Ajo Doto,
Tulisan urang bijak tentang urang bijak akan ambo taruihkan ka FB ambo
yo Jo.

Ditunggu nan lain Jo?

2010/5/16  <[email protected]>:
> Mencari kebahagaan
> Oleh K Suheim
>
> Saya ulang2 membaca tulisan yang dikirim nanti
> Saya simak kata demi kata, bagus sekali. Ingin saya agar yang bagus ini 
> dibaca juga oleh teman2 saya.
>
> Karena kebahagiaan adalah keinginan setiap orang. maka suatu hari seorang 
> pemuda belajar mengenai arti kebahagiaan pada seorang bijak.
>
> Ketika bertemu dengan orang yang dicari. maka si pemuda itupun menuturkan 
> keinginannya. Si orang bijak mendengarkan dengan seksama. namun dia 
> mengatakan sedang tidak punya waktu untuk menjelaskan rahasia kebahagiaan.  
> dia menyarankan anak muda itu melihat-lihat sekeliling istananya. dan kembali 
> kesini dua jam lagi. ia pun memberikan satu sendok teh berisi beberapa tetes 
> minyak. untuk si anak muda.
>
> ”Nah... anak muda. sambil kau berjalan-jalan bawa sendok ini. tapi jangan 
> sampai minyaknya tumpah.’. pesan si orang bijak
>
> ”Anak muda itu pun mulai berkeliling-keliling naik turun sekian banyak tangga 
> istana. sambil matanya tertuju pada sendok yang dibawanya.  Setelah dua jam. 
> dia kembali ke ruangan tempat orang bijak itu berada.
>
> ”Nah. apakah kau melihat guci-guci cantik yang terletak di ruang tamu ku?. 
> atau bagaimana dengan taman hasil karya ahli taman yang menghabiskan sepuluh 
> tahun untuk menciptakannya?. dan apa kau tertarik untuk membaca dengan 
> buku-buku yang ada di perpustaanku?? ”. tanya si orang bijak
>
> Mendapat beberapa pertanyaan. membuat anak muda itu merasa malu. Dia mengakui 
> bahwa dia tidak sempat melihat apa-apa. dia terlalu terfokus pada usaha 
> menjaga minyak di sendok itu supaya tidak tumpah.
>
>  ”Kalau begitu. pergilah lagi berjalan-jalan. dan nikmatilah keindahan- 
> keindahan istanaku. tak mungkin kau bisa mempercayai seseorang. kalau kau 
> tidak mengenal rumahnya.’. kata sang bijak dengan bijaksana
>
> Merasa lega. anak muda itu mengambil sendoknya dan kembali menjelajahi istana 
> tersebut. kali ini dia mengamati semua karya seni di langit-langit dan 
> tembok-tembok.. di kagumi taman-taman dan bunga-bunga yang ada di 
> sekelilingnya. Ketika kembali menghadap orang bijak itu. diceritakannya 
> dengan mendetail segala pemandangan yang telah dilihatnya.
>
>  ’Tapi di mana tetes-tetes minyak yang kupercayakan padamu itu?’. tanya si 
> orang bijak.
> Si anak muda memandang sendok di tangannya. dan menyadari dua tetes minyak 
> itu sudah tidak ada...
>
> Sang bijak itu tersenyum penuh arti dan berkata
>  ”Nah anak muda.... hanya ada satu nasihat yang bisa kuberikan untukmu. 
> rahasia kebahagiaan adalah dengan menikmati segala hal menakjubkan di dunia 
> ini. tanpa pernah melupakan tetes-tetes minyak di sendokmu.
>
> Classy peopele. cerita ini mempunyai makna yang dalam. tetes tetes minyak itu 
> adalah tujuan dan target hidup kita. keindahan itu adalah suasana dan 
> pemandangan indah yang harusnya kita nikmati. Bukan berarti dengan fokus dan 
> sibuk terhadap target dan tujuan kita. kita harus melupakan dan tidak bisa 
> menikmati keindahan suasana dan pemandangan di sekitar kita. apakah itu 
> pasangan. anak. saudara. orangtua. teman kita. atau suasana rumah yang indah. 
> dan begitupun sebaliknya.
>
> Ingin say petikkan sebuah ayat Nya
>
> Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) 
> negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) 
> duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah 
> berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. 
> Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. 28; 77
> Pekanbaru 16 Mai 2010
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> --
> .
> Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
> lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. Email besar dari 200KB;
>  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
>



-- 
Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang
Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada
menjadi sebatang lidi"

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke