Upss... pam pam..
Kok bisa yo.. biaso no Kwitansi ditanda tangani setelah kito menerima
sesuatu.
Nah iko, alun menerima sesuatu lai alah menanda tangani kwitansi bahwa kita
sudah menerima.
Apakah dek harok mandapek, lau namuh sajo menandatangani yg penuh janji itu?
Sahinggo rencana 2 hari cair kini lah labiah 2 bulan indak juo ado kabae
beritanya...

Salam
=====

Husnal Hayati - Padang Today
Padang | Rabu, 12/05/2010 20:10 WIB

Berbagai keluhan Pokmas pencairan dana gempa terus berdatangan ke DPRD. Kali
ini kaduan bersalah dari Pokmas Kampung Lapai, sama seperti Pokmas-pokmas
lainnya yang juga datang ke DPRD. Pokmas ini juga menanyakan kapan dana
gempa 2007 ini akan sampai ke rekening Pokmas, padahal kwitansi untuk
pencairan dana sudah dua Bulan lalu ditandatangani Pokmas.

"Kami mulai curiga bahwa dana gempa ini sudah terpakai uangnya oleh pemko.
Pasalnya, kami sudah 2 bulan tandatangani kwitansi untuk pencairan dana
gempa, janji Pemko pada saat itu dana akan cair setelah 2 hari
penandatanganan kwitansi, namun sudah sampai saat ini genap 2 bulan dana
gempa belum juga sampai ketangan kami," tutur Yun di hadapan ketua DPRD dan
beberapa anggota DPRD, Rabu (12/05/2010).

Yun menyebutkan, masyarakatnya sudah mulai resah karena dana gempa yang
sudah 3 tahun dinanti tak kunjung juga cair. Apalagi dengan adanya isu-isu
yang berkembang mengenai data korban gempa yang tidak valid, ini  membuat
keresahan itu semakin besar karena, masyarakat haknya tidak akan bisa
didapatkan lagi.

Mananggapi hal ini ketua DPRD Zulherman mengatakan, sampai saat ini dana
tersebut belum juga cair karena memang data BNPB saat ini tidak valid,
karena itu sebelum Pemko bisa menjelaskan data ini, DPRD tidak akan pernah
mengeluarkan rekomendasi pencairan dana gempa.

"Namun, kami lakukan bukan untuk memnghambat penyaluran dana ini, tapi demi
masyarakat juga. Kami tidak ingin masyarakat dirugikan, karena saat ini kami
mencium adanya indikasi adanya data dibuat-buat. Jadi, jika ini dibiarkan,
maka tidak tertutup kemungkinan warga yang bukan korban gempa 2007 dapat
juga bantuan, dan jelas ini akan merugikan masyarakat yang betul-betul jadi
korban, karena jatah  berkurang dengan adanya hal ini," papar Zulherman. [*]

http://padang-today.com/index.php?today=news&id=16297

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke