Kab. Padang Pariaman | Minggu, 23/05/2010 13:13 WIB
Ardiansyah Lubis - Padang Ekspres <http://www.padangekspres.co.id> Para peserta balap sepeda dunia Tour De Singkarak (TDS) 2010, pada etape kedua yang akan beristirahat di Kota Pariaman nanti, akan disambut dengan tari tabuik oleh Pemko Pariaman. Demikian disampaikan Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, Minggu (23/05/2010). Mukhlis mengatakan, untuk etape kedua TDS, Pemko Pariaman telah melaksanakan berbagai macam persiapan antara lain tentang jalur yang nantinya akan dilalui oleh para peserta TDS. Jalan yang nantinya dilalui oleh peserta dari berbagai dunia ini hampir rampung diperbaiki. Selain itu Pemko Pariaman juga melakukan beberapa perbaikan jembatan dan tikungan jalan. "Insya Allah tanggal 25 Mei, bisa kita selesaikan," katanya. Peserta balap sepeda ini nanti akan beristirahat selama 2,5 jam untuk kemudian memulai kembali dengan etape kedua. Pada kesempatan itu nanti, para peserta akan disuguhkan dengan hiburan melalui penampilan kesenian daerah bernama "Tarian Tabuik". Dalam tarian ini nanti akan digambarkan keseluruhan proses tabuik seperti biasa yang dikemas sedemikian rupa. Kedepan, Pemko Pariaman ingin menjadikan Kota Pariaman sebagai tempat tujuan wisata. Terutama wisata pantai. Pariaman memiliki keindahan dan eksotik pantai yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Daya tarik pantai di Pariaman dapat menjadi modal dalam menarik pengunjung. "Kita mau jadikan Pariaman ini mau 5 tahun kedepan dapat dijadikan sebagai tujuan wisata demi peningkatan ekonomi Kota Pariaman. Yang bisa kita jual kepada negara lain adalah alam kita ini seperti pantai. Kemudian kita bisa menjual kesenian tabuik dan kesenian lainnya seperti indang. Setiap hari minggu nanti akan kita tampilkan disini sebagai bentuk langkah promosi untuk dapat mendatangkan pengunjung," ungkap Mukhlis. Gubernur Sumbar, Marlis Rahman berharap masyarakat dapat memperlihatkan kepada para tamu dengan keramahtamahan. Keramahtamahan itu dapat dibudayakan dengan cara menerima tamu sebaik-baiknya dan memunculkan kebudayaan masyarakat sekitar. [*] -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
