----- Forwarded Message ----
*From:* Nilda Nurfachmi <nurni...@yahoo. com>
*To:* nurni...@yahoo. com
*Sent:* Tue, May 11, 2010 9:45:09 PM
*Subject:* Ongkos Ke Akhirat

 ONGKOS KE AKHIRAT



Saya menemui Ibu Ela di rumahnya, depan mesjid jami Al Hidayah di Darmaga
Lonceng, Bogor. Menemuinya tidak butuh waktu lama, karena hampir semua orang
di dekat mesjid itu kenal Ibu Ela. Rumahnya ada di dalam gang, sedikit di
bibir sungai.

Saya mengucap salam dan dijawab oleh tetangganya. ..
"Mas.. cari bu Ela ya...?"
"Iya... orangnya ada Bu...?" tanya saya..
"Oh.. dia lagi di sungai" kata ibu tadi
"Ngapain Bu..?" saya bertanya lagi. Mungkin sedang mencuci pakaian, pikir
saya.
"Memang kerjaannya tiap hari ke sungai, mungutin sampah-sampah plastic dari
botol kemasan sabun atau shampoo... bentar lagi juga pulang." Jawab itu tadi
panjang lebar.

Informasi yang saya terima ternyata benar adanya. Ibu Ela adalah wanita yang
pekerjaannya memang mengumpullkan sampah plastic dari kemasan. Cuma saya
tidak terbayang, bahwa untuk memperolehnya, dia harus memungut di sungai.

Tak beberapa lama, datang wanita paruh baya, kurus, rambutnya diikat ke
belakang, banyak warna putihnya. Ibu Ela. Mengenakan baju bergambar salah
satu calon presiden dan wakil presiden pada pemilihan presiden tahun 2004
lalu.

Saya langsung menyapa.
"Assalamu'alaikum. .."
"Wa'alaikum salam. Ada apa ya Pak?" tanya Ibu Ela..
"Saya dari tabloid An Nuur, mendapat cerita dari seseorang untuk menemui
Ibu. Kami mau wawancara sebentar, boleh Bu...?" saya menjelaskan, dan
mengunakan ‘Tabloid An Nuur' sebagai ‘penyamaran'.
"Oh.. boleh, silahkan masuk."

Ibu Ela, masuk lewat pintu belakang. Saya menunggu di depan. Tak beberapa
lama, lampu listrik di ruang tengahnya nyala, dan pintu depan pun dibuka.
"Silahkan masuk..."
Saya masuk ke dalam ‘ruang tamu' yang diisi oleh dua kursi kayu yang sudah
reot. Tempat dudukannya busa yang sudah bolong di bagian pinggir. Rupanya
Ibu Ela hanya menyalakan lampu listrik jika ada tamu saja. Kalau rumahnya
ditinggalkan, listrik biasa dimatikan. Berhemat katanya.

"Sebentar ya Pak, saya ambil air minum dulu" kata Ibu Ela.
Yang dimaksud Ibu Ela dengan ambil air minum adalah menyalakan tungku dengan
kayu bakar dan diatasnya ada sebuah panic yang diisi air. Ibu Ela harus
memasak air dulu untuk menyediakan air minum bagi tamunya.

"Iya Bu.. ngga usah repot-repot. " Kata saya ngga enak.

Kami pun mulai ngobrol, atau ‘wawancara'.
Ibu Ela ini usianya 54 tahun, pekerjaan utamanya mengumpulkan plastic dan
menjualnya seharga Rp 7.000 per kilo. Ketika saya Tanya aktivitasnya selain
mencari plastic,
"Mengaji..." katanya
"Hari apa aja Bu...?" Tanya saya

"Hari senin, selasa, rabu, kamis, sabtu..." jawabnya. Hari Jum'at dan Minggu
adalah hari untuk menemani Ibu yang dirawat di rumahnya.

Oh.. jadi mengaji rupanya yang jadi aktivitas paling banyak. Ternyata dalam
pengajian itu, biasanya ibu-ibu pengajian yang pasti mendapat minuman
kemasan, secara sukarela dan otomatis akan mengumpulkan gelas kemasan air
mineral dalam plastik dan menjadi oleh-oleh untuk Ibu Ela.

Hmm, sambil menyelam minum air rupanya. Sambil mengaji dapat plastik.

Saya tanya lagi,
"Paling jauh pengajiannya dimana Bu?"
"Di dekat terminal Bubulak, ada mesjid taklim tiap Sabtu. Saya selalu hadir;
ustadznya bagus sih..." kata Ibu Ela.

"Kesana naik mobil dong..?" tanya saya.
"Saya jalan kaki" kata Ibu Ela
"Kok jalan kaki...?" tanya saya penasaran.

Penghasilan Ibu Ela sekitar Rp 7.000 sehari. Saya mau tahu alokasi uang itu
untuk kehidupan sehari-harinya. Bingung juga bagaimana bisa hidup dengan
uang Rp 7.000 sehari.

"Iya.. mas, saya jalan kaki dari dini. Ada jalan pintas, walaupun harus
lewat sawah dan jalan kecil. Kalau saya jalan kaki, khan saya punya sisa
uang Rp 2.000 yang harusnya buat ongkos, nah itu saya sisihkan untuk sedekah
ke ustadz..." Ibu Ela menjelaskan.
"Maksudnya, uang Rp 2.000 itu Ibu kasih ke pak Ustadz?" Saya melongo. Khan
Ibu ngga punya uang, gumam saya dalam hati.
"Iya, yang Rp 2.000 saya kasih ke Pak Ustadz... buat sedekah." Kata Ibu Ela,
datar.
"Kenapa Bu, kok dikasihin?" saya masih bengong.
"Soalnya, kalau saya sedekahkan, uang Rp 2.000 itu udah pasti milik saya di
akherat, dicatet sama Allah.... Kalau uang sisa yang saya miliki bisa aja
rezeki orang lain, mungkin rezeki tukang beras, tukang gula, tukang minyak
tanah...." Ibu Ela menjelaskan, kedengarannya jadi seperti pakar pengelolaan
keuangan keluarga yang hebat.

Dzig! Saya seperti ditonjok Cris John. Telak!
Ada rambut yang serempak berdiri di tengkuk dan tangan saya. Saya Merinding!

Ibu Ela tidak tahu kalau dia berhadapan dengan saya, seorang sarjana ekonomi
yang seumur-umur belum pernah menemukan teori pengelolaan keuangan seperti
itu.

Jadi, Ibu Ela menyisihkan uangnya, Rp 2.000 dari Rp 7.000 sehari untuk
disedekahkan kepada sebuah majlis karena berpikiran bahwa itulah yang akan
menjadi haknya di akherat kelak?

‘Wawancara' yang sebenarnya jadi-jadian itu pun segera berakhir. Saya pamit
dan menyampaikan bahwa kalau sudah dimuat, saya akan menemui Ibu Ela
kembali, mungkin minggu depan.

Saya sebenarnya on mission, mencari orang-orang seperti Ibu Ela yang cerita
hidupnya bisa membuat ‘merinding'.. Saya sudah menemukan kekuatan dibalik
kesederhanaan. Keteguhan yang menghasilkan kesabaran. Ibu Ela terpilih untuk
mendapatkan sesuatu yang istimewa dan tak terduga.

Minggu depannya, saya datang kembali ke Ibu Ela, kali ini bersama dengan kru
televisi dan seorang presenter kondang yang mengenakan tuxedo, topi tinggi,
wajahnya dihiasai janggut palsu, mengenakan kaca mata hitam dan selalu
membawa tongkat. Namanya Mr. EM (Easy Money)

Kru yang bersama saya adalah kru Uang Kaget, program di RCTI yang telah
memilih Ibu Ela sebagai ‘bintang' di salah satu episode yang menurut saya
salah satu yang terbaik. Saya mengetahuinya, karena dibalik kacamata
hitamnya, Mr. EM seringkali tidak kuasa menahan air mata yang membuat
matanya berkaca-kaca. Tidak terlihat di televisi, tapi saya merasakannya.

Ibu Ela mendapatkan ganti Rp 2.000 yang disedekahkannya dengan Rp 10 juta
dari uang kaget. Entah berapa yang Allah ganti di akherat kelak.

Ibu Ela membeli beras, kulkas, makanan, dll untuk melengkapi rumahnya. Entah
apa yang dibelikan Allah untuk rumah indahnya di akherat kelak...

Sudahkah kita menyisihkan ongkos ke akherat?



 __._,_.___
 Reply to 
sender<[email protected]?subject=fw:+%5BIMAAM+Muslimah%5D+Fw:+Ongkos+Ke+Akhirat>|
Reply
to 
group<[email protected]?subject=fw:+%5BIMAAM+Muslimah%5D+Fw:+Ongkos+Ke+Akhirat>|
Reply
via web 
post<http://groups.yahoo.com/group/MinangUSA/post;_ylc=X3oDMTJwaG81a3FkBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI4MTA4OTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BG1zZ0lkAzI1MjIEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxMjczNzc2ODQy?act=reply&messageNum=2522>|
Start
a New 
Topic<http://groups.yahoo.com/group/MinangUSA/post;_ylc=X3oDMTJlZzl2MnBzBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI4MTA4OTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTI3Mzc3Njg0Mg-->
Messages in this
topic<http://groups.yahoo.com/group/MinangUSA/message/2522;_ylc=X3oDMTM0aDAzcWNhBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI4MTA4OTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BG1zZ0lkAzI1MjIEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxMjczNzc2ODQyBHRwY0lkAzI1MjI->(
1)
Recent Activity:


Visit Your 
Group<http://groups.yahoo.com/group/MinangUSA;_ylc=X3oDMTJldGNwcHAxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI4MTA4OTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTI3Mzc3Njg0Mg-->
Motto: CINTA PERTIWI PEDULI NAGARI

Mission: To express our unending love to home-country, Indonesia, by
involvement in the West Sumatra’s human development program in a quest of
achieving basic, well deserved human prosperity under the blessing of God,
the Almighty.

Programs: 1. Endowment in Education 2. Arts and Cultural Promotion
3. Inter Local-government Cooperation.

Check our web-page
http://groups.yahoo.com/group/MinangUSA
http://groups.google.com/group/pulangbasamo/web
 MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get
the Yahoo! Toolbar
now.<http://us.ard.yahoo.com/SIG=15ojl2r8m/M=493064.13983314.14041046.13298430/D=groups/S=1705043695:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1273784043/L=e651c746-5ec0-11df-b597-3f912e3e57af/B=P2ZsV2KImho-/J=1273776843533089/K=MIvEZfvvodABbzGzaM45QA/A=6060255/R=0/SIG=1194m4keh/*http://us.toolbar.yahoo.com/?.cpdl=grpj>
 ------------------------------

Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers
Center.<http://us.ard.yahoo.com/SIG=15ommaur1/M=493064.13814537.14041040.10835568/D=groups/S=1705043695:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1273784043/L=e651c746-5ec0-11df-b597-3f912e3e57af/B=QGZsV2KImho-/J=1273776843533089/K=MIvEZfvvodABbzGzaM45QA/A=6078812/R=0/SIG=114ae4ln1/*http://dogandcatanswers.yahoo.com/>
 ------------------------------

Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new
interests.<http://us.ard.yahoo.com/SIG=15ok3c8f6/M=493064.14012770.13963757.13298430/D=groups/S=1705043695:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1273784043/L=e651c746-5ec0-11df-b597-3f912e3e57af/B=QWZsV2KImho-/J=1273776843533089/K=MIvEZfvvodABbzGzaM45QA/A=6015306/R=0/SIG=11vlkvigg/*http://advision.webevents.yahoo.com/hobbiesandactivitieszone/>
 [image: Yahoo!
Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkM3VrZm4zBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzI4MTA4OTgEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDQzNjk1BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMjczNzc2ODQy>
Switch to: 
Text-Only<[email protected]?subject=change+delivery+format:+Traditional>,
Daily Digest<[email protected]?subject=email+delivery:+Digest>•
Unsubscribe <[email protected]?subject=unsubscribe> • Terms
of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/>
 .

__,_._,___



-- 
Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang
Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi
sebatang lidi"

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke