laura.  Hehehe.  Ga suka becek dan naik ojek.


Sent from my BlackBerry®Bold powered by ZulTan, L, 49+, Bogor

-----Original Message-----
From: Dewi Mutiara <[email protected]>
Date: Tue, 11 May 2010 16:51:31 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] "ENGGAK ENAKKK....!!!"

Bung Andi yang uenakkkk itu ya memang makan ,makanan yang uenak menurut selera 
Uni. yang asli nggak enak itu  dengar GOSIP dan BERITA 2 yang saling kompor 
mengkompori  yang terus berlanjut di TV 2 swasta , yang kadang2 capek melihat 
dan mendengarnya solusi yang bagus juga Bung nonton iklan yang sedappp aja 
hehehe.Atau seperti Uni penggemar sinetron, yang kata suami Uni mau aja 
dibohongi TV. he...he..he.
Wassalam
Dewi Mutiara.

--- On Tue, 5/11/10, [email protected] <[email protected]> wrote:

From: [email protected] <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] "ENGGAK ENAKKK....!!!"
To: [email protected]
Date: Tuesday, May 11, 2010, 7:30 AM

 "ENGGAK ENAKKK...!!!"
By : Jepe


Jika anda bertanya iklan favorit atau iklan apa yang paling saya sukai saat ini 
yang ditayangkan televisi swasta ki , maka saya akan menjawab
"Iklan sebuah Mie Instan  yang paling saya suka"
 
Lalu kenapa dan apa alasannya saya suka iklan tersebut

Saya memang suka juga mengamati dan mengapreasiasi tayangan iklan di televisi 
dengan berbagai gaya, lagak dan ragamnya mulai dari yang sederhana sampai yang 
rumit proses pembuatan iklannya, lalu melihat ide2 kreatif orang2 di balik 
layar yang membuat iklan. Bagi saya iklan juga sebuah bentuk karya seni 
disamping tentu memadukan unsur-unsur  pesan komersil dalam pembuatannya

Iklan Mie Instan tersebut bagi saya sederhana, ide cukup kreatif, tidak 
bertele-tele dan rasa2nya semua penontonnya dari kelas manapun dapat memahami 
pesan yang disampaikan iklan ini

"Roh dan Jiwa" iklan tersebu menurut  saya berada adalah 

"Bicara masalah rasa (taste) dalam sebuah makanan atau minuman yang namanya 
selera itu tidak pernah bohong artinya yang enak tetap enak dalam hal ini 
merasakan yang enak itu adalah indra perasa kita yang bernama Lidah, lebih 
singkatnya "Lidah tak pernah Bohong" kalau bicara rasa"

Ini ditunjukan seorang yang selalu berbohong dalam iklan tersebut ketika 
ditanya oleh bosnya dengan alat sensor yang ditempelkan ke kepalanya lalu 
sebuah alat yang menterjemahkan sensor jalan pikrannya orang tersebut tercetak 
kata "BOHONG"

Ketika dia disuguhkan semangkok mie instan,waww betapa bergairahnya dia 
menghabiskan mie instan tersebut sampai pada tetesan  kuah terakhir 

Lalu ketika kelezatan dan sedapnya mie instan itu yang dia rasa masih juga 
berkata bohong

"ENGGAK ENAKKK..!!!"

Tapi lihat ekspresi dan mimik wajahnya, saat berkata "enggak enak" itu momen 
inilah yang saya nikmati dari semua episode iklan tsb, dimana sangat terlihat 
jelas mimik dan ekspesi orang yang "tertuduh" ini begitu lahapnya dia menikmati 
semangkok mie instan.

"ENGGAK ENAKKK..!!!"

"Wah bohong lagi deh Bos", kata staf si Bos

Lalu alat sensor dipindahkan ke lidah anak buah si Bos yang suka berbohong ini, 
ahaaa..kali ini dia tidak bisa lagi berkata bohong 

"ENGGAK ENAKK..!!!"

Mati kutu ketika masalah rasa masakan dalam pakem kulinernya "yang enak akan 
tetap enak, rasa tidak pernah bohong" lidah yang ditempel alat sensor ini 
lansung merespon ke mesin pencetak seperti alat pengukur gempa ini

Jika lidah tak pernah bohong dalam kuliner maka dia akan berkata

"SEDAP"

Atau yang enak dan sedap menyangkut citarasa makanan namanya Lidah tidak akan 
pernah Bohong atau kata lainnya hanya ucapan akan berkata bohong "enggak 
enakkk" tapi sesungguhnya hati dan lidah tidak akan berbohong jika makanan 
tersebut memang enak dan sedap


Ehemm saya memang lagi suka-sukanya menonton iklan tersebut terutama pada 
sekuel anak buah si boss ini menyantap semangkok mie instan tersebut lalu dia 
$asih saja  suka berbohong dan  berkata

"ENGGAK ENAKKK..!!!"

coba anda perhatikan mimik dan ekspresinya nah disini "taste" dari iklan 
tersebut menurut saya, nah bagaimana menurut anda

Masihkah masakan pusaka ranah minang yang memang rata-rata diterima oleh semua 
suku bangsa lainnya di nusantara kita masih juga berbohong dan mengingkarinya 
dengan berkata "Enggak Enak"

Saya pikir tentunya tidak karena yang namanya lidah itu tidak pernah bohong


Salam Kuliner

11 Mei 2010

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe



      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke