Jangan memilih aku
by: Aryandi @ http://www.hnsbis.com/content/jangan-memilih-aku
 
Ref: 
Jangan memilih aku, jika kau tak sanggup setia
Kau tak mengerti aku, diriku yang pernah terluka
 
Jangan memilih aku, jika kau tak bisa setia
Kau tak mengerti aku, diriku yang pernah terluka
 
Entah kenapa lagu yang dibawakan oleh Anang dan Syahrini ini begitu sering aku 
dendangkankan walau dengan suara sangat di bawah pas-pasan. Kadang kalau di 
rumah, aku nyanyikan bersama anak-anak. Boleh dikatakan Dhila dan Imam sebagai 
backing vokalnya. Entah tahu dari mana anak-anak ini begitu hafal refrein lagu 
ini, padahal acara musik dan video klipnya serta inforteinment adalah sesuatu 
yang sangat jarang ditonton, termasuk “haram” malah di rumah kami. 
 
Memang lagu ini syarat makna terutama dalam kesetiaan. Mungkin karena diri ini 
sudah terlalu muak dengan lagu-lagu selingkuh yang beberapa tahun belakangan 
sangat “booming”. Terhitung sejak Sephia-nya Sheila On Seven, entah berapa 
puluh lagu bernuansa sama yang menjadi hits hingga saat ini.
 
Persoalan selingkuh dan kawin-cerai para publik figur di negeri ini laris bak 
kacang goreng diberitakan. Mulai dari para selibritis, anggota legislatif , 
yudikatif dan eksekutif, bahkan para pemegang otoritas keagamaan tak luput dari 
pemberitaan seperti ini. Lihatlah acara infotainment, tiga kali sehari yang 
ditayangkan oleh hampir seluruh stasiun televisi swasta di negeri. Lucunya lagi 
figur yang yang ditampilkan adalah orang yang sama. Hal ini sudah seperti resep 
dokter yang harus dikonsumsi dan ini menunjukan bahwa negeri ini sepertinya 
sedang sakit.
 
Saya yakin, masih jauh lebih banyak di negeri ini orang yang senantiasa 
berusaha mempertahankan keutuhan rumahtangganya. Masih jauh lebih banyak jumlah 
keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah, yang tetap berpedoman pada baity 
jannaty alias Home sweet home. 
 
Namun ini sangat jarang diliput oleh media massa. Sudah seharusnya jika kita 
ingin memperbaiki bangsa ini, keluarga-keluarga yang harmonis ini, baik dari 
kalangan artis, publik figur ataupun bahkan rakyat kebanyakan yang disorot dan 
diangkat ke layar kaca untuk ditauladani oleh anak bangsa ini terutama oleh 
generasi penerus.
 
Terlepas dari persoalan rumah tangga yang dihadapi oleh Anang dan Krisdayanti, 
juga “hubungan”  antara Anang dan Syahrini, saya sangat menyenangi makna lagu 
ini. Dan bagi yang ingin menikmati lagu ini silakan klik: 
http://www.youtube.com/watch?v=IJisll7q8YU
 
***** Semoga kesetiaan masih bisa dipertontonkan di ruang publik di negeri ini 
mulai dari lingkup keluarga, tempat kerja, bahkan hingga ke partai politik 
sekalipun. Makin besar populiaritas seseorang, makin banyak diliput media 
massa, makin diperhatikan oleh setiap warga. Apakah ini akan dipuji atau malah 
dicibirkan? Terpulang pada pribadi masing-masing. Bukankah setiap perbuatan 
akan dimintai pertanggungjawaban oleh Yang Maha Kuasa nantinya. Semoga ada 
manfaat. 
 
ARYANDI


      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke